JawaPos.com - Momen lebaran selalu identik dengan makan-makan, dan tersedianya berbagai hidangan khas bersantan seperti opor, gulai, rendang, yang dikonsumsi secara terus menerus dapat memicu kenaikan kolesterol.
Tidak hanya itu, aneka kue-kuean seperti nastar, kastengel, dan putri salju yang manis juga berpotensi meningkatkan kadar gula dalam darah.
Namun, bukan berarti anda merayakan momen lebaran dengan rasa was-was dan khawatir. Menurut Menteri Kesehatan Budi Gunawan Sadikin, perayaan lebaran tetap bisa dinikmati dengan nyaman tanpa perlu khawatir memunculkan gangguan kesehatan.
Salah satunya dengan menerapkan trik yang tepat saat mengkonsumsi hidangan lebaran.
Baca Juga: Akhir Maret 2026 Aquarius: Ujian Emosi, Momentum Bangkit, dan Stabilitas Finansial yang Menguat
Rangkaian tips sederhana ini berguna agar anda tidak kalap sekaligus menjaga tubuh tetap sehat dan ideal setelah lebaran, tanpa memikirkan resiko asam urat, kenaikan gula darah, dan kolesterol.
Berdasarkan informasi dari akun instagram @bgsadikin berikut cara cerdas ala Menkes Budi Gunawan Sadikin agar tetap bisa makan menikmati hidangan khas lebaran tanpa takut penyakit kambuh.
-
Perhatikan pola makan saat menyantap hidangan
Hidangan yang beragam saat momen lebaran dan halal bi halal bisa menjadi musuh setelah momen ini usai. Makanan yang bersantan dan tinggi lemak jenuh seperti rendang dan opor ayam dapat menjadi pemicu kolesterol yang naik signifikan.
Tips dan trik dari menkes budi gunadi sadikin adalah sebaiknya mengkonsumsi daging ayam atau sapi tanpa kuah santannya, serta imbangi juga dengan makanan tinggi serat dari sayur dan buah..
-
Cukupkan minum air mineral
Biasakan untuk mengkonsumsi air mineral sebelum menyantap makanan. Konsumsi air mineral, buah, serta sayur yang kaya serat sebelum makan dapat membantu menekan nafsu makan, sehingga anda merasa kenyang lebih cepat.
Ambil hidangan lebaran yang tinggi serat seperti salad buah, jus buah, lalapan, atau urap sebagai asupan makanan selama hari raya lebaran.
-
Atur porsi makan
Menteri kesehatan juga menjelaskan pentingnya mengontrol porsi makan, termasuk saat mengkonsumsi hidangan lebaran sekitar 2-3 potong saja.
Kemudian untuk kue lebaran seperti nastar, kastengel, dan putri salju sebaiknya dibatasi maksimal tiga buah per harinya.
-
Rutin melakukan aktivitas fisik
Meskipun aktivitas lebaran identik dengan kegiatan santai seperti makan-makan dan bersilaturahmi, namun aktivitas fisik perlu dilakukan. Seperti jalan santai, jogging, atau lari untuk membantu membakar kalori berlebih saat lebaran
-
Istirhat yang cukup
Padatnya agenda halal bi halal dan berkumpul bersama keluarga besar, sering memicu waktu istirahat yang terabaikan karena begadang.
Padahal, tidur yang cukup 7-8 jam semalam penting untuk dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat saat beraktivitas selama lebaran kali ini.