JawaPos.com - Kebahagiaan tidak selalu harus dicari melalui pencapaian besar, kemewahan, atau kehidupan yang serba berlebihan. Dalam sudut pandang psikologi, kesejahteraan diri juga dapat dibangun melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Menjalani hidup sederhana bukan berarti harus mengurangi berbagai hal yang membuat hidup nyaman. Justru, kesederhanaan dapat membantu seseorang memberikan perhatian lebih besar kepada hal-hal yang benar-benar penting, seperti kesehatan mental, hubungan dengan orang terdekat, dan waktu untuk diri sendiri.
Dilansir dari Geediting.com, terdapat delapan cara sederhana yang dapat dicoba untuk membantu menciptakan kehidupan yang lebih tenang, bermakna, dan menyenangkan. Berikut beberapa di antaranya:
Baca Juga: Hati-Hati, 7 Kebiasaan Bermedia Sosial Ini Ternyata Bisa Mengganggu Kebahagiaan
1. Mulai dari Merapikan Rumah
Kondisi tempat tinggal ternyata dapat memengaruhi suasana hati. Ruangan yang dipenuhi barang dan tidak tertata dapat membuat seseorang merasa semakin kewalahan.
Karena itu, cobalah mulai membereskan area yang paling sering digunakan. Pisahkan barang yang masih dibutuhkan dari benda yang sudah tidak memiliki fungsi.
Tidak perlu langsung melakukan perubahan besar. Menata sedikit demi sedikit dapat membuat ruangan terasa lebih nyaman sekaligus memberikan rasa lega.
2. Jangan Terlalu Banyak Mengambil Kesibukan
Memiliki banyak aktivitas memang dapat membuat hari terasa produktif. Namun, jadwal yang terlalu penuh juga bisa membuat seseorang kehilangan kesempatan untuk beristirahat dan menikmati waktu pribadi.
Cobalah meninjau kembali berbagai kegiatan yang selama ini dijalani. Tidak semua undangan, pekerjaan tambahan, atau aktivitas sosial harus selalu diterima.
Belajar mengatakan tidak pada hal yang kurang penting dapat memberikan lebih banyak ruang untuk melakukan sesuatu yang benar-benar bernilai.
3. Luangkan Waktu untuk Berada di Alam
Berinteraksi dengan alam dapat menjadi salah satu cara sederhana untuk mengambil jeda dari rutinitas. Berjalan kaki di taman, duduk di ruang terbuka, atau melakukan perjalanan singkat ke tempat yang tenang bisa menjadi pilihan.
Salah satu praktik yang dikenal di Jepang adalah shinrin-yoku atau mandi hutan. Konsep ini mengajak seseorang menikmati suasana alam dengan lebih sadar melalui berbagai indra.
Melakukan aktivitas di tengah lingkungan alami juga dapat menjadi kesempatan untuk menjauh sejenak dari kesibukan dan menikmati suasana di sekitar.
4. Coba Lebih Hadir di Momen Sekarang
Pikiran yang terus memikirkan masa lalu atau mengkhawatirkan masa depan terkadang membuat seseorang sulit menikmati keadaan saat ini.
Latihan mindfulness dapat menjadi salah satu cara untuk mengembalikan perhatian pada momen yang sedang dijalani. Praktiknya bisa sederhana, misalnya meluangkan beberapa menit untuk mengatur napas atau mengamati pikiran tanpa langsung mengikutinya.
Dengan membiasakan diri hadir pada saat ini, aktivitas sehari-hari yang sederhana pun dapat terasa lebih berarti.
5. Rawat Hubungan dengan Orang Terdekat
Kesibukan sering membuat waktu bersama keluarga, sahabat, atau orang-orang yang disayangi menjadi berkurang. Padahal, hubungan sosial yang sehat dapat menjadi sumber dukungan ketika seseorang menghadapi berbagai persoalan.
Tidak harus melakukan kegiatan mahal untuk mempererat hubungan. Percakapan sederhana, makan bersama, menelepon, atau sekadar menanyakan kabar juga dapat menjadi bentuk perhatian.
Memberikan waktu kepada orang-orang terdekat membantu menciptakan kehidupan yang tidak hanya sederhana, tetapi juga terasa lebih hangat.
6. Berikan Batas pada Penggunaan Gadget
Ponsel dan media sosial memang memudahkan banyak aktivitas. Namun, kebiasaan terus-menerus mengecek notifikasi atau menggulir media sosial dapat mengambil banyak waktu tanpa disadari.
Cobalah membuat waktu tertentu tanpa perangkat digital. Misalnya, tidak menggunakan ponsel ketika sedang makan atau beberapa saat sebelum tidur.
Kebiasaan tersebut dapat memberikan kesempatan bagi pikiran untuk beristirahat sekaligus membuat perhatian kembali tertuju pada lingkungan sekitar.
7. Jangan Lupakan Perawatan Diri
Menjalani kehidupan yang sederhana bukan berarti mengabaikan kebutuhan pribadi. Perawatan diri justru dapat menjadi bagian penting untuk menjaga keseimbangan aktivitas sehari-hari.
Bentuknya tidak harus selalu mahal. Tidur yang cukup, membaca buku, mandi dengan tenang, berolahraga ringan, atau menyediakan waktu untuk melakukan hobi juga bisa menjadi bentuk self-care.
Ketika kebutuhan diri diperhatikan, seseorang dapat memiliki energi yang lebih baik untuk menjalani aktivitas dan menghadapi berbagai tantangan.
8. Buat Pilihan yang Sesuai dengan Prioritas
Hidup sederhana pada akhirnya berkaitan dengan bagaimana seseorang menentukan prioritas. Setiap keputusan mengenai waktu, aktivitas, barang yang dimiliki, hingga hubungan sosial sebaiknya dipertimbangkan berdasarkan hal-hal yang memang dianggap penting.
Cobalah bertanya kepada diri sendiri mengenai apa yang benar-benar ingin dicapai dan hal apa yang justru membuat kehidupan terasa semakin berat.
Dengan memilih aktivitas yang sesuai dengan nilai dan tujuan pribadi, kehidupan dapat terasa lebih terarah. Kebahagiaan pun tidak harus selalu berasal dari sesuatu yang besar, tetapi bisa tumbuh dari pilihan-pilihan kecil yang dilakukan dengan sadar setiap hari.