← Beranda
11 Manfaat Daun Kelor untuk Kesehatan, Membawa Pengaruh Baik bagi Sistem Peredaran Darah Kita
Noer Fajriyatul MaslahahMinggu, 9 Juni 2024 | 13.40 WIB
Manfaat daun kelor bagi kesehatan tubuh, terutama pada sistem peredaran darah. (sumber: pixabay)

JawaPos.com – Daun kelor atau ada pula yang menyebutnya merunggai adalah salah satu jenis tanaman dengan banyak manfaat.

Kelor menjadi daun yang sangat bermanfaat karena memiliki kandungan nutrisi dan senyawa bioaktif yang sangat banyak, seperti karbohidrat, serat, asam amino, vitamin dan mineral.

Dilansir dari laman Good Housekeeping, kelor sudah menjadi salah satu bahan untuk pengobatan sejak zaman dahulu.

Para orang-orang kuno di Yunani dan Roma meyakini daun kelor dapat menjadi sumber energi dan kekuatan yang sangat baik.

Setiap bagian dari tanaman kelor, mulai dari bibit, kulit, akar, getah dan bunganya dapat dijadikan bahan pengobatan tradisional. Sementara daun dan polong biji muda dimanfaatkan sebagai bahan masakan.

Pada metode pengobatan masa kini, kelor masih tetap diyakini dapat membawa banyak manfaat. Berikut adalah sebelas manfaat daun kelor untuk kesehatan, terutama bagi sistem peredaran darah.

1. Daun kelor mengandung banyak sekali nutrisi

Kandungan nutrisi daun kelor tidak kalah dengan jenis daun lain yang memang sudah lazim dimanfaatkan sebagai sayur, seperti bayam dan kangkung.

Kelor mengandung protein, magnesium, karbohidrat, kalsium, 27 jenis vitamin dan 46 antioksidan.

Nutrisi yang dimiliki kelor tersebut sangat bermanfaat untuk menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Selain itu juga dapat dijadikan bahan tindakan pencegahan atas segala jenis penyakit.

2. Obat peradangan

Radang adalah respon fisik atas sesuatu yang terjadi untuk melindungi tubuh dari infeksi dan memulihkan cedera yang terjadi pada jaringan.

Daun kelor memiliki kandungan yang berperan dalam mengobati peradangan termasuk fitonutrien, antioksidan dan senyawa antibakteri.

Senyawa-senyawa tersebut mampu melawan radikal bebas yang mampu merusak sel tubuh saat peradangan yang terjadi di tubuh kita.

Kelor mengandung dua senyawa penting dalam melawan radang, yaitu quercetin (antioksidan dan anti-inflamasi yang kuat) dan isothiocyanate yang membantu proses detoksifikasi.

3. Meningkatkan fungsi seksual tubuh

Kelor mengandung senyawa yang dapat meningkatkan kadar testosteron dan mengurangi hormon kortisol.

Terdapat satu penelitian yang mendapatkan Kesimpulan bahwa kelor meningkatkan fungsi seksual pada pria yang diakibatkan oleh stress.

4. Membantu menambah energi

Kelor dapat dikonsumsi ketika pagi hari untuk menambah energi yang bebas kafein sebelum beraktivitas.

Daun yang memiliki nama latin Moringa oleifera ini kaya akan zat besi, vitamin C dan D serta segala nutrisi yang berperan penting dalam proses metabolisme tubuh.

Daun ini juga menyimpan vitamin B yang dapat menjaga dan mempertahankan energi dalam jangka panjang, sehingga mendukung proses metabolisme tubuh secara sehat.

Satu penelitian membuktikan bahwa kelor dapat mengatur mitokondria, bagian sel yang memproduksi energi untuk tubuh, dengan menyeimbangkan kadar kalsium dan memperkuat membran mitokondria.

5. Meningkatkan suasana hati dan kognisi

Ekstrak daun kelor dipercaya dapat membawa pengaruh dalam meningkatkan mood dan kognisi. Kandungan asam amino dan vitaminnya yang berisi triptofan dan serotonin atau hormon bahagia.

