JawaPos.com - JEC Eye Hospitals and Clinics berupaya memberikan pelayanan medis terbaik bagi masyarakat. Perusahaan berkomitmen dengan menghadirkan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul dan dukungan teknologi terbaik.
Usaha ini pun membuahkan hasil dengan pengakuan sebagai Top Brand Award 2026 untuk kategori Rumah Sakit Mata. Capaian ini menegaskan 42 tahun pelayanan yang diberikan berhasil memberikan kepuasan bagi masyarakat.
Pencapaian ini sekaligus menandai babak baru JEC sebagai perusahaan terbuka melalui PT Nitrasanata Dharma Tbk dengan kode saham JECX. Bersamaan dengan itu, perusahaan merasa memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menghadirkan layanan kesehatan yang mudah dijangkau.
“Dalam layanan kesehatan, awareness dan trust sama-sama penting. Dikenal luas oleh masyarakat harus berjalan bersama kemampuan untuk menjaga kepercayaan melalui layanan yang aman, tepat, dan berkualitas. Karena itu, Top Brand Award 2026 memiliki makna penting bagi JEC Eye Hospitals and Clinics," kata Senior Direktur Pengembangan dan Pendidikan JEC Eye Hospitals and Clinics, Prof. Tjahjono D. Gondhowiarjo di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (29/7).
Tjahjono menyampaikan, menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan tidak mudah. Pasien harus mendapat pengalaman memuaskan saat datang ke rumah sakit. Mulai dari kepuasan terhadap kompetensi tenaga medis, ketepatan diagnosis, pemanfaatan teknologi yang relevan, serta komunikasi yang membantu pasien memahami kondisi dan pilihan penanganannya.
“Pasien datang bukan hanya untuk mendapatkan pemeriksaan atau tindakan, tetapi juga untuk memperoleh rasa aman dan keyakinan bahwa keputusan medis yang diambil sesuai dengan kebutuhannya. Inilah DNA yang terus dijaga JEC Eye Hospitals and Clinics, yaitu menghadirkan layanan kesehatan mata yang tidak hanya unggul secara teknologi, tetapi juga dekat dengan kebutuhan pasien,” imbuhnya.
Dengan penghargaan ini, JEC berkomitmen untuk terus melakukan peningkatan layanan. Sebab, rumah sakit lain juga akan melakukan hal yang sama.
"Kalau punya bantuan sebagai sparing partner yang bagus, ya kita akan memberikan yang terbaik, makin baik untuk masyarakat," imbuhnya.
Ke depan, JEC akan memperluas akses ke tingkat daerah-daerah. Hadirnya klinik di berbagai daerah akan disertai dengan tenaga kesehatan mumpuni, dan teknologi terbaik.
"Walaupun dia (dokter) misalnya di kota kabupaten, tapi SDM-nya yang kita pilih, dokternya sudah dilatih di Jakarta atau di tempat lain, kalau perlu dikirim ke luar negeri, perawat-perawatnya juga begitu, alatnya kita standardisasi," jelasnya.
Selama JEC berdiri tercatat sudah menjalankan lebih dari 250.000 tindakan operasi katarak serta lebih dari 150.000 tindakan penanganan kelainan refraksi berbasis LASIK dan SMILE.
Baca Juga: Harga Emas Antam 30 Juli 2026: Turun Rp 12.000 Jadi Rp 2.706.000 per Gram
Dari sisi layanan, JEC Eye Hospitals and Clinics menghadirkan penanganan yang komprehensif, mulai dari katarak, kelainan refraksi, retina, glaukoma, trauma mata, okuloplasti, mata anak dan strabismus, kontrol miopia, dry eye, infeksi dan imunologi mata, neuro-oftalmologi, contact lens, hingga layanan untuk kondisi tiroid pada mata. Kelengkapan layanan ini memungkinkan pasien memperoleh penanganan yang lebih menyeluruh, sesuai kebutuhan klinis masing-masing.
Saat ini, JEC Eye Hospitals and Clinics memiliki 16 cabang yang terdiri dari rumah sakit mata dan klinik utama mata di berbagai kota di Indonesia, termasuk Jakarta, Depok, Bekasi, Semarang, Purwokerto, Surabaya, Pasuruan, Bali, Makassar, dan Kendari. Kehadiran jaringan ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan mata berstandar internasional, dengan dukungan dokter spesialis mata, tenaga medis berpengalaman, serta teknologi diagnostik dan tindakan yang terus dikembangkan.