JawaPos.com - Usia merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi kemungkinan seseorang terkena kanker payudara. Semakin bertambah usia, risiko terjadinya kanker payudara juga meningkat.
Kanker payudara terjadi ketika sel-sel di jaringan payudara tumbuh secara tidak terkendali hingga membentuk tumor. Jika tumor tersebut bersifat ganas, ia bisa menyebar ke jaringan sekitar bahkan ke bagian tubuh yang jauh. Meski begitu, deteksi dini dan penanganan cepat dapat sangat membantu mencegah perkembangan kanker yang lebih serius.
Risiko kanker payudara meningkat seiring pertambahan usia karena sel tubuh lebih rentan mengalami perubahan abnormal. Data menunjukkan bahwa kanker payudara paling sering terdiagnosis pada perempuan berusia di atas 50 tahun.
Berdasarkan laporan National Cancer Institute (NCI), sebagian besar kasus terjadi pada rentang usia 55-64 tahun. Dari data 2012–2016, usia median diagnosis kanker payudara pada perempuan adalah 62 tahun.
Risiko pada Berbagai Kelompok Usia
Dilansir melalui Medical News Today, meskipun risikonya lebih tinggi setelah usia 50 tahun, perempuan yang lebih muda juga tetap bisa mengalami kanker payudara. Kemungkinan seorang perempuan didiagnosis kanker payudara dalam 10 tahun ke depan adalah:
- 1 dari 227 (0,44%) pada usia 30 tahun
- 1 dari 68 (1,47%) pada usia 40 tahun
- 1 dari 42 (2,38%) pada usia 50 tahun
- 1 dari 28 (3,56%) pada usia 60 tahun
- 1 dari 26 (3,82%) pada usia 70 tahun
Jika dilihat dari total kasus pada 2012–2016, distribusi usia penderita adalah:
- 1,9% pada usia 20-34 tahun
- 8,4% pada usia 35-44 tahun
- 20,1% pada usia 45-54 tahun
- 25,6% pada usia 55-64 tahun
- 24,8% pada usia 65-74 tahun
- 13,7% pada usia 75-84 tahun
- 5,6% pada usia 85 tahun ke atas
Baca Juga: 5 Fakta tentang Mpok Alpa yang Meninggal Akibat Kanker Payudara
Faktor Risiko Lain Selain Usia
1. Kepadatan Jaringan Payudara
Payudara dengan jaringan lebih padat (bukan lemak) cenderung memiliki risiko lebih tinggi.
2. Mutasi Genetik
Mutasi gen BRCA1 dan BRCA2 dapat meningkatkan risiko hingga 70% sebelum usia 80 tahun, serta menambah kemungkinan kanker ovarium.
3. Riwayat Keluarga
Risiko hampir dua kali lipat jika ada kerabat tingkat pertama (orang tua, saudara, anak) yang terkena kanker payudara, dan tiga kali lipat jika ada dua kerabat tingkat pertama yang mengalaminya.
4. Riwayat Menstruasi dan Reproduksi
Menstruasi terlalu dini (sebelum usia 12) atau menopause terlambat (setelah usia 55) meningkatkan paparan hormon estrogen dan progesteron, sehingga memperbesar risiko. Belum pernah melahirkan atau melahirkan pertama kali setelah usia 30 juga berisiko. (*)