Kelor dapat meningkatkan kadar hormon serotonin yang kemudian mampu meningkatkan fokus dalam beraktivitas dan menjaga daya ingat yang kuat.

Vitamin C dan E dalam daun kelor menjadi senyawa antioksidan kuat yang mampu mengurangi kerusakan oksidatif pada otak.

6. Menjaga keseimbangan kadar gula darah

Tanaman yang berupa daun kecil ini mampu menyeimbangkan kadar gula darah menjadi lebih baik.

Hal tersebut mungkin terjadi karena adanya kandungan asam klorogenik dan isothiosianat yang mampu mengontrol serapan sela tau pelepasan glukosa setelah makan.

Kelor juga dapat menjaga keseimbangan gula darah dengan memberikan efek positif pada kadar gula darah saat puasa, kadar insulin dan mengontrol glukosa darah secara menyeluruh.

Kemampuan ini menjadikan kelor dapat dikonsumsi untuk mencegah atau mengurangi risiko diabetes.

7. Mengandung senyawa anti-penuaan

Daun kelor mampu mengurangi kerutan dan menjaga kulit agar tetap muda karena memiliki antioksidan seperti flavonoid dan polifeno.

Senyawa-senyawa tersebut membawa efek yang kuat dalam anti-inflamasi dan anti-penuaan dalam perawatan kulit.

8. Mengurangi tekanan darah tinggi

Kemampuan kelor dalam mengurangi tekanan darah tinggi sudah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang menunjukkan daun tersebut mengandung anti-hipertensi yaitu quercetin.

Antioksidan tersebut mampu mengurangi stress pada jantung dan membantu menyeimbangkan sistem tekanan darah dalam tubuh.

9. Melancarkan pencernaan

Baca Juga: Jangan Sampai Stres! Berikut 8 Cara Menjaga Kesehatan Jantung Agar Tetap Sehat

Masalah pencernaan seperti sembelit, dapat dikurangi dan dicegah dengan mengonsumsi daun kelor. Serat yang ada di dalam daun kelor terdapat dua jenis, yaitu serat larut dan tidak larut.

Kedua serat tersebut mempunyai banyak manfaat dalam proses pencernaan.
Serat yang larut dalam air akan memperlambat pencernaan dan membuat tubuh merasa lebih lama untuk kenyang.

Sementara serat yang tidak larut berperan besar dalam proses buang air besar menjadi lebih mudah dan lancar, sehingga mengurangi sembelit.

10. Mengurangi kolesterol

Baca Juga: Waspada Infeksi Flu Burung H5N2! Berikut Imbauan WHO untuk Masyarakat Global Termasuk Indonesia

Kadar kolesterol yang sehat dan cukup menjadi faktor penting dalam mencegah berbagai penyakit jantung.

Kelor memiliki kemampuan dalam mengurangi kolesterol karena memiliki senyawa penurun lipid (hypocholesterolemic) dan antiamatherescotic yang mencegah penumpukan plak dalam dinding pembuluh darah.

Potensi penyakit jantung dapat dicegah dengan mengonsumsi daun kelor secara cukup dan rutin.

11. Mengatur sistem kekebalan tubuh

Masih belum banyak diketahui bahwa kelor dapat membantu dalam sistem kekebalan tubuh. Satu penelitian menunjukkan bahwa daun kelor memengaruhi kekebalan tubuh dengan mengobati kondisi autoimun.

Baca Juga: Simak Perbedaan Antara Batu Ginjal dan Kencing Batu, Berikut Penjelasan Lebih Lengkap

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut, namun ada kemungkinan jika mengonsumsi daun kelor secara teratur dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh kita.

Setelah mengetahui sebelas manfaat daun kelor di atas, tentu saja mengonsumsinya secara wajar menjadi bagian yang paling utama dalam memanfaatkannya.

Berlebihan dalam konsumsi sesuatu dapat dipastikan membawa masalah baru bagi tubuh kita.

EDITOR: Hanny Suwindari