JawaPos.com – Keringat berlebih tidak hanya dapat terjadi karena cuaca panas yang ekstrem.
Beberapa makanan juga dapat menyebabkan keringat berlebih karena efek termogeniknya.
Perlu diketahui, cairan yang dikeluarkan oleh kelenjar keringat tidak berbau.
Keringat terdiri dari 98 persen air dan 2 persen berbagai zat, termasuk seng, tembaga, besi, nikel, dan kadmium.
Dalam lingkungan lembap, bakteri akan menumpuk dan menjadi aktif. Produk dari bakteri inilah yang menghasilkan bau tidak sedap akibat pembusukan.
Di samping itu, ada beberapa makanan yang membuat Anda lebih cepat berkeringat, yakni sebagai berikut:
1. Makanan pedas
Ahli nutrisi Amy Kimberlain mengatakan bahwa makanan pedas mengandung senyawa yang disebut capsaicin, yang menyebabkan lebih banyak keringat.
Orang-orang juga memiliki persepsi yang berbeda tentang tingkat kepedasan, yang dapat memengaruhi apakah dan seberapa banyak mereka berkeringat.
2. Minuman dan makanan panas
Kimberlain juga mencatat bahwa secangkir kopi panas atau semangkuk sup hangat meningkatkan suhu internal tubuh.
Ketika suhu naik, kelenjar akan mengeluarkan keringat.
3. Alkohol
Wajah sebagian orang mungkin memerah setelah minum alkohol.
Alkohol mempercepat detak jantung dan melebarkan pembuluh darah di kulit.
Hal ini dapat menyebabkan kulit menjadi merah, peningkatan suhu tubuh, dan peningkatan keringat.
4. Kafein
Makanan dan minuman yang mengandung kafein seperti kopi, teh hitam, dan minuman energi merangsang sistem saraf pusat, yang mengaktifkan kelenjar keringat.
Adapun makanan yang dapat mengurangi keringat antara lain plain yogurt, susu, keju, dan produk susu kaya kalsium lainnya.
Makanan-makanan ini dapat membantu mengatur suhu tubuh.
Makanan kaya serat seperti biji-bijian utuh, oat, buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan memungkinkan tubuh untuk mencerna dengan cepat.
Kendati demikian, karena makanan dan minuman dapat memengaruhi setiap orang secara berbeda, ada baiknya membatasi pemicunya.
***