← Beranda
Terlihat Aneh bagi Orang Lain, Ini 7 Kebiasaan yang Sering Dimiliki Introvert
Rabbany WanadrianiSenin, 14 September 2026 | 02.05 WIB
ilustrasi orang introvert. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Introvert sering kali mendapatkan label sebagai pribadi yang pemalu, tidak suka bergaul, atau bahkan dianggap tidak nyaman berada di sekitar orang lain.

Padahal, menjadi introvert tidak otomatis berarti seseorang membenci interaksi sosial. Mereka hanya memiliki cara berbeda dalam mengolah energi, berkomunikasi, dan menikmati waktu bersama orang lain.

Ada pula sejumlah kebiasaan introvert yang dari luar mungkin terlihat membingungkan. Namun, bagi mereka, perilaku tersebut bisa terasa sangat wajar.

Dilansir dari YourTango, berikut tujuh hal yang cukup sering dilakukan orang introvert dan terkadang membuat orang lain sulit memahami apa yang sebenarnya mereka rasakan.

Baca Juga: 4 Kebiasaan Orang Tidak Produktif yang Sering Dilakukan Tanpa Disadari Menurut Psikologi

1. Tidak Mudah Membuka Kehidupan Pribadi

Introvert umumnya membutuhkan waktu lebih lama sebelum merasa nyaman menceritakan hal-hal pribadi kepada orang lain.

Bukan berarti mereka tidak memiliki keinginan untuk berbagi. Hanya saja, mereka cenderung sangat selektif dalam menentukan siapa yang benar-benar dipercaya.

Banyak pemikiran, pengalaman, maupun perasaan akhirnya disimpan sendiri. Karena itulah, orang lain terkadang merasa sulit mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi dalam kehidupan seorang introvert.

2. Terlihat Tenang Saat Sebenarnya Sedang Kewalahan

Salah satu hal yang kerap membuat orang lain keliru menilai introvert adalah ekspresi mereka yang terlihat tetap tenang.

Di balik sikap diam tersebut, sebenarnya bisa saja sedang berlangsung banyak pergulatan emosi dan pikiran. Introvert tidak selalu langsung menunjukkan ketika dirinya sedang kecewa, stres, atau merasa tidak baik-baik saja.

Kemampuan menyimpan emosi ini membuat kondisi mereka terkadang sulit dibaca. Dari luar tampak biasa saja, padahal di dalam diri mereka mungkin sedang berusaha mengurai banyak hal sekaligus.

3. Bisa Mengalami FOMO

Menikmati waktu sendirian bukan berarti introvert selalu ingin melewatkan semua kegiatan sosial.

Ada kalanya mereka memilih tinggal di rumah karena membutuhkan waktu untuk mengisi kembali energi. Namun, setelah melihat teman-teman bersenang-senang tanpa dirinya, rasa takut ketinggalan atau FOMO (fear of missing out) tetap bisa muncul.

Inilah salah satu kontradiksi yang sering membuat orang lain bingung. Seorang introvert bisa menolak ajakan berkumpul, tetapi kemudian merasa penasaran atau menyesal karena tidak ikut.

4. Sikapnya Bisa Berbeda Tergantung Lingkungan

Jangan heran jika seseorang yang terlihat sangat pendiam di depan orang asing berubah menjadi banyak bicara ketika bersama sahabat dekat.

Introvert biasanya membutuhkan rasa aman dan kedekatan emosional sebelum menunjukkan sisi dirinya secara penuh.

Ketika berada di tengah orang yang sudah dikenal, mereka bisa menjadi sangat santai, lucu, bahkan aktif dalam percakapan. Sebaliknya, suasana yang dipenuhi orang baru atau kerumunan besar dapat membuat mereka kembali pendiam.

5. Suka Berada di Dekat Orang Tanpa Harus Mengobrol

Bagi sebagian introvert, kebersamaan tidak selalu harus diwujudkan melalui percakapan terus-menerus.

Mereka bisa merasa nyaman berada di ruangan yang sama dengan sahabat atau pasangan sambil melakukan aktivitas masing-masing.

Misalnya, satu orang membaca buku sementara yang lain menonton film atau mengerjakan sesuatu. Tidak banyak percakapan bukan berarti hubungan tersebut bermasalah.

Bagi introvert, kehadiran seseorang yang disukai terkadang sudah cukup memberikan rasa nyaman.

6. Bisa Sangat Canggung Ketika Bertemu Langsung

Menariknya, introvert yang terlihat sangat luwes ketika berkomunikasi melalui pesan bisa berubah menjadi gugup saat harus berbicara secara langsung.

Komunikasi melalui teks memberikan waktu untuk menyusun pikiran sebelum mengirimkan jawaban. Situasi tatap muka tidak memberikan ruang sebanyak itu.

Akibatnya, seseorang yang sebenarnya cerdas dan memiliki banyak hal untuk disampaikan dapat terlihat kikuk atau kehabisan kata ketika berhadapan langsung.

7. Sering Membutuhkan Waktu untuk Menemukan Kata yang Tepat

Introvert biasanya menghabiskan cukup banyak waktu untuk memproses sesuatu dalam pikirannya. Namun, banyak berpikir tidak selalu berarti mudah mengungkapkan isi kepala.

Terkadang mereka sudah memahami apa yang ingin disampaikan, tetapi kesulitan menemukan kalimat yang dianggap paling tepat.

Mereka mungkin memilih diam terlebih dahulu daripada berbicara secara spontan dan kemudian menyesal dengan perkataannya.

Kondisi tersebut bukan berarti mereka tidak memiliki pendapat atau tidak memahami situasi. Mereka hanya membutuhkan waktu lebih panjang untuk mengolah pikiran menjadi kata-kata.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho