← Beranda
Ketahui Apa Itu Clean Eating dan Cara Memulai Gaya Hidup Sehat Ini
Shania Vivi Armylia PutriKamis, 20 Agustus 2026 | 20.24 WIB
Ilustrasi rice bowl sehat/Magnific

JawaPos.com - Clean eating kini menjadi salah satu tren dari gaya hidup sehat yang banyak diperbincangkan. Pola makan clean eating ini kerap diperkenalkan oleh para influencer di sosial media, sehingga semakin banyak orang tertarik untuk mencobanya.

Pada dasarnya, clean eating mengutamakan pola makan yang seimbang dengan memilih bahan makanan yang lebih bernutrisi serta membatasi konsumsi makanan kemasan dan makanan yang telah melalui ultra processed food.

Clean eating dipandang mampu menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar. Pola makan clean eating dapat menurunkan berat badan, mengurangi lemak perut, serta mendukung kesehatan tubuh dalam jangka panjang. 

Clean eating bisa dilakukan dengan cara sederhana dengan perubahan simpel dalam memilih dan mengolah makanan sehari-hari. Perubahans sederhana dalam memilih dan mengolah makanan ini bisa menjadi langkah awal untuk hidup lebih sehat.

 Berdasarkan informasi dari laman prodiadigital.com dan aia-financial.co.id yang dikutip pada (20/08) berikut adalah tata cara clean eating sebagai investasi jangka panjang bagi kesehatan anda. 

  1. Perbanyak komposisi sayur 

Mulailah menerapkan clean eating dengan membiasakan memperbanyak porsi sayuran. Setidaknya isi sebanyak ⅓ piring anda dengan sayuran.

Kandungan serat di dalamnya dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan sekaligus memberikan rasa kenyang lebih lama.. 

  1. Makan buah secara cukup

Selain sayuran, jangan lupakan ,buah-buahan untuk memenuhi kebutuhan harian anda. Di dalam sayuran terdapat kandungan serat, vitamin, dan mineral yang mampu mendukung kesehatan tubuh.  Pilih beragam jenis buah supaya asupan nutrisi yang anda peroleh semakin bervariasi.

  1. Konsumsi biji-bijian

Konsumsi biji-bijian dan kacang-kacangan dapat menjadi pilihan saat memulai menerapkan clean eating. Makanan seperti chia seed, kacang almond, kacang kenari, atau biji bunga matahari bisa anda jadikan alternatif camilan yang lebih bernutrisi jika anda ingin ngemil. 

  1. Variasikan sumber protein

Asupan protein yang beragam dapat membuat tubuh anda mendapatkan nutrisi yang lebih beragam. Anda bisa mengkombinasikan sumber protein hewani dan nabati, seperti  seperti tahu, tempe, telur, ikan, dan kacang.

  1. Batasi konsumsi ultra processed food

Ultra processed food ataupun makanan kemasan perlu dibatasi konsumsinya. Makanan yang telah melalui proses pengolahan panjang umumnya dapat mengandung berbagai bahan tambahan seperti perisa, pemanis, MSG, sampai bahan pengawet dalam jumlah yang banyak.

Beberapa makanan yang sebaiknya dibatasi dan tidak dikonsumsi dalam jumlah berlebih seperti mie instan, sosis, kornet, minuman bersoda, nugget, bakso, snack kemasan, dan kornet. 

  1. Kurangi takaran gula

Mengurangi takaran gula juga menjadi bagian penting pada clean eating. Batasi konsumsi gula harian maksimal 4 sendok sehari atau sekitar 50 gr. Selain itu perhatikan pula kandungan gula berlebih pada minuman kemasan, kopi dengan krimer, dan berbagai makanan manis. 

  1. Kurangi jumlah garam dapur

Konsumsi makanan yang tinggi garam juga tidak baik untuk kondisi tubuh. Asupan natrium yang terlalu tinggi dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi. Oleh karena itu, batasi takaran garam setidaknya tidak lebih dari 1 sendok teh setiap hari.

  1. Baca informasi gizi

Periksa daftar informasi gizi serta konsumsi makanan yang anda konsumsi. Perhatikan label dan kandungan gula, natrium, lemak, serta berbagai bahan tambahan lain di dalam produk.

Dengan cara-cara tersebut, clean eating dapat menjadi bagian dari keseharian untuk membantu anda menjaga kondisi tubuh supaya bisa tetap sehat dalam jangka panjang.

EDITOR: Hanny Suwindari