← Beranda
Penuh Nutrisi Meski Pahit, Inilah 5 Manfaat Mengonsumsi Pare Bagi Kesehatan
Ahmad Harsya AlindraKamis, 2 Oktober 2025 | 21.26 WIB
Ilustrasi buah pare yang sudah dipotong dan siap diolah. (Freepik)

JawaPos.com - Pare atau Momordica charantia adalah buah yang memiliki rasa pahit khas, tetapi kaya akan nutrisi dan manfaat kesehatan. Tanaman ini termasuk dalam keluarga labu-labuan (Cucurbitaceae) dan banyak dibudidayakan di daerah tropis, termasuk Indonesia.

Buahnya berbentuk lonjong dengan permukaan berkerut-kerut, berwarna hijau saat muda, dan akan berubah menjadi kuning-oranye ketika matang. Pare biasa diolah menjadi berbagai hidangan seperti tumisan, sayur bening, atau lalapan.

Di beberapa daerah, pare digunakan sebagai media pengobatan tradisional dari bahan alami. Sebagai contoh, di wilayah selatan Jepang pare kerap dimanfaatkan sebagai obat pencahar dan obat cacing. Sementara di India, buah pare digunakan untuk membantu mengatasi diabetes, asam urat, dan gangguan pada liver.

Nutrisi yang Terkandung dalam Pare

Pare dikenal kaya akan nutrisi dan memiliki beragam khasiat bagi kesehatan, sehingga sering dimanfaatkan dalam pengobatan alami. Dikutip dari Halodoc, data dari FatSecret menjelaskan jika dalam setiap 100 gram pare mentah terkandung sekitar 17 gram kalori, 4 gram karbohidrat, 1 gram protein, dan 0,2 gram lemak.

Sayuran ini juga kaya akan serat dengan kandungan 2,6 gram, serta mengandung vitamin C sebanyak 84,4 mg atau sekitar 140% dari kebutuhan harian. Selain itu, pare menyediakan 0,6 mg zat besi, 19 mg kalsium, dan 319 mg kalium yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh.

Manfaat Jika Mengonsumsi Pare

Kandungan nutrisi dalam pare membuat buah ini memiliki banyak khasiat untuk mendukung kesehatan tubuh. Dikutip dari HelloSehat, beberapa manfaat pare yang bisa diperoleh antara lain:

1. Menstabilkan Gula Darah

Pare mengandung magnesium yang berperan penting dalam mengoptimalkan fungsi hormon insulin. Menurut World Journal of Diabetes, penderita diabetes tipe 2 sering dikaitkan dengan rendahnya kadar magnesium dalam tubuh.

Asupan magnesium dari pare dapat membantu meningkatkan kinerja insulin dalam mengatur kadar gula darah, sehingga menjadikannya pilihan makanan yang baik bagi penderita diabetes.

Selain itu, pare juga mampu mencegah penumpukan glukosa dalam darah dengan memindahkannya ke hati, otot, dan jaringan lemak. Namun, perlu diingat bahwa manfaat pare ini tidak dapat menggantikan pengobatan pra-diabetes atau diabetes yang diresepkan oleh dokter.

Baca Juga: Mengenal Leigh Syndrome: Gangguan Genetik Langka yang Memengaruhi Harapan Hidup Anak

2. Menjaga Kesehatan Mata

Pare memiliki senyawa flavonoid di antaranya alfa-karoten, beta-karoten, lutein, dan zeaxanthin, yang bermanfaat untuk menjaga kesehatan mata. Kandungan tersebut juga dapat membantu menurunkan risiko katarak dan glaukoma yang sering muncul sebagai komplikasi diabetes.

Dengan demikian, pare memiliki manfaat dalam meningkatkan fungsi penglihatan, khususnya pada rabun senja, serta membantu memperlambat terjadinya degenerasi makula.

3. Meredakan Asma dan Gangguan Pernapasan

Pare memiliki sifat antihistamin, antiinflamasi, serta antivirus yang dapat membantu mencegah berbagai gangguan pernapasan ringan, seperti batuk, flu, dan pilek.

Pada masa pengobatan tradisional, di Tiongkok jus pare juga dimanfaatkan untuk meredakan masalah pernapasan tertentu, termasuk batuk kering, bronkitis, dan asma. Pare cocok dijadikan sebagai pilihan makanan tambahan untuk mendukung kesehatan saluran pernapasan.

4. Meringankan Berbagai Masalah Kulit

Pare juga bermanfaat sebagai terapi alternatif untuk berbagai masalah kulit yang disebabkan oleh infeksi jamur maupun bakteri. Kandungan antijamur dan antibakteri pada daun pare dapat membantu mengatasi gangguan kulit, seperti kurap (ringworm) dan kudis (scabies).

Cara menggunakannya adalah dengan mengoleskan ekstrak daun pare pada area yang terkena. Selain itu, sifat antiinflamasi dalam buah pare efektif untuk menghambat aktivitas enzim guanylate cyclase, yang berperan dalam memperparah gejala psoriasis.

5. Memelihara Daya Tahan Tubuh

Walau memiliki rasa pahit, pare ternyata kaya akan vitamin C. Vitamin C tersebut berperan sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan berbagai penyakit akibat radikal bebas. Hal ini akan membentuk daya tahan tubuh yang lebih kuat terhadap serangan penyakit. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah