← Beranda
Mahasiswa Universitas Ciputra Luncurkan AAD Wiki, Ensiklopedia Digital Fokus ke Tokoh, Budaya, hingga Sejarah Lokal
Abdul Rahman• Kamis, 23 Juli 2026 | 23.34 WIB
Ali Azhar Damarrosydi atau Ali Azhar D, konten kreator dan mahasiswa Universitas Ciputra Surabaya penggagas AAD Wiki. (istimewa)

 

JawaPos.com - Platform ensiklopedia digital AAD Wiki resmi diluncurkan pada 20 Juli 2026. Menggunakan sistem MediaWiki, perangkat lunak sumber terbuka yang juga menjadi fondasi Wikipedia, platform ini hadir sebagai wadah dokumentasi pengetahuan yang dapat diakses, disunting, dan dikembangkan secara gratis oleh masyarakat.

Platform yang beralamat di aadwiki.org tersebut digagas oleh Ali Azhar Damarrosydi atau Ali Azhar D, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi konsentrasi Public Relations Universitas Ciputra Surabaya. Selain aktif sebagai mahasiswa, Ali juga dikenal sebagai pebisnis muda, fotografer, dan kreator digital.

Menurut Ali, AAD Wiki tidak dibuat sebagai proyek pribadi, tetapi sebagai ruang kolaborasi yang mendorong masyarakat ikut mendokumentasikan berbagai pengetahuan yang selama ini belum banyak tercatat.

"AAD Wiki ini saya bangun bukan sekadar proyek pribadi, tapi sebagai ruang belajar bersama, tempat siapa saja bisa berkontribusi mendokumentasikan sejarah dan tokoh-tokoh yang selama ini belum banyak tercatat. Websitenya gratis dan terbuka untuk siapa saja yang ingin ikut membangun," ujar Ali dalam keterangannya.

Baca Juga: Nathalie Holscher-Aripat Menikah, Sule Titip Pesan untuk Adzam, Balasan Nathalie Jadi Sorotan

AAD Wiki difokuskan sebagai pusat informasi mengenai tokoh publik, budaya populer, hingga sejarah lokal Indonesia. Dengan konsep penyuntingan terbuka, setiap pengguna dapat berkontribusi menambah maupun memperbarui informasi, sementara seluruh riwayat perubahan dapat ditelusuri untuk menjaga transparansi.

Dukungan terhadap Ali datang dari sahabat dekatnya, Jeyhan Farrel Alfarisqi, yang mengikuti proses pengembangan hingga peluncuran platform tersebut. Ia mengaku bangga melihat perjalanan Ali yang terus berkembang di dunia media digital.

"Masih ingat banget waktu masih di SMP, nggak nyangka sekarang sudah bisa berkembang sejauh ini di dunia media," kenang Jeyhan.

Jeyhan menilai AAD Wiki memiliki visi yang jelas sebagai ensiklopedia digital yang dapat diakses secara gratis tanpa iklan serta mengedepankan kualitas informasi. Ia pun berharap platform tersebut terus berkembang menjadi referensi yang kredibel bagi masyarakat.

"Platform ini menyediakan informasi yang bisa diakses siapa saja secara gratis, tanpa iklan, dan mengutamakan kualitas. Semoga aadwiki.org terus berkembang, menjadi sumber informasi yang tepercaya sekaligus rujukan yang kredibel bagi banyak orang," tuturnya.

Dengan mengusung konsep kolaboratif berbasis komunitas, AAD Wiki diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif ensiklopedia digital Indonesia yang memperkaya dokumentasi tentang tokoh, budaya, serta sejarah lokal yang selama ini masih terbatas di ruang digital.

Baca Juga: Adzam Jadi Sorotan di Resepsi Pernikahan Nathalie Holscher dan Aripat, Ucapannya Bikin Terharu

Bertepatan dengan peresmian platform tersebut, Ali juga menyalurkan donasi sekitar Rp5 juta melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas peluncuran AAD Wiki.

Peluncuran AAD Wiki menjadi langkah terbaru Ali dalam mengembangkan ekosistem ensiklopedia berbasis komunitas. Sebelumnya, ia telah mendirikan Celebrity Miraheze dan Selebriti Fandom. Di bidang media, Ali juga merupakan pendiri AAD Today serta agensi komunikasi AAD Today Universal.

EDITOR: Abdul Rahman