← Beranda
Senyumnya Bisa Menipu, 8 Tanda Seseorang Menyimpan Rasa Iri kepada Anda
Rabbany WanadrianiRabu, 16 September 2026 | 21.01 WIB
ilustrasi orang yang cemburu. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Rasa cemburu dan iri tidak selalu ditunjukkan secara terang-terangan. Pada sebagian orang, emosi tersebut justru muncul melalui perubahan sikap yang samar, komentar tertentu, atau perilaku pasif-agresif.

Hal ini bahkan dapat terjadi dalam hubungan yang cukup dekat, baik dengan teman, anggota keluarga, maupun rekan kerja. Ketika tidak dikenali, kecemburuan yang terpendam berpotensi membuat hubungan menjadi kurang sehat.

Memahami sejumlah tanda tersebut dapat membantu seseorang menentukan batasan yang sehat dan merespons situasi dengan lebih bijaksana.

Dilansir dari Times of India, berikut sejumlah perilaku yang dapat menjadi tanda seseorang menyimpan rasa iri atau cemburu terhadap Anda.

Baca Juga: Bukan Tak Peduli, 9 Perilaku Ini Bisa Menunjukkan Pria Cerdas Kurang Terampil Secara Sosial

1. Kesuksesan Anda Membuat Mereka Tidak Nyaman

Kemajuan dalam karier, kehidupan percintaan, penampilan, maupun perkembangan pribadi terkadang dapat menjadi pemicu rasa tidak aman bagi orang lain.

Ketika melihat pencapaian Anda, seseorang yang sedang merasa tertinggal mungkin justru menjadi gelisah atau kurang nyaman. Alih-alih menjadikan keberhasilan Anda sebagai motivasi, mereka bisa memandangnya sebagai pengingat atas hal-hal yang belum berhasil mereka capai.

2. Sering Meremehkan Pencapaian Anda

Salah satu perilaku yang patut diperhatikan adalah kebiasaan mengecilkan keberhasilan orang lain.

Misalnya, ketika Anda mendapatkan pencapaian tertentu, mereka justru mengatakan bahwa hal tersebut bukan sesuatu yang istimewa atau bisa diraih siapa saja.

Komentar seperti ini dapat membuat keberhasilan yang seharusnya dirayakan terasa kurang berarti.

3. Mulai Meniru Banyak Hal dari Anda

Meniru gaya berpakaian, kebiasaan, atau cara berbicara seseorang sebenarnya tidak selalu berarti kecemburuan. Bisa saja hal tersebut muncul karena rasa kagum atau terinspirasi.

Namun, jika peniruan dilakukan secara berlebihan dan disertai perilaku kompetitif, kondisi tersebut bisa menjadi salah satu tanda adanya rasa iri.

Perhatikan pula apakah mereka terus-menerus mengikuti pilihan atau gaya hidup Anda tanpa alasan yang jelas.

4. Selalu Berusaha Menjadikan Segalanya sebagai Persaingan

Hubungan yang sehat tidak harus diwarnai dengan keinginan untuk selalu menjadi yang terdepan.

Seseorang yang menyimpan rasa cemburu mungkin menjadikan berbagai hal sebagai kompetisi, termasuk persoalan kecil. Ketika Anda mendapatkan sesuatu, mereka merasa perlu membuktikan bahwa dirinya memiliki sesuatu yang lebih baik.

Jika pola tersebut terjadi berulang kali, hubungan bisa terasa melelahkan karena tidak lagi didasarkan pada dukungan, melainkan persaingan.

5. Rasa Percaya Diri Anda Membuat Mereka Terancam

Kepercayaan diri seseorang terkadang dapat disalahartikan sebagai sikap sombong oleh orang yang sedang merasa tidak aman terhadap dirinya sendiri.

Ketika Anda nyaman dengan diri sendiri, berani menyampaikan pendapat, atau yakin terhadap keputusan yang dibuat, orang yang kurang percaya diri mungkin menganggapnya sebagai bentuk ancaman.

Padahal, rasa percaya diri tidak selalu berarti seseorang sedang berusaha mengungguli orang lain.

6. Kesal karena Tidak Bisa Mengendalikan Anda

Orang yang terbiasa memengaruhi keputusan orang lain dapat merasa tidak nyaman ketika berhadapan dengan pribadi yang mandiri.

Kemandirian, batasan yang jelas, dan kemampuan mengambil keputusan sendiri bisa membuat mereka kehilangan kendali atas situasi.

Dalam kondisi tertentu, rasa frustrasi tersebut dapat muncul dalam bentuk komentar sinis, sikap dingin, atau perilaku pasif-agresif.

7. Terlihat Tidak Puas dengan Kehidupannya Sendiri

Rasa iri sering kali berkaitan dengan bagaimana seseorang memandang kehidupannya sendiri.

Orang yang sedang tidak puas dengan karier, hubungan, kondisi ekonomi, atau pilihan hidupnya mungkin lebih mudah membandingkan dirinya dengan orang lain.

Ketika melihat Anda memperoleh sesuatu yang diinginkan, perasaan tersebut bisa semakin kuat. Karena itu, reaksi negatif terhadap keberhasilan Anda tidak selalu berkaitan dengan diri Anda, tetapi dapat mencerminkan ketidakpuasan yang sedang mereka rasakan.

8. Tidak Ikut Bahagia Ketika Anda Mendapat Kabar Baik

Salah satu tanda yang cukup mudah diamati adalah perubahan respons ketika Anda membagikan kabar menggembirakan.

Alih-alih memberikan ucapan selamat, mereka mungkin tiba-tiba diam, mengalihkan pembicaraan, atau memberikan respons yang terkesan dibuat-buat.

Namun, satu reaksi saja belum cukup untuk menyimpulkan bahwa seseorang iri. Kondisi emosi, masalah pribadi, atau situasi lain juga dapat memengaruhi cara seseorang merespons.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho