JawaPos.com - Semua manusia memiliki tubuh yang unik. Semakin unik tubuh mereka, semakin unik pula kondisi yang mereka miliki.
Beberapa diantaranya memiliki kondisi tubuh yang sangat baik, sehingga tidak ditemukan penyakit atau kelainan apa pun. Lalu ada mereka yang memiliki kondisi yang sedikit kurang baik hingga sangat parah.
Dan ada pula beberapa orang yang sangat unik, hingga kondisi mereka ini sangat langka dan masih diteliti.
Limfedema
Dilansir dari Halodoc, limfedema adalah sebuah pembengkakan jaringan yang disebabkan oleh akumulasi cairan berisi protein. Cairan tersebut biasanya dialirkan melalui sistem limfatik tubuh kita.
Kondisi ini akan mempengaruhi bagian lengan dan kaki tubuh, tapi juga bisa terjadi di dada, perut, leher, bahkan alat kelamin.
Penyebab
Dilansir dari Alodokter, limfedema paling sering terjadi pada penderita kanker. Hal ini disebabkan oleh pertumbuhan sel kanker di sekitar pembuluh atau kelenjar getah bening yang dapat menekan aliran cairan limfe.
Atau efek samping dari pengobatan kanker, seperti radioterapi atau operasi pengangkatan tumor yang bisa merusak pembuluh limfe.
Limfedema juga ditemukan pada pasien penderita kaki gajah, yang disebabkan oleh infeksi cacing filaria. Mereka yang mengalami limfedema akibat penyakit lain disebut limfedema sekunder.
Kondisi ini juga dapat disebabkan oleh penyakit genetik yang menyebabkan kelainan pada struktur pembuluh getah bening. Mereka yang terpengaruhi oleh genetik disebut limfedema primer.
Gejala
Dilansir dari NHS, gejala umum penyakit limfedema adalah pembengkakan pada lengan, kaki, dan beberapa area tubuh. Karenanya sulit untuk pasien mengenakan beberapa macam pakaian, aksesoris dan jam tangan.
Awalnya bengkak tersebut terasa masih empuk, meninggalkan bekas pakaian, dan bisa hilang lalu kembali bengkak. Namun, pada beberapa kasus dan tanpa penanganan, bengkak dapat terjadi lebih parah dan tidak akan hilang.
Gejala lainnya adalah:
-
Nyeri dan bagian badan terasa berat
-
Kesulitan bergerak
-
Infeksi kulit
-
Kulit menjadi kasar dan keras
-
Tumbuh lipatan kulit
-
Keluar cairan dari kulit
-
Pada bagian kepala dan wajah, pasien dapat mengalami kesulitan bernapas
Diagnosis
Dilansir dari Health Direct, kita dapat segera bertemu dengan dokter kalau gejala-gejala umum tadi, atau apabila gejala yang terjadi tiba-tiba lebih parah dari biasanya.
Dokter akan bertanya-tanya mengenai gejala-gejala dan kondisi tubuh kita biasanya. Lalu mereka akan membandingkan area yang bengkak dan area yang tidak, bahkan mengukurkan kalau perlu. Dan mengecek kondisi kulit.
Lalu dokter dapat melakukan beberapa tes untuk mengkonfirmasi apakah memang kita memiliki kondisi ini atau tidak. Setelah terkonfirmasi, dokter akan mencari tahu penyebabnya.
Pengobatan
Setelah diagnosa didapatkan dengan pasti oleh dokter, dokter kita dapat merujuk ke dokter spesialis atau klinik khusus yang dapat membantu proses pengobatan.
Sejauh ini limfedema tidak dapat disembuhkan, tapi ada beberapa prosedur untuk mengurangi pembengkakan dan menangani gejala. Salah satunya adalah terapi dekongestan kompleks.
Terapi ini memiliki beberapa tahap: pertama, pijat khusus untuk mengurangi limfe; kedua, penggunaan perban atau kain khusus untuk mengkompres (menekan) area-area yang terserang; ketiga, olahraga khusus yang telah didesain agar seluruh bagian tubuh dapat bergerak; terakhir, perawatan kulit untuk mempertahankan kesehatan kulit dan menghindari infeksi.