JawaPos.com - Penyakit jantung masih menjadi penyebab utama kematian, termasuk di Indonesia yang mencatat satu dari tiga kematian terkait dengan gangguan kardiovaskular. Menyambut Hari Jantung Sedunia, para ahli menegaskan bahwa ada lima kebiasaan sederhana namun sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung agar tetap prima.
Menurut Dr Vipada Sae-Lao, Nutrition Education and Training Lead Asia Pasifik Herbalife, memahami cara kerja sistem kardiovaskular merupakan langkah pertama untuk melindungi jantung.
“Meski hanya seukuran kepalan tangan, jantung adalah otot luar biasa yang menggerakkan seluruh tubuh. Setiap detak memompa darah beroksigen sekaligus membersihkan limbah dari tubuh,” ujarnya, Minggu (28/9).
Berikut lima kebiasaan yang dapat dilakukan sehari-hari untuk memperkuat sekaligus menjaga kesehatan jantung:
1. Pilih Pola Makan Sehat untuk Jantung
Makanan utuh seperti buah, sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, dan protein sehat menjadi kunci utama. Lemak sehat dari minyak zaitun, alpukat, ikan berlemak, hingga biji-bijian mampu menurunkan risiko penyakit jantung.
Sebaliknya, batasi konsumsi lemak trans, lemak jenuh, gula, dan garam berlebihan karena dapat memicu obesitas, diabetes, serta tekanan darah tinggi yang berujung pada gangguan jantung.
2. Tetap Aktif dan Tidur Cukup
Olahraga teratur selama 30 menit sehari—seperti jalan cepat, bersepeda, atau berenang—mampu melancarkan sirkulasi darah, menjaga berat badan ideal, sekaligus menyehatkan jantung.
Selain itu, tidur berkualitas 7–9 jam per malam juga tidak kalah penting untuk memberi waktu pemulihan optimal bagi tubuh.
3. Kurangi Risiko dengan Hindari Rokok dan Alkohol
Merokok terbukti merusak dinding pembuluh darah serta meningkatkan risiko stroke hingga 30 persen, termasuk pada perokok pasif. Alkohol berlebihan juga dapat memicu hipertensi dan obesitas.
Mengurangi atau berhenti dari dua kebiasaan ini menjadi salah satu cara paling efektif untuk menurunkan risiko penyakit jantung.
4. Kelola Stres dengan Baik
Stres kronis dapat meningkatkan tekanan darah, kadar kolesterol, bahkan mendorong kebiasaan tidak sehat seperti makan berlebihan atau merokok.
Aktivitas seperti yoga, meditasi, pernapasan dalam, atau sekadar melakukan hobi terbukti membantu menurunkan hormon stres sekaligus melindungi kesehatan jantung.
5. Pantau Indikator Kesehatan Secara Rutin
Memeriksa tekanan darah, kolesterol, dan kadar gula darah secara berkala menjadi langkah preventif yang penting.
Kini, teknologi seperti jam pintar dan pelacak kebugaran bisa membantu memantau detak jantung, kualitas tidur, hingga aktivitas harian secara real-time, sehingga risiko penyakit dapat dideteksi lebih awal.
Dr Vipada menegaskan, perubahan kecil dapat memberi dampak besar.
“Di era serba cepat ini, setiap langkah menuju gaya hidup sehat berarti investasi untuk masa depan yang lebih baik. Bahkan kebiasaan kecil bisa menciptakan jantung yang lebih kuat dan tubuh yang lebih sehat,” tutupnya.