JawaPos.com – Stretch mark adalah guratan pada kulit yang sering muncul di area tubuh yang banyak menyimpan lemak, seperti paha, bokong, lengan atas, hingga perut.
Guratan ini biasanya muncul karena kulit mengalami peregangan yang cukup cepat, misalnya saat berat badan naik, hamil, atau saat masa pubertas.
Di awal kemunculannya, stretch mark biasanya berwarna merah muda atau ungu. Namun, seiring waktu dan proses regenerasi kulit, warnanya akan memudar menjadi putih atau keperakan.
Walaupun tidak berbahaya bagi kesehatan, stretch mark seringkali membuat seseorang kurang percaya diri, terutama ketika muncul di area paha.
Baca Juga: 7 Weton Kaya di Usia Senja: Primbon Jawa Ungkap Energi Rezeki, Warisan, dan Puncak Kemakmuran Besar!
Penyebab Stretch Mark di Paha
Dilansir dari kanal YouTube Kata Dokter pada Selasa 30 November 2021, dr. Ekles Senduk, D.AAAM, M.Kes menyebutkan ada beberapa faktor yang bisa memicu munculnya stretch mark, di antaranya:
- Perubahan berat badan drastis
Faktor ini bisa disebabkan karena kenaikan atau penurunan berat badan yang cepat sehingga membuat kulit meregang terlalu cepat.
- Kehamilan
Faktor ini selalu dialami oleh ibu hamil dan biasanya area-area yang terkena stretch mark adalah kulit perut, paha, dan bokong.
- Masa pubertas
Faktor ini biasanya dialami oleh kaum remaja. Hal ini disebabkan karena pertumbuhan tubuh yang pesat sehingga bisa memicu peregangan pada kulit.
- Faktor genetik
Faktor ini disebabkan jika orang tua atau keluarga memiliki stretch mark, maka kemungkinan anak juga akan mengalaminya.
- Warna kulit cerah
Faktor ini bisa memunculkan stretch mark karena biasanya orang yang memiliki warna kulit cerah maka guratan akan terlihat lebih jelas.
Cara Mencegah Stretch Mark
Mencegah tentu lebih baik daripada mengobati. Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menjaga kulit tetap elastis antara lain:
- Menjaga berat badan ideal agar tidak terjadi peregangan kulit yang tiba-tiba.
- Menerapkan pola makan sehat, dengan mengonsumsi makanan kaya vitamin, mineral, dan buah-buahan.
- Minum cukup air untuk mencegah kulit dehidrasi, karena kulit kering lebih mudah mengalami stretch mark.
- Menggunakan pelembab (moisturizer), terutama bagi ibu hamil, pada area yang rentan mengalami peregangan seperti perut, paha, dan bokong.
Cara Menghilangkan Stretch Mark di Paha
Walau stretch mark sulit dihilangkan sepenuhnya, ada beberapa metode yang bisa membantu memudarkan guratan dan membuat kulit terlihat lebih halus, seperti:
- Penggunaan krim atau minyak khusus yang mengandung retinol, vitamin E, atau asam hialuronat.
- Perawatan alami seperti pijat dengan minyak zaitun atau minyak almond yang dapat membantu menjaga elastisitas kulit.
- Perawatan medis, misalnya terapi laser atau microneedling, yang bekerja dengan merangsang regenerasi kulit sehingga tekstur kulit jadi lebih rata.
Stretch mark di paha memang umum dialami banyak orang dan bukan masalah kesehatan serius. Namun, guratan ini bisa mengganggu penampilan dan rasa percaya diri.
Dengan menjaga pola hidup sehat, merawat kulit secara rutin, dan memilih perawatan medis bila diperlukan, stretch mark bisa tampak lebih samar dan kulit tetap terlihat sehat.