JawaPos.com - Menyelesaikan target jarak dan menjaga kecepatan atau pace kerap menjadi perhatian utama pelari saat berlatih maupun mengikuti perlombaan.
Namun, ada hal lain yang tidak kalah penting untuk diperhatikan, yakni pemulihan tubuh setelah beraktivitas fisik, terutama lari.
Proses pemulihan atau recovery melibatkan sejumlah faktor, mulai dari tidur yang cukup, istirahat, hidrasi, hingga pemenuhan nutrisi harian.
Salah satu nutrisi yang dibutuhkan tubuh adalah magnesium, mineral yang berperan dalam mendukung fungsi normal otot dan saraf serta metabolisme energi.
Baca Juga: Daya Lontar dari Foam Sepatu Lari Pengaruhi Performa Pelari
Pentingnya recovery ini menjadi salah satu topik yang diangkat pada diskusi dalam Vitalife melalui kolaborasinya dengan UNERD dan komunitas lari No Pace dalam rangkaian Jakarta Running Festival 2026.
Praktisi kebugaran, dr. Maria Lestari menjelaskan kaitan pemenuhan nutrisi dengan aktivitas fisik dan pentingnya memahami kebutuhan tubuh.
Dia menekankan bahwa perhatian terhadap kesehatan tidak cukup hanya berfokus pada latihan dan pencapaian target lari.
Dia menjelaskan, magnesium memiliki peran penting dalam berbagai fungsi tubuh, termasuk fungsi otot dan saraf serta metabolisme energi.
Bagi individu yang aktif berolahraga, memenuhi kebutuhan nutrisi harian merupakan bagian dari upaya menjaga fungsi tubuh tetap optimal.
Baca Juga: Tren Lari Terus Meningkat, Kesehatan Tulang dan Sendi Perlu Jadi Perhatian
“Namun, penting untuk diingat bahwa recovery merupakan proses yang menyeluruh, sehingga tidak hanya bergantung pada satu jenis nutrisi,” kata dr. Maria di Jakarta, dikutip Sabtu (24/10).
Selain karbohidrat yang menjadi sumber energi dan protein yang mendukung pemeliharaan otot, magnesium juga memiliki fungsi penting dalam berbagai proses tubuh.
Mineral ini berperan dalam menjaga fungsi normal otot dan saraf serta membantu proses metabolisme energi.
Pemenuhan magnesium pun perlu disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing individu dan asupan dari makanan sehari-hari.
Suplemen dapat menjadi salah satu pilihan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi apabila diperlukan, tetapi penggunaannya tidak menggantikan pola makan seimbang dan kebiasaan pemulihan yang baik.
Baca Juga: 5.200 Peserta Ikuti ITB Ultra Marathon 2026 Jakarta-Bandung, Rektor ITB Tekankan Lari Berdampak
Meski demikian, pemulihan setelah berolahraga tidak bisa hanya mengandalkan satu jenis nutrisi.
Kebutuhan tubuh perlu dipenuhi melalui pola yang menyeluruh, termasuk mengatur waktu istirahat, menjaga kecukupan cairan, tidur yang berkualitas, dan mengonsumsi makanan dengan kandungan gizi yang sesuai.
Sementara itu, Head of Sales & Marketing Vitalife, Ratu Triamarshida, mengatakan, bahwa pihaknya ingin membawa pesan bahwa recovery merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan seorang pelari.
“Bagi kami, memenuhi kebutuhan nutrisi harian, termasuk magnesium, merupakan salah satu bagian dari kebiasaan wellness yang bisa dibangun secara konsisten,” ungkapnya.
Dengan demikian, recovery menjadi bagian yang perlu diperhatikan dalam rutinitas berlari, bukan sekadar tahapan setelah mencapai garis finis.
Baca Juga: Lari 1 Km Jadi 10 Poin, Bikin Sehat Jadi Cuan Lewat Runvestasi
Menjaga keseimbangan antara latihan, istirahat, hidrasi, dan pemenuhan nutrisi dapat membantu pelari membangun kebiasaan olahraga yang lebih berkelanjutan.