JawaPos.com - Psikologi malam hari mengungkap kebiasaan sederhana yang membuat orang bahagia saat memilih tidur lebih awal setiap hari.
Sebagian orang menganggap malam yang menyenangkan berarti keluar hingga larut, sementara sebagian lain lebih memilih beristirahat sejak dini.
Kebiasaan tidur lebih awal ini biasanya diiringi rutinitas malam tertentu yang membuat mereka merasa lebih tenang.
Dilansir dari laman YourTango pada Rabu (9/9), berikut tujuh kebiasaan psikologi malam yang membuat orang bahagia saat memilih untuk tidur lebih awal setiap harinya.
Baca Juga: PM Inggris Andy Burnham Tak akan Diam atas Penderitaan Warga Palestina, Ini Langkah Konkretnya
1. Membatalkan rencana demi waktu istirahat
Persiapan menghadapi acara sosial sering menimbulkan kecemasan tersendiri, terutama bagi yang memiliki kesibukan tinggi.
Membatalkan rencana terasa melegakan karena energi yang tertahan akhirnya dapat digunakan untuk beristirahat sepenuhnya.
Bagi orang introver, membatalkan rencana justru memberi waktu berharga untuk menyendiri dan memulihkan energi.
Menjaga energi pribadi menjadi prioritas yang tidak dapat diabaikan meski harus melewatkan waktu bersama orang terdekat.
2. Menonton acara televisi yang menenangkan
Setelah menjalani hari yang padat, menonton tayangan favorit menjadi cara efektif mengistirahatkan pikiran.
Kisah yang sudah dikenal memberi rasa nyaman tersendiri karena mereka merasa terhubung dengan karakter di dalamnya.
Cahaya lembut dari televisi di ruangan yang temaram menciptakan suasana relaksasi yang sangat menenangkan.
Rutinitas ini menjadi cara mereka merasa terkendali menjelang waktu tidur setelah menjalani hari yang melelahkan.
3. Bermanja dengan hewan peliharaan atau pasangan
Waktu berkualitas tanpa gangguan gawai bersama pasangan atau hewan kesayangan dianggap sangat berharga bagi mereka.
Tidur pada jam yang sama setiap malam bersama pasangan juga membantu memperkuat kedekatan emosional keduanya.
Bagi yang belum memiliki pasangan, memeluk hewan peliharaan tetap memberikan rasa nyaman yang serupa.
Kehadiran seseorang atau hewan kesayangan tanpa ekspektasi berlebihan menjadi penutup hari yang menenangkan.
4. Mengganti pakaian dengan busana yang nyaman
Mengganti pakaian menjadi busana nyaman menjadi sinyal sederhana bagi otak untuk mulai bersantai.
Bahan kain yang lembut dipercaya mampu memicu pelepasan hormon yang menimbulkan perasaan tenang dan bahagia.
Meski tidak selalu disadari, kebiasaan ini terbukti memberi manfaat nyata sebagai bagian dari rutinitas malam.
Kebiasaan sederhana ini menjadi cara efektif membantu tubuh bersiap memasuki fase istirahat malam hari.
5. Menjauhkan ponsel dari jangkauan
Notifikasi pekerjaan maupun kebiasaan menggulir ponsel dapat merusak suasana tenang yang ingin dibangun.
Karena itu, mereka sengaja meletakkan ponsel di ruangan lain atau mematikannya sepenuhnya menjelang tidur.
Kehadiran ponsel saja sudah cukup mengganggu meski tubuh sudah berada dalam pakaian tidur yang nyaman.
Menyingkirkan ponsel membantu mereka tetap fokus pada rutinitas yang benar-benar membuat tubuh siap untuk tidur.
6. Menikmati camilan ringan sebelum tidur
Makan besar sebelum tidur memang dapat mengganggu kualitas istirahat malam seseorang secara keseluruhan.
Namun camilan ringan atau teh hangat dapat menjadi sinyal alami bagi tubuh bahwa waktu tidur telah tiba.
Bagi sebagian orang, ini menjadi satu-satunya momen makan penuh perhatian setelah menjalani hari yang sibuk.
Camilan yang mengandung zat penenang alami dipercaya membantu meningkatkan kualitas tidur di malam hari.
7. Menyalakan pencahayaan yang lembut
Alih-alih membiarkan seluruh lampu rumah menyala, mereka menciptakan suasana yang lebih hangat menjelang tidur.
Menutup tirai gelap atau menyalakan lampu dengan cahaya kemerahan membantu tubuh melepaskan hormon pengantar tidur.
Pencahayaan yang lembut ini menjadi isyarat penting bagi tubuh untuk mulai bersiap beristirahat sepenuhnya.
Suasana redup ini menjadi pelengkap sempurna bagi rutinitas malam yang membuat mereka merasa nyaman dan tenang.