← Beranda
10 Rekomendasi Olahraga Low Impact Untuk Semua Usia yang Aman, Mudah, dan Menyehatkan
Rhea Febriani TritamiRabu, 1 Oktober 2025 | 06.25 WIB
Olahraga low impact bisa dilakukan oleh segala usia. (jcomp/Freepik)

JawaPos.com - Olahraga low impact untuk semua usia adalah pilihan tepat bagi siapa saja yang ingin tetap aktif dan sehat tanpa membebani persendian. 

Aktivitas ini cocok untuk anak muda, orang dewasa, hingga lansia karena mampu menjaga kebugaran, meningkatkan kekuatan otot, serta mendukung kesehatan mental. 

Berikut adalah beberapa rekomendasi olahraga low impact yang bisa kamu coba seperti dirangkum dari laman Harvard Health Publishing dan Henry Ford.

Baca Juga: Terlalu Lama Pakai Gadget, Ini 10 Efek Blue Light pada Pola Tidur yang Mengganggu Kualitas Istirahat

1. Jalan Kaki

Jalan kaki adalah olahraga sederhana namun sangat efektif. Aktivitas ini tidak membutuhkan alat khusus, hanya sepatu yang nyaman. 

Dengan berjalan 30 menit setiap hari, tubuh akan mendapatkan banyak manfaat seperti menjaga kesehatan jantung, memperkuat tulang, serta membantu menurunkan kadar kolesterol. 

Karena gerakannya ringan, jalan kaki menjadi olahraga low impact untuk semua usia yang paling mudah dilakukan.

Baca Juga: Ini Dia 7 Ritual Pagi Sehat Ala Minimalist Wellness untuk Hidup Lebih Tenang

2. Berenang

Berenang dikenal sebagai salah satu latihan terbaik untuk seluruh tubuh. Air memberikan daya apung yang mengurangi tekanan pada persendian, sehingga cocok untuk penderita nyeri lutut atau arthritis. 

Selain melatih otot, berenang juga meningkatkan kapasitas paru-paru dan menenangkan pikiran. Dr. I-Min Lee dari Harvard Medical School menyebut berenang sebagai olahraga ideal untuk mereka yang ingin tetap bugar tanpa risiko cedera.

3. Tai Chi

Tai chi adalah seni bela diri asal Tiongkok yang sering disebut sebagai “meditasi dalam gerakan”. 

Gerakannya lambat, lembut, dan mengalir, sehingga aman bagi semua usia, terutama lansia. 

Latihan ini meningkatkan keseimbangan, fleksibilitas, serta melatih konsentrasi. Tai chi sangat penting untuk menjaga keseimbangan karena seiring bertambahnya usia, risiko jatuh semakin tinggi.

4. Yoga

Yoga merupakan olahraga yang menggabungkan postur tubuh, pernapasan, dan meditasi. Manfaatnya meliputi peningkatan fleksibilitas, kekuatan inti, hingga pengurangan stres. 

Bagi pemula, banyak kelas yoga low impact yang aman untuk pemula hingga lansia. Tidak hanya menyehatkan tubuh, yoga juga menenangkan pikiran sehingga mendukung kesehatan mental.

5. Bersepeda

Baik menggunakan sepeda statis maupun bersepeda di luar ruangan, aktivitas ini sangat ramah persendian. 

Gerakan mengayuh membantu memperkuat otot kaki dan meningkatkan daya tahan tubuh. Selain itu, bersepeda juga efektif membakar kalori tanpa memberikan tekanan berlebih pada lutut.

Inilah sebabnya bersepeda sering direkomendasikan sebagai olahraga low impact untuk semua usia.

6. Latihan Kekuatan Ringan

Banyak orang mengira latihan kekuatan selalu identik dengan beban berat. Faktanya, menggunakan beban ringan atau hanya berat tubuh sendiri sudah cukup untuk menjaga massa otot. 

Latihan sederhana seperti squat, push-up ringan, atau menggunakan resistance band bisa menjaga kekuatan otot sekaligus meningkatkan metabolisme tubuh.

7. Menari atau Ballroom Dancing

Menari adalah bentuk olahraga low impact yang menyenangkan. Gerakan menari, terutama ballroom dancing, melibatkan kelenturan, keseimbangan, dan koordinasi tubuh. 

Selain itu, menari juga memberikan manfaat sosial karena dilakukan bersama pasangan atau kelompok. Aktivitas ini cocok bagi mereka yang ingin tetap aktif sambil bersenang-senang.

8. Rowing (Dayung)

Rowing adalah olahraga yang melibatkan otot atas dan bawah tubuh secara bersamaan. 

Gerakan mendayung memberikan latihan kardiovaskular yang efektif tanpa membebani sendi. 

Baik dilakukan dengan mesin dayung di gym maupun di perairan terbuka, rowing menjadi rekomendasi olahraga low impact yang mampu melatih kekuatan serta daya tahan tubuh.

9. Elliptical

Mesin elliptical mensimulasikan gerakan berlari atau menaiki tangga tanpa memberikan hentakan keras pada persendian. 

Olahraga ini sangat cocok untuk orang yang suka berlari tapi ingin menghindari cedera lutut. 

Dengan gerakan berulang yang halus, elliptical membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular sekaligus membakar kalori.

10. Kegel Exercise

Meskipun tidak terlihat dari luar, kegel sangat penting untuk memperkuat otot dasar panggul. 

Latihan ini membantu mencegah inkontinensia urin dan sangat bermanfaat baik untuk wanita maupun pria. 

Karena bisa dilakukan kapan saja tanpa peralatan, kegel termasuk dalam daftar olahraga low impact untuk semua usia yang praktis dan penuh manfaat.

Dari jalan kaki hingga kegel, ada banyak pilihan olahraga low impact untuk semua usia yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi tubuh. 

Dengan melakukan salah satu atau kombinasi dari beberapa aktivitas di atas secara rutin, kamu bisa menjaga kesehatan jantung, otot, dan mental tanpa harus khawatir akan cedera. 

Jadi, pilih aktivitas favoritmu dari daftar rekomendasi olahraga low impact ini dan mulai bergerak lebih sehat setiap hari.

EDITOR: Hanny Suwindari