← Beranda
Ini Beda Galon AMDK Bermerek dan Depot Isi Ulang, dari Pembersihan sampai Pengawasan
Tazkia Royyan HikmatiarRabu, 19 Agustus 2026 | 21.12 WIB
Ilustrasi galon guna ulang. (Istimewa)

JawaPos.com - Galon Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) bermerek yang digunakan berulang kali ternyata berbeda dengan galon yang dibawa konsumen ke Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU).

Meski sama-sama bisa dipakai berkali-kali, keduanya memiliki sistem pembersihan dan pengawasan yang berbeda.

Pada AMDK bermerek, setiap galon yang kembali ke pabrik akan diperiksa kondisi fisiknya, dicuci, disanitasi, lalu melewati pengendalian mutu sebelum diisi kembali.

Galon yang sudah rusak atau tidak memenuhi standar akan dipisahkan dan tidak digunakan lagi.

Baca Juga: Gempa di Nias Selatan Sumut Terasa Sampai Sumbar, Air Galon Bergoyang

"Produk AMDK merupakan produk yang diberlakukan SNI secara wajib serta dilakukan pemantauan dan pengujian parameter kualitas melalui audit surveilans secara berkala untuk memastikan keamanan konsumsi di tingkat konsumen," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Kementerian Perindustrian Merrijantij Punguan Pintaria, Rabu (19/8).

Proses pembersihan galon AMDK juga dilakukan secara terkontrol, mulai dari pencucian mekanis, penggunaan air panas dan deterjen food grade, pembilasan bertekanan tinggi, hingga sterilisasi menggunakan sinar UV atau ozonisasi.

Setelah itu, galon AMDK akan diperiksa satu per satu sebelum kembali digunakan untuk air minum.

Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan bahwa kemasan AMDK yang telah memenuhi standar dan mendapatkan sertifikasi BPOM aman digunakan sesuai ketentuan.

"Ya tentu aman, yang sudah (tersertifikasi) Badan POM-nya sudah pasti aman. Karena kan salah satu persyaratan Badan POM mengeluarkan kalau dia sudah punya SNI," ucapnya.

Baca Juga: Peneliti Sebut Kadar BPA Air Galon Masih di Bawah Ambang Aman

Sementara itu, pada DAMIU, galon umumnya dibawa sendiri oleh konsumen ke depot isi ulang yang dipilih.

Wadah tersebut dapat memiliki merek, usia, kondisi, dan riwayat penggunaan yang berbeda-beda.

Sebelum diisi, galon wajib dibersihkan atau dibilas menggunakan air produksi paling sedikit selama 10 detik, kemudian ditutup dengan tutup yang bersih.

Perbedaan utamanya terletak pada kendali terhadap kemasan. Produsen AMDK mengetahui dan mengontrol kondisi galon sebagai bagian dari sistem produksinya.

Sementara, DAMIU mengisi wadah yang dibawa konsumen sehingga riwayat penggunaan galon sebelumnya tidak selalu diketahui.

Baca Juga: Bukan Soal Umur Pemakaian, Ini yang Menentukan Aman Tidaknya Galon Guna Ulang

Karena itu, meski sama-sama menggunakan galon berulang, galon guna ulang AMDK bermerek dan galon yang digunakan untuk isi ulang di depot memiliki sistem pengawasan dan penanganan yang berbeda.

 

EDITOR: Bayu Putra