← Beranda
Jangan Sepelekan Posisi Tidur, 4 Gaya Ini Disebut Punya Makna Kepribadian
Rabbany Wanadriani• Selasa, 8 September 2026 | 19.01 WIB
ilustrasi posisi tidur. Sumber foto: Jagran josh

JawaPos.com – Setiap orang mempunyai kebiasaan tidur yang berbeda. Ada yang merasa nyaman berbaring telentang, sebagian memilih posisi menyamping, sementara lainnya justru lebih mudah terlelap ketika meringkuk atau tengkurap.

Menariknya, posisi tubuh ketika tidur kerap dikaitkan dengan karakter dan kecenderungan seseorang. Meski tidak bisa dijadikan ukuran pasti untuk menentukan kepribadian, pembahasan mengenai hubungan antara kebiasaan tidur dan karakter cukup menarik untuk diketahui.

Beberapa interpretasi menyebut posisi tertentu dapat menggambarkan cara seseorang menghadapi lingkungan sosial, tingkat keterbukaan, hingga kecenderungan emosionalnya.

Dilansir dari Jagran Josh, berikut empat posisi tidur yang disebut dapat memberikan gambaran mengenai karakter seseorang.

Baca Juga: Bukan Soal Kesempurnaan, Ini 7 Ciri Orang dengan Kepribadian Berkualitas

1. Telentang

Orang yang terbiasa tidur telentang sering digambarkan sebagai pribadi yang memiliki fokus kuat dan cenderung tenang. Mereka tidak terlalu menyukai konflik atau situasi yang penuh keributan.

Pemilik posisi tidur ini juga disebut lebih menghargai kejujuran dan terkadang memilih menyimpan pemikirannya sendiri daripada mengungkapkan semuanya kepada orang lain.

Di sisi lain, mereka dapat memiliki rasa percaya diri yang cukup tinggi. Mereka juga optimistis dalam mengejar target, meskipun terkadang memiliki pendirian yang sulit diubah.

Dalam lingkungan sosial, orang dengan posisi tidur telentang disebut dapat terlihat tegas dan nyaman ketika menjadi pusat perhatian.

2. Meringkuk seperti Janin

Posisi fetal atau meringkuk menyerupai janin sering dikaitkan dengan sosok yang terlihat kuat dari luar, tetapi sebenarnya memiliki sisi sensitif.

Mereka dipercaya lebih mudah merasa nyaman ketika berada bersama keluarga, pasangan, atau orang-orang yang sudah dipercaya. Lingkungan yang terlalu ramai terkadang justru membuat mereka merasa kurang nyaman.

Pemilik posisi tidur ini juga sering digambarkan mempunyai sisi kreatif. Kegiatan seperti menulis, menggambar, bermusik, atau aktivitas seni lainnya dapat menjadi media untuk mengekspresikan perasaan.

Meski demikian, mereka mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk merasa percaya diri ketika harus tampil atau berbicara di hadapan banyak orang.

3. Tengkurap

Mereka yang gemar tidur tengkurap kerap digambarkan sebagai pribadi yang menyenangkan, terbuka, dan memiliki jiwa petualang.

Karakter yang berani mencoba pengalaman baru membuat mereka tidak mudah takut menghadapi tantangan. Mereka juga cenderung berusaha menemukan sisi positif dari situasi sulit.

Namun, di balik sikap ceria tersebut, pemilik posisi ini disebut bisa menyimpan kegelisahan atau rasa kurang percaya diri. Mereka mungkin tidak selalu menunjukkan emosi negatif kepada orang lain.

Sifat spontan juga dapat menjadi salah satu kecenderungannya. Dalam kondisi tertentu, mereka berani mengambil keputusan dengan cepat, meski terkadang berisiko bersikap impulsif.

4. Menyamping

Tidur dengan posisi menyamping sering dikaitkan dengan karakter yang santai dan mudah beradaptasi dalam lingkungan sosial.

Mereka disebut mampu berkomunikasi dengan berbagai tipe orang dan tidak terlalu kesulitan membuka percakapan, termasuk ketika berada di lingkungan baru.

Sikap ramah dan menyenangkan membuat orang dengan posisi tidur ini biasanya mudah diterima oleh lingkungan. Mereka juga digambarkan memiliki ketahanan mental yang cukup baik.

Namun, sisi yang perlu diperhatikan adalah kecenderungan terlalu mudah mempercayai orang lain. Selain itu, mereka bisa membutuhkan waktu cukup lama ketika harus menentukan pilihan penting karena cenderung mempertimbangkan banyak hal.

Pada akhirnya, hubungan antara posisi tidur dan kepribadian sebaiknya tidak dianggap sebagai metode pasti untuk membaca karakter seseorang. Kepribadian manusia jauh lebih kompleks dan dipengaruhi oleh pengalaman hidup, lingkungan, pola asuh, serta berbagai faktor lainnya. Posisi tidur juga dapat berubah karena kenyamanan, kondisi tubuh, dan kebiasaan masing-masing individu.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho