← Beranda
Sering Lemas dan Susah Fokus? Bisa Jadi Kamu Kekurangan Zat Besi, Ini 6 Cara Mengatasinya
Nanda PrayogaRabu, 15 April 2026 | 23.13 WIB
ilustrasi makanan kaya zat besi. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Kamu sering merasa cepat lelah, sulit berkonsentrasi, atau bahkan pusing tanpa alasan yang jelas? Jangan anggap sepele.

Kondisi ini bisa jadi sinyal tubuhmu sedang kekurangan zat besi, nutrisi penting yang berperan besar dalam pembentukan sel darah merah dan suplai oksigen ke seluruh tubuh.

Sayangnya, banyak orang tidak menyadari bahwa kebiasaan sehari-hari yang terlihat sepele justru bisa memicu kekurangan zat besi.

Mulai dari pola makan yang kurang tepat hingga gaya hidup yang tidak seimbang.

Baca Juga: Tren Lari Kian Digemari, Ini Cara Murah dan Efektif Memulai Gaya Hidup Sehat

Kabar baiknya, kondisi ini bisa diatasi dengan langkah sederhana asal kamu tahu caranya seperti dirangkum dari berbagai sumber!

1. Perbanyak Konsumsi Makanan Kaya Zat Besi

Kunci utama mengatasi kekurangan zat besi tentu ada pada asupan harianmu.

Kamu bisa mulai dengan memperbanyak konsumsi makanan seperti daging merah, hati ayam, ikan, serta sayuran hijau seperti bayam dan kangkung.

Kacang-kacangan dan biji-bijian juga bisa jadi pilihan tambahan yang baik. Jangan hanya sesekali, pastikan makanan ini rutin hadir dalam menu harianmu agar kebutuhan zat besi tetap terpenuhi.

2. Kombinasikan dengan Vitamin C agar Penyerapan Maksimal

Banyak orang sudah makan makanan tinggi zat besi, tapi hasilnya belum maksimal karena penyerapan di tubuh kurang optimal.

Baca Juga: 3 Langkah Sederhana yang Bisa Membuat Hidup Lebih Sehat, Lebih Bahagia, dan Lebih Panjang

Di sinilah peran vitamin C jadi penting. Kamu bisa mengonsumsi buah seperti jeruk, jambu biji, atau tomat bersamaan dengan makanan kaya zat besi.

Kombinasi ini membantu tubuh menyerap zat besi lebih efektif, jadi manfaatnya benar-benar terasa.

3. Hindari Minum Teh atau Kopi Setelah Makan

Kebiasaan minum teh atau kopi setelah makan ternyata bisa menghambat penyerapan zat besi dalam tubuh.

Kandungan tanin dalam minuman tersebut dapat mengikat zat besi sehingga sulit diserap.

Kalau kamu ingin tetap minum, beri jeda sekitar 1–2 jam setelah makan agar nutrisi yang masuk tidak terbuang sia-sia.

Baca Juga: Kata-Kata yang Melemahkan: 11 Frasa yang Sering Diucapkan Bos yang Tidak Sehat Secara Emosional

4. Kenali Gejala Sejak Dini

Jangan tunggu sampai kondisi semakin parah. Kamu perlu peka terhadap tanda-tanda seperti mudah lelah, wajah pucat, jantung berdebar, atau kuku yang rapuh.

Dengan mengenali gejala lebih awal, kamu bisa segera mengambil langkah pencegahan sebelum berkembang menjadi anemia yang lebih serius.

5. Pertimbangkan Suplemen Jika Diperlukan

Jika dari makanan saja belum cukup, kamu bisa mempertimbangkan suplemen zat besi.

Namun, langkah ini sebaiknya dilakukan setelah berkonsultasi dengan tenaga medis agar dosisnya sesuai dengan kebutuhan tubuhmu. Jangan asal konsumsi, karena kelebihan zat besi juga bisa berdampak buruk.

6. Jaga Pola Hidup Seimbang

Selain makanan, gaya hidup juga berpengaruh besar. Pastikan kamu cukup istirahat, tidak begadang berlebihan, dan tetap aktif bergerak.

Baca Juga: Resep Pizza Kentang Homemade, Menu Sehat Tinggi Protein untuk Keluarga

Tubuh yang sehat akan lebih optimal dalam menyerap dan memanfaatkan nutrisi, termasuk zat besi.

EDITOR: Bayu Putra