← Beranda
Dua Anak Dapat Memberikan 7 Manfaat Terbaik bagi Kesehatan Mental Wanita
Nurul FitriyahSenin, 17 Maret 2025 | 02.49 WIB
Ilustrasi wanita dengan dua anak. (Dok. Freepik)

JawaPos.com – Memiliki anak membawa perubahan dalam kehidupan, termasuk dalam aspek emosional dan psikologis. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa dua anak dapat memberikan manfaat terbaik bagi kesehatan mental wanita.

Kesehatan mental mengacu pada kondisi emosional, psikologis, dan sosial seseorang yang mempengaruhi cara berpikir, merasakan, serta bertindak dalam kehidupan sehari-hari.

Mengetahui manfaat memiliki dua anak membantu dalam pengambilan keputusan terkait keluarga. Hal ini juga memberikan wawasan mengenai dampaknya terhadap keseimbangan emosional.

Berikut penjelasan mengenai dua anak dapat memberikan 7 manfaat terbaik bagi kesehatan mental wanita dilansir dari laman Psypost oleh JawaPos.com, Minggu (16/3):

1. Risiko Gangguan Bipolar Berkurang

Penelitian menunjukkan bahwa memiliki dua anak dapat menurunkan risiko gangguan bipolar pada wanita. Studi dari UK Biobank menemukan bahwa wanita yang melahirkan cenderung memiliki kesehatan mental lebih baik dibandingkan mereka yang tidak melahirkan.

Data menunjukkan bahwa risiko gangguan bipolar menurun sekitar 30% pada kelompok ini. Penurunan risiko ini diduga terkait dengan perubahan hormon yang terjadi selama kehamilan dan setelah persalinan.

Hormon seperti oksitosin dan estrogen dapat membantu mengatur suasana hati serta mengurangi stres. Faktor psikososial seperti peran sebagai ibu juga berkontribusi terhadap keseimbangan emosional.

2. Depresi Berat Lebih Jarang Terjadi

Wanita yang memiliki dua anak menunjukkan tingkat depresi berat yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak melahirkan. Studi menemukan bahwa memiliki anak dapat memberikan perlindungan emosional yang lebih baik dalam jangka panjang.

Perubahan biologis akibat kehamilan dan menyusui diduga berperan dalam mengurangi gejala depresi. Peran sebagai ibu dapat meningkatkan rasa tujuan hidup dan keterhubungan sosial.

Memiliki dua anak juga memberikan keseimbangan dalam tanggung jawab, sehingga tekanan psikologis lebih terkelola. Interaksi dengan anak dapat meningkatkan pelepasan hormon kebahagiaan yang membantu menjaga kestabilan emosional.

Baca Juga: Udara Dingin, Bikin Pilek. Ini Tips Untuk Atasi Flu Ringan Biar Enggak Makin Parah

3. Efek Perlindungan Optimal Dua Anak

Penelitian menemukan bahwa efek perlindungan kesehatan mental paling optimal terjadi pada wanita dengan dua anak. Risiko gangguan bipolar dan depresi berat menurun seiring bertambahnya jumlah anak hingga dua.

Setelah dua anak, efek perlindungan tampaknya mencapai batas maksimum dan tidak bertambah signifikan. Beberapa studi bahkan menemukan sedikit peningkatan risiko gangguan mental pada wanita dengan lebih dari dua anak.

Hal ini kemungkinan disebabkan oleh meningkatnya beban tanggung jawab dan tekanan ekonomi. Keseimbangan antara jumlah anak dan kesehatan mental menjadi faktor yang penting.

4. Perubahan Hormon Memberikan Dampak Positif

Kehamilan dan persalinan menyebabkan perubahan hormon yang berdampak pada kesehatan mental wanita. Hormon oksitosin yang meningkat saat menyusui dapat mengurangi stres dan meningkatkan perasaan bahagia.

Estrogen juga berperan dalam mengatur suasana hati dan menjaga fungsi otak yang sehat. Selain faktor biologis, keterlibatan dalam perawatan anak dapat meningkatkan rasa keterhubungan sosial.

Interaksi positif dengan anak juga dapat meningkatkan hormon dopamin yang berperan dalam kebahagiaan. Kombinasi faktor biologis dan psikologis ini membantu mengurangi risiko gangguan mental.

5. Dukungan Sosial Lebih Stabil

Memiliki dua anak memungkinkan hubungan sosial yang lebih stabil bagi seorang ibu. Dengan dua anak, dukungan dari pasangan, keluarga, dan lingkungan lebih mudah terjalin dibandingkan dengan jumlah anak yang lebih banyak.

Beban emosional dapat terbagi secara seimbang, sehingga tidak terlalu membebani satu pihak. Wanita dengan dua anak lebih mungkin menerima dukungan dari komunitas atau kelompok ibu.

Rasa kebersamaan dalam menjalani peran sebagai orang tua dapat mengurangi stres dan meningkatkan kesehatan psikologis. Dukungan emosional yang konsisten memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan mental.

6. Keseimbangan Hidup Lebih Terjaga

Dua anak memberikan keseimbangan antara tanggung jawab keluarga dan kehidupan pribadi. Beban pengasuhan masih dapat dikelola dengan baik tanpa mengorbankan waktu untuk pekerjaan atau kegiatan pribadi.

Wanita dengan dua anak memiliki kesempatan lebih besar untuk tetap aktif secara sosial dan profesional. Pengaturan waktu dan energi menjadi lebih efisien, memungkinkan pengelolaan stres yang lebih baik.

Kualitas hubungan dengan pasangan cenderung lebih stabil dibandingkan dengan mereka yang memiliki lebih banyak anak. Dengan keseimbangan ini, kesehatan mental dapat tetap terjaga dalam jangka panjang.

7. Faktor Sosial dan Ekonomi Berpengaruh

Studi menunjukkan bahwa wanita dengan dua anak cenderung lebih stabil secara finansial dibandingkan mereka yang memiliki lebih banyak anak. Beban ekonomi yang tidak terlalu besar membantu mengurangi tekanan psikologis dalam memenuhi kebutuhan keluarga.

Dengan jumlah anak yang lebih sedikit, perhatian dan sumber daya dapat lebih terfokus pada setiap anak. Pendidikan dan kesehatan anak juga lebih mudah terjamin, memberikan ketenangan pikiran bagi orang tua.

Faktor sosial seperti penerimaan di lingkungan juga dapat berkontribusi terhadap kesehatan mental. Kombinasi aspek sosial dan ekonomi ini menjadi faktor penting dalam hubungan antara jumlah anak dan kesehatan mental.

Memahami hubungan antara jumlah anak dan kesehatan mental memberikan wawasan berharga dalam perencanaan keluarga. Temuan ini dapat menjadi bahan pertimbangan bagi wanita dalam menentukan jumlah anak yang diinginkan. (*)

EDITOR: Siti Nur Qasanah