← Beranda
Napas Lebih Lega! Tips Mengatasi Alergi Debu yang Mengganggu Hidung, Lakukan Langkah Kecil Ini agar Tidak Kambuh
Shania Vivi Armylia PutriJumat, 8 Mei 2026 | 03.39 WIB
Ilustrasi alergi debu/freepik

 

JawaPos.com- Terkadang banyak orang yang mengira dirinya sedang terjangkit flu karena mengalami bersin  berulang-ulang.

Padahal, kenyataannya mereka sedang terjangkit alergi. Gejala alergi terhadap debu juga mirip dengan flu seperti muncul efek bersin-bersin, sesak, napas, kulit gatal, bahkan ruam.

Meskipun alergi bisa diatasi dengan obat, namun kebiasaan hidup yang kurang tepat dapat membuat anda mengalami alergi debu berulang kali.

Terutama keberadaan debu yang ada di mana-mana. Mulai dari jalanan, pakaian, sampai di dalam ruangan.

Oleh karena itu, supaya terhindar dari alergi debu, berikut cara mengatasi alergi debu. Mengutip informasi dari laman keslan.kemkes.go.id cara berikut dapat membantu anda terhindar dari alergi debu.

  1. Pakai masker

Debu paling sering dijumpai di jalan raya akibat pasir, material, polusi, dan residu kendaraan yang terbawa angin. Anda bisa memakai masker untuk melindungi hidung dan mulut dari paparan debu yang dapat menyebabkan gangguan pernapasan. 

  1. Bereskan rumah secara rutin

Membereskan rumah secara rutin seperti menyapu,mengepel lantai,mengelap furnitur, dapat membantu mengurangi debu-debu yang menempel di rumah. Sehingga lingkungan rumah anda bisa menjadi bersih dan nyaman, serta terhindar dari risiko alergi debu.

  1. Hindari pemakaian kemoceng

Kemoceng sebaiknya tidak dipakai untuk membersihkan rumah dan furniture. Aktivitas membersihkan debu dengan kemoceng justru membuat debi berterbangan atau menempel kembali pada kemoceng sehingga menjadi sebab pemicu alergi. 

  1. Buka jendela dan pintu

Terkadang sirkulasi udara yang tidak lancar membuat debu dan polusi mengendap di dalam ruangan. Akibatnya, udara terperangkap dan tidak bisa berganti, sehingga dapat memicu alergi debu pada hidung.

  1. Bersihkan dapur

Area dapur juga perlu dibersihkan karena untuk menghindari tumbuhnya lumut dan jamur. Lumut dan jamur dapat memperparah reaksi alergi karena menciptakan lingkungan yang dipenuhi debu. Debu kecil ini bisa beterbangan di udara dan terhirup ke dalam hidung anda

  1. Jaga kebersihan diri

Debu juga kerap menempel pada tubuh dan baju. Aktivitas sehari-hari baik di dalam maupun di luar ruangan membuat debu menumpuk dan menempel pada anggota tubuh dan baju. Untuk mengatasinya, anda bisa mandi secara teratur, cuci tangan dengan sabun, dan cuci pakaian sampai bersih.

  1. Cuci bantal dan selimut

Alas tidur seperti sarung bantal, sprei, dan selimut wajib diganti dua minggu sekali, supaya tidak ada debu yang menempel. Sebaiknya cuci dengan air panas dengan suhu 60 derajat C supaya debu membandel bisa menghilang.

  1. Bersihkan kipas dan AC

Debu juga kerap menempel pada kipas dan filter AC. anda bisa melakukan servis dan membersihkan pada bagian dalamnya agar sirkulasi tetap lancar dan ruangan bebas dari debu penyebab alergi.

  1. Pakai kain basah

Kain basah lebih direkomendasikan untuk mengelap debu. Cara ini bisa membuat debu lebih menempel lebih efektif. Sehingga,debu tidak bertebrangan kembali.

  1. Pakai vacuum cleaner

Saat anda mengalami alergi cukup parah parah, anda bisa menggunakan alat vacuum cleaner. Alat ini membantu anda untuk membersihkan debu di rumah dengan lebih efektif.

  1. Kurangi jumlah boneka anak

Alergi debu pada anak juga dapat dikurangi dengan menyingkirkan boneka yang sudah tidak terpakai. Boneka yang jarang dicuci dan menumpuk di lemari dapat menjadi sarang debu yang memicu alergi pada anak anda..

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti