JawaPos.com – Stres kerja yang berkepanjangan tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga memicu reaksi fisik nyata yang menunjukkan tubuh menolak pekerjaan.
Psikologi menjelaskan bahwa tubuh manusia memiliki cara tersendiri untuk berkomunikasi saat beban pekerjaan sudah melampaui batas toleransi yang sehat.
Tanda-tanda ini sering diabaikan karena dianggap biasa, padahal tubuh sedang mengirimkan sinyal darurat yang tidak boleh terus disepelekan.
Dilansir dari laman YourTango pada Jumat (29/5), berikut delapan tanda bahwa tubuhmu mungkin sedang menolak pekerjaanmu akibat tekanan stres kerja yang sudah terlalu berat.
1. Perut sering terasa mual atau tidak nyaman
Gangguan perut yang muncul setiap kali memikirkan atau berangkat kerja bukan sekadar masalah pencernaan biasa yang bisa diabaikan.
Menurut Harvard Health Publishing, faktor psikologis seperti stres dan kecemasan secara langsung mempengaruhi gerakan dan kontraksi saluran pencernaan seseorang.
Tanpa upaya nyata untuk menurunkan tingkat stres, gangguan perut ini akan terus kambuh bahkan hanya dari sekadar membayangkan hari kerja.
2. Sering merasa cemas dan mengalami serangan panik
Rasa cemas yang berlebihan hingga memicu serangan panik di tempat kerja adalah cara ekstrem tubuh memberontak terhadap lingkungan yang menekan.
Mayo Clinic menjelaskan bahwa serangan panik bisa muncul tiba-tiba namun seiring waktu biasanya dipicu oleh situasi tertentu yang berulang.
Perasaan tidak mampu melarikan diri dari sumber tekanan yang terus berulang secara bertahap memprogram otak untuk bereaksi secara defensif yang sangat kuat.
3. Muncul ruam atau biduran di kulit
Munculnya biduran setiap hari di tempat kerja adalah sinyal fisik yang sangat jelas bahwa tubuh sedang menolak tekanan yang dipaksakan kepadanya.
Dermatologis Dr. Tan Hiok Hee menjelaskan bahwa saat stres meningkat, tubuh melepaskan kortisol dan histamin yang membuat kulit menjadi lebih reaktif.
Kondisi ini bisa dikelola dengan mengelola stres secara aktif, namun pekerjaan tidak pernah sebanding dengan penderitaan fisik yang ditimbulkannya setiap hari.
4. Dipenuhi amarah yang sulit dikendalikan
Kemarahan yang terasa hampir tidak terkendali begitu tiba di tempat kerja bukan hal yang normal dan tidak boleh dianggap remeh.
Psikolog Charles Spielberger menjelaskan bahwa amarah memiliki intensitas yang bervariasi, namun kemarahan ekstrem yang bersumber dari satu tempat adalah tanda serius.
Ketika amarah yang berasal dari pekerjaan mulai merembet ke seluruh area kehidupan, itu adalah sinyal tubuh yang tidak bisa lagi diabaikan.
5. Jantung sering berdetak kencang tanpa aktivitas fisik
Detak jantung yang terus-menerus tinggi sepanjang hari kerja bahkan sejak bangun tidur adalah respons fisik yang sangat mengkhawatirkan dan perlu ditanggapi.
Terapis klinis Lara Schuster Effland menjelaskan bahwa jantung berdebar dari stres dan kecemasan adalah cara tubuh mengomunikasikan bahwa tekanan yang dirasakan sudah terlalu besar.
Meski secara fisik tidak langsung berbahaya, sensasi ini sangat mengganggu keseharian dan memperparah gejala kecemasan yang sudah ada sebelumnya.
6. Menangis tanpa bisa dikendalikan sebelum atau sesudah kerja
Menangis tanpa henti dalam perjalanan ke tempat kerja, di area parkir, atau di toilet adalah cara tubuh melepaskan tekanan emosional yang sudah menumpuk sangat berat.
Dokter Robert P. Olson dari Orlando Health menjelaskan bahwa tangisan yang tidak terkendali dan mengganggu kehidupan bisa menjadi tanda depresi atau kecemasan yang mendalam.
Tangisan berlebihan yang selalu berkaitan dengan pekerjaan adalah respons kuat tubuh yang mengatakan bahwa sumber tekanan itu harus segera ditinggalkan.
7. Mata berkedut terus-menerus tanpa henti
Kedutan pada mata yang berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan adalah tanda nyata dari kelelahan kronis dan tekanan yang sangat tinggi.
Menurut Rivertown Eye Care, kedutan pada mata terjadi saat otot-otot di area tersebut mulai kejang akibat akumulasi stres yang tidak kunjung mereda.
Satu-satunya cara efektif untuk menghentikannya adalah dengan mengelola tingkat stres secara keseluruhan, bukan sekadar mengobati gejalanya saja.
8. Mengalami gangguan memori dan sulit berpikir jernih
Kehilangan ingatan yang berkaitan dengan beban kerja adalah tanda bahwa stres sudah mempengaruhi struktur dan fungsi otak secara nyata.
Penulis kesehatan mental Will Hinch menjelaskan bahwa depresi dan stres kronis dapat mengganggu kemampuan otak untuk mengorganisir pikiran dan mengambil keputusan dengan baik.
Brain fog yang parah sebagai akibat langsung dari tekanan pekerjaan adalah sinyal tubuh paling serius yang menandakan sudah waktunya untuk pergi.
***