← Beranda
Bahaya Duduk Terlalu Lama bagi Kesehatan Tubuh, Apa Saja?
Aufi Rizqy AmaliaJumat, 26 September 2025 | 06.22 WIB
Ilustrasi sakit pinggang akibat terlalu lama duduk (dok. freepik.com)

JawaPos.com — Di zaman modern ini, banyak pekerjaan atau aktivitas sehari-hari mengharuskan kita duduk selama berjam-jam. 

Sayangnya, kebiasaan tersebut ternyata membawa dampak negatif yang cukup serius bagi kesehatan tubuh jika dilakukan terus-menerus tanpa disertai langkah pencegahan.

Risiko Kesehatan dari Duduk Terlalu Lama

Duduk terlalu lama bisa melambatkan metabolisme tubuh, sehingga tubuh kurang efisien membakar kalori dan mengatur gula darah. 

Menurut artikel alodokter.com, kebiasaan ini juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko obesitas, diabetes tipe 2, hingga gangguan fungsi tubuh seperti kaku otot dan nyeri punggung. 

Selain itu, duduk berjam-jam dapat menyebabkan gangguan pembekuan darah di vena dalam, terutama di kaki. 

Dilansir dari halodoc.com, gaya hidup sangat minim gerak meningkatkan kemungkinan terjadinya trombosis vena dalam (deep vein thrombosis). 

Baca Juga: Percaya Diri Bisa Terlihat dari Cara Duduk, Ini Arti Posisi Tubuh yang Sering Kamu Lakukan Sehari-hari

Dampak pada Otot, Sendi, dan Postur

Tidak hanya sistem metabolik dan peredaran darah, otot dan sendi juga ikut merasakan dampaknya. 

Duduk terlalu lama membuat otot fleksor pinggul menjadi pendek, yang kemudian memberi tekanan berlebihan pada sendi pinggul dan tulang belakang. 

Selain itu, postur duduk yang salah—misalnya membungkuk, menyilangkan kaki, atau condong ke depan—dapat memperburuk masalah punggung dan leher. 

Posisi duduk yang tidak ideal menambah beban pada tulang belakang dan meningkatkan kecenderungan nyeri pinggul.  

Baca Juga: 6 Cara Efektif Mengatasi Sakit Punggung Akibat Duduk Terlalu Lama

Cara Mengurangi Risiko

Berikut beberapa langkah praktis yang bisa diterapkan agar efek buruk dari duduk terlalu lama bisa diminimalkan:

1. Beristirahat secara berkala 

Bangun dan berjalan atau melakukan peregangan setiap 30 menit sekali.

2. Gunakan kursi ergonomis 

Kursi yang mendukung postur punggung dan sandaran yang benar membantu mengurangi beban.  

3. Perbaiki posisi duduk 

Duduk dengan punggung lurus, kaki menapak, dan hindari menyilangkan kaki agar aliran darah tidak terganggu.

4. Aktivitas fisik tambahan 

Meskipun duduk banyak, upayakan olahraga ringan seperti jalan kaki, peregangan, atau latihan kekuatan minimal beberapa kali seminggu.

Duduk mungkin terasa nyaman dan wajar dalam rutinitas modern, tapi kebiasaan itu tidak seharusnya jadi penyebab kesehatanmu menurun perlahan. 

Dengan menyadari risikonya dan menerapkan langkah sederhana di atas, kamu bisa menjaga tubuh tetap aktif, otot tetap kuat, dan kesehatan menyeluruh tetap terjaga. Tubuh kita dirancang untuk bergerak — jadi, ajaklah ia untuk tidak diam terlalu lama.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho