← Beranda
Ketahui 10 Manfaat dari Buah Kurma untuk Kesehatan: Kaya Antioksidan yang Menyehatkan Jantung dan Usus
Akhmad Iqbal Firmansyah• Rabu, 18 Maret 2026 | 23.21 WIB
Ilustrasi buah kurma. (Freepik)

JawaPos.com – Kurma adalah salah satu buah yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia terutama saat bulan puasa Ramadhan.

Buah ini telah menjadi bagian dari pola konsumsi banyak orang selama ribuan tahun lamanya.

Kurma sangat disukai karena memiliki rasa manis alami serta kandungan nutrisi yang sangat tinggi.

Baca Juga: Manis dan Menyembuhkan: 7 Alasan Mengapa Buah Kurma Wajib Masuk Menu Harian Anda

Selain menjadi makanan populer saat bulan Ramadhan, kurma juga sering disebut sebagai superfood alami.

Ini karena kurma memiliki kandungan berbagai vitamin, mineral, serat, dan antioksidan yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Dilansir dari Very Well Health, inilah sepuluh manfaat dari buah kurma yang bagus untuk kesehatan jantung dan usus.

Baca Juga: Sayang untuk Dilewatkan, Ini 9 Manfaat Kesehatan Buah Kurma yang Akan Mengubah Hidup Anda

1.     Kaya Nutrisi Penting

Kurma memiliki kandungan nutrisi yang sangat baik untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Buah ini mengandung banyak nutrisi yaitu karbohidrat alami, serat, vitamin, dan berbagai mineral penting.

Nutrisi seperti kalium, magnesium, kalsium, zat besi, dan vitamin B6 banyak terkandung dalam buah kurma.

Selain itu, sebagian besar kalori dalam kurma berasal dari gula alami seperti glukosa dan fruktosa yang dapat menjadi sumber energi bagi tubuh.

Dengan kandungan nutrisinya yang lengkap, kurma sering dijadikan camilan sehat untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi harian.

2.     Sumber Serat Alami

Salah satu manfaat terbesar dari kurma adalah kandungan seratnya yang cukup tinggi yang dapat menjaga kesehatan pencernaan.

Dalam beberapa buah kurma saja sudah terdapat sekitar 4 gram serat yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.

Ini karena serat sangat dibutuhkan oleh tubuh untuk mencegah sembelit, melancarkan buang air besar, dan menjaga kesehatan usus.

Dengan mengkonsumsi kurma secara rutin dalam jumlah yang cukup, sistem pencernaan dapat bekerja lebih optimal.

3.     Memiliki Antioksidan Tinggi

Kurma juga kaya akan berbagai antioksidan alami seperti flavonoid, karotenoid, dan senyawa fenolik.

Kandungan antioksidan ini berfungsi untuk melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas.

Ini karena radikal bebas sangat berbahaya untuk tubuh, menyebabkan berbagai penyakit seperti jantung, diabetes, kanker, dan penuaan dini.

Dengan mengkonsumsi makanan kaya antioksidan seperti kurma, risiko kerusakan sel dapat dikurangi.

4.     Efek Anti-inflamasi

Senyawa alami dalam kurma memiliki sifat anti-inflamasi atau anti-peradangan yang membuat tubuh tetap sehat dan bugar.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa senyawa fenolik dalam kurma dapat membantu mengurangi peradangan dalam tubuh.

Ini karena peradangan kronis dapat menyebabkan berbagai penyakit serius seperti diabetes, penyakit jantung, hingga kanker.

Jadi, cobalah untuk mengkonsumsi kurma secara teratur karena dapat membantu mencegah tubuh mengalami peradangan.

5.     Mencegah Resiko Terkena Tumor

Beberapa penelitian laboratorium menunjukkan bahwa senyawa dalam kurma memiliki aktivitas anti-tumor.

Senyawa ini diyakini dapat membantu menghambat perkembangan sel kanker melalui mekanisme tertentu dalam tubuh.

Meskipun masih perlu pengujian terlebih jauh, tapi kurma bisa menjadi salah satu alternatif untuk mencegah resiko terkena tumor.

6.     Menjaga Kesehatan Jantung

Kurma mengandung kalium yang cukup tinggi serta kadar natrium yang rendah sehingga dapat menjaga kesehatan jantung.

Kombinasi ini sangat baik untuk membantu menjaga kesehatan jantung jika dikonsumsi secara teratur.

Ini karena kalium berperan penting dalam mengontrol tekanan darah, menjaga keseimbangan cairan tubuh, dan membantu fungsi otot dan saraf.

Selain itu, serat dalam kurma juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

7.     Memiliki Indeks Glikemik Rendah

Meskipun rasanya sangat manis, kurma memiliki indeks glikemik yang relatif rendah sehingga tubuh tidak akan merasakan efek apapun.

Ini menjadikan kurma tidak menyebabkan lonjakan gula darah secara drastis jika dikonsumsi dalam jumlah yang wajar.

Oleh karena itu, kurma masih bisa menjadi pilihan camilan bagi penderita diabetes, selama tetap memperhatikan porsi konsumsi.

8.     Membantu Persalinan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengkonsumsi kurma pada minggu-minggu terakhir kehamilan dapat membantu mempermudah proses persalinan.

Ini karena kurma dipercaya dapat meningkatkan aktivitas hormon oksitosin yang berperan dalam kontraksi saat persalinan.

Jadi, kurma bisa menjadi salah satu alternatif untuk membantu ibu hamil agar dapat mempermudah persalinannya.

9.     Mendukung Kesehatan Tulang

Kurma mengandung beberapa mineral penting seperti kalsium dan magnesium yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang.

Mineral penting ini dapat memperkuat tulang, menjaga kepadatan tulang, dan mengurangi risiko osteoporosis.

Oleh karena itu, kurma bisa menjadi tambahan makanan yang baik untuk menjaga kesehatan tulang.

10.  Mendukung Fungsi Otak

Beberapa penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kurma memiliki potensi untuk melindungi kesehatan otak.

Ini karena senyawa antioksidan di dalamnya dapat membantu mengurangi peradangan pada otak.

Oleh karena itu, kurma berpotensi membantu menurunkan risiko penyakit neurodegeneratif seperti Alzheimer dan Parkinson.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho