← Beranda
Tiba-tiba Muncul di Kulit? Jangan Dibiarkan, Ruam Bisa Jadi Pertanda Bahaya Kesehatan
Cicilia MargaretthaJumat, 11 September 2026 | 21.31 WIB
Stevens Johnson Syndrome./pexels.com

JawaPos.com - Ruam pada kulit sering kali dianggap sebagai reaksi alergi ringan, gigitan serangga, atau iritasi biasa yang akan mereda dengan sendirinya.

Namun, tidak semua ruam yang muncul pada kulit sifat berbahaya dan sampai berdampak fatal pada kesehatan.

Kemunculan bercak atau perubahan pada kulit secara mendadak terkadang menjadi sinyal peringatan dini dari tubuh mengenai kondisi medis serius yang membutuhkan penanganan darurat.

Melansir dari laman The Ohio State University pada Rabu (09/09), beberapa jenis ruam kulit dapat menjadi indikator bahaya yang mengancam jiwa, seperti sindrom reaksi obat berat, infeksi bakteri sistemik, hingga gangguan imunologis fatal.

Mengenali tanda-tanda ruam yang tidak biasa sangat krusial agar tindakan medis dapat segera dilakukan.

Ruam kulit yang berpotensi fatal seringkali melibatkan nekrosis epidermis atau reaksi inflamasi sistemik skala besar.

Ruam kulit seperti Stevens Johnson Syndrome (SJS) dan Toxic Epidermal Necrolysis (TEN) menyebabkan kerusakan masif pada fungsi skin barrier.

Kerusakan ini memicu lonjakan kehilangan cairan tubuh (transepidermal water loss / TEWL) serta meningkatkan risiko sepsis secara signifikan.

Identifikasi dini dan penanganan intensif terbukti secara klinis menjadi faktor penentu utama dalam menyelamatkan nyawa pasien.

Berikut adalah beberapa tanda bahaya pada ruam kulit yang wajib Anda waspadai dan tidak boleh dibiarkan:

1. Ruam disertai demam tinggi dan menggigil

Ruam yang muncul bersamaan dengan demam tinggi sering kali menandakan adanya infeksi bakteri atau virus sistemik yang telah menyebar ke dalam aliran darah (sepsis).

2. Kulit melepuh, mengelupas, atau terasa sangat perih

Jika ruam berkembang menjadi lepuhan luas seperti luka bakar atau kulit mulai mengelupas saat disentuh, ini bisa menjadi indikasi awal reaktif obat berat seperti SJS atau TEN yang memerlukan perawatan ruang intensif.

3. Ruam menyebar sangat cepat ke seluruh tubuh

Perubahan warna dan penyebaran ruam yang berlangsung cepat dalam hitungan jam merupakan pertanda reaksi alergi berat (anafilaksis) atau infeksi agresif yang membutuhkan evaluasi darurat.

4. Muncul bercak keunguan yang tidak memudar saat ditekan

Bercak kemerahan atau keunguan yang tetap berwarna sama saat ditekan dapat mengindikasikan adanya pendarahan di bawah kulit akibat infeksi bakteri meningokokus atau gangguan pembekuan darah.

5. Ruam yang melibatkan area membran mukosa

Ruam yang mulai memengaruhi area bibir, dalam mulut, mata, atau alat kelamin merupakan tanda khas respon inflamasi sistemik tingkat lanjut yang berbahaya.

Secara keseluruhan, kulit adalah cermin dari kesehatan dalam tubuh. Jangan pernah mengabaikan perubahan mendadak pada kulit yang disertai dengan gejala fisik sistemik lainnya.

Informasi ini berfungsi sebagai edukasi kesehatan umum. Jika Anda atau kerabat mengalami ruam mendadak dengan tanda-tanda bahaya di atas, segera kunjungi Instalasi Gawat Darurat (IGD) atau berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan pertolongan medis secepatnya.

EDITOR: Hanny Suwindari