← Beranda
Pengobatan Imunoterapi Inovatif Menjanjikan untuk Kanker Payudara
Cicilia Margarettha• Kamis, 24 September 2026 | 03.59 WIB
Ilustrasi pengobatan imunoterapi inovasi medis penanganan kanker payudara / Pexels

JawaPos.com – Kanker payudara masih menjadi salah satu jenis kanker dengan angka kejadian tertinggi pada wanita di seluruh dunia.

Selama ini, metode pengobatan standar seperti kemoterapi, radioterapi, dan operasi bedah menjadi tumpuan utama.

Kehadiran inovasi medis berbasis imunoterapi kini membuka babak baru yang menjanjikan dalam penanganan kasus kanker payudara, khususnya pada jenis yang tergolong agresif.

Melansir dari laman The Ohio State University pada Rabu (23/09), menyebutkan Imunoterapi menjadi inovatif menjanjikan untuk pengobatan kanker payudara.

Pengobatan imunoterapi bekerja dengan merangsang dan melatih sistem kekebalan tubuh pasien sendiri untuk mengenali serta menghancurkan sel-sel kanker secara lebih spesifik.

Pendekatan ini memberikan titik terang bagi pasien yang sebelumnya memiliki opsi terapi yang terbatas.

Sel kanker payudara seringkali memiliki mekanisme penyamaran berupa protein seperti PD-1 atau PD-L1, yang menghambat sel T imun untuk menyerangnya.

Studi onkologi menyebutkan bahwa penggunaan obat inhibitor checkpoint imun mampu membuka penyamaran tersebut sehingga sistem imun dapat melancarkan perlawanan alami secara efektif.

Pendekatan precision medicine ini terbukti secara klinis meningkatkan angka kelangsungan hidup bebas progresivitas, menjaga efikasi diri pasien, serta menawarkan harapan kesembuhan yang lebih tinggi pada stadium lanjut.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait keunggulan dan perkembangan imunoterapi untuk kanker payudara:

  1. Menargetkan Kanker Payudara Triple Negative (TNBC)

Imunoterapi menunjukkan efikasi yang sangat signifikan pada jenis kanker payudara triple negative, yang dikenal paling agresif dan tidak merespons terapi hormon atau terapi target HER2 konvensional.

  1. Mekanisme Kerja Spesifik dan Presisi

Berbeda dari kemoterapi yang menyerang sel-sel sehat yang membelah cepat, imunoterapi bekerja secara spesifik mengaktifkan kembali sel T kekebalan tubuh agar secara mandiri memburu sel kanker.

  1. Kombinasi dengan Pengobatan Standar

Penggunaan imunoterapi yang dikombinasikan dengan kemoterapi sebelum tindakan operasi terbukti meningkatkan tingkat respons komplit patologis, yang berarti hilangnya sel tumor secara signifikan.

  1. Profil Efek Samping yang berbeda

Efek samping imunoterapi umumnya berkaitan dengan reaksi peradangan akibat sistem imun yang hiperaktif.

Kendati demikian, gejalanya cenderung lebih mudah dikelola dibandingkan efek samping berat dari kemoterapi sistemik.

  1. Potensi perlindungan memori imun

Jangka Panjang Sistem kekebalan tubuh yang telah terlatih melalui imunoterapi memiliki kemampuan untuk mengingat sel kanker, sehingga berpotensi mencegah risiko kekambuhan tumor di masa depan.

Secara keseluruhan, pengobatan imunoterapi merupakan terobosan inovatif yang memberikan harapan hidup baru dan kualitas kesehatan yang lebih baik bagi penderita kanker payudara.

Jika Anda atau anggota keluarga sedang menjalani perawatan kanker payudara, berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan informasi mengenai kelayakan dan terapi yang paling sesuai.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho