JawaPos.com – Material yang digunakan di dalam rumah dinilai berperan penting dalam menjaga kesehatan penghuni, terutama anak-anak. Selain kebersihan dan sirkulasi udara, pemilihan bahan bangunan, termasuk cat, menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan untuk meminimalkan risiko paparan zat berbahaya seperti timbal.
Dokter spesialis anak Maria Chrismayani Hindom mengingatkan bahwa rumah merupakan lingkungan utama tempat anak menghabiskan sebagian besar waktunya sehingga kualitas lingkungan di dalam rumah perlu menjadi perhatian.
"Rumah yang sehat tidak hanya ditentukan oleh kebersihan namun perlu memperhatikan kualitas udara, pencahayaan alami, sirkulasi udara, serta material yang digunakan di dalam rumah. Paparan dari lingkungan dapat terjadi tanpa disadari, sehingga penting bagi keluarga untuk mengambil langkah preventif," ujar Maria yang akrab disapa dr. Merry itu dalam sebuah diskusi bertajuk Rumah Aman dan Nyaman, Jumat (24/7).
Ia menjelaskan salah satu zat yang patut diwaspadai adalah timbal atau unsur logam yang telah lama digunakan dalam berbagai kegiatan industri. Paparan timbal dapat masuk ke dalam tubuh melalui partikel yang tertelan atau terhirup, terutama dari debu maupun material yang mengalami degradasi.
Baca Juga: Polri: Bhabinkamtibmas bukan Petugas Pajak
Menurutnya, anak-anak disebut lebih rentan karena otak dan sistem sarafnya masih dalam masa perkembangan. Sementara pada orang dewasa, paparan jangka panjang dikaitkan dengan gangguan kesehatan, termasuk pada ginjal dan sistem kardiovaskular.
"Orang tua tidak perlu panik, tetapi perlu lebih memahami sumber paparan di sekitar rumah. Memilih material yang memenuhi standar keamanan, termasuk cat bebas timbal, merupakan salah satu langkah preventif yang dapat dilakukan," tambahnya.
Sementara, Co-Founder dan Creative Director Living Loving, Nike Prima, menambahkan, pemilihan cat sebaiknya mempertimbangkan fungsi ruangan, kualitas produk, jenis hasil akhir, serta aspek keamanannya. Dari sisi penataan ruang, Nike membagikan panduan komposisi warna 60-30-10, yakni 60 persen warna utama, 30 persen warna pendukung, dan 10 persen warna aksen.
"Rumah yang nyaman tidak selalu harus luas. Yang terpenting adalah bagaimana ruang digunakan secara efisien, tetap rapi, memperoleh pencahayaan dan sirkulasi udara yang baik, serta menggunakan material yang berkualitas dan aman," jelasnya.
Dari sisi pelaku usaha, Marketing Manager PT Kansai Prakarsa Coatings, Jemmy Haryono, menyampaikan bahwa sejak September 2025 seluruh portofolio cat perusahaan tersebut telah menggunakan formulasi bebas timbal.
"Kami melihat semakin banyak keluarga Indonesia yang tidak hanya menginginkan rumah yang indah, tetapi juga rumah yang aman, nyaman, dan memberikan rasa tenang," ujar Jemmy.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari pengembangan produk yang mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) dan praktik terbaik internasional.
Baca Juga: IRGC Hancurkan Sisa Pusat Data Amazon di Bahrain, Sebut Digunakan Dukung Operasi Militer AS
Selain formulasi bebas timbal, pihaknya juga mengembangkan sejumlah teknologi pelapis yang diklaim memiliki fungsi tambahan, seperti perlindungan terhadap kuman, bakteri, virus, maupun nyamuk.
"Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang membantu keluarga Indonesia menciptakan rumah yang tidak hanya indah dipandang, tetapi juga lebih aman, nyaman, dan berkualitas, sehingga memberikan ketenangan bagi masyarakat Indonesia," tutup Jemmy.