← Beranda
4 Dampak Buruk Gila Kerja yang Dapat Merusak Kesehatan Mental dan Hubungan Pribadi
Risma Azzah FatinSenin, 7 September 2026 | 21.35 WIB
Ilustrasi orang yang gila kerja (Freepik)

JawaPos.com – Sebuah penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan dan pilihan karier dapat memberikan pengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan pribadi seseorang.

Kesibukan dalam bekerja, termasuk tuntutan karier yang dijalani, bahkan dapat memengaruhi hubungan dengan pasangan dan berpotensi mengganggu kehidupan percintaan.

Terlalu berfokus pada pekerjaan juga dapat membuat seseorang mengabaikan keseimbangan antara karier dan kehidupan pribadi.

Oleh karena itu, mengenali tanda-tanda pekerjaan yang mulai memberikan dampak negatif terhadap kesehatan mental menjadi langkah penting untuk menjaga serta memulihkan kesejahteraan diri.

Baca Juga: 6 Alasan Mengapa Begitu Banyak Orang Belajar dengan Cara yang Salah Menurut Psikologi

Dilansir dari laman YourTango, inilah 4 bentuk ambisius seseorang terhadap pekerjaan yang akan merugikan diri sendiri hingga orang sekitar.

1.     Jam Kerja Berlebihan

Jika Anda bekerja di dua pekerjaan penuh waktu, Anda akan menghadapi masalah serius dalam menjaga hubungan tetap berjalan. Terlalu banyak jam kerja akan membuat siapa pun merasa Anda mengabaikan mereka, meskipun alasan Anda bekerja keras adalah mereka.

2.     Pekerjaan yang Mengakibatkan Tekanan Mental

Jika Anda merasa akan meledak di tempat kerja, jangan kaget jika Anda pulang ke rumah dan mendapati pasangan Anda selalu merasa harus bersikap hati-hati di sekitar Anda.

Baca Juga: Dompet Makin Tebal, 5 Shio Ini Konon Segera Dihujani Keberuntungan Finansial

Pekerjaan yang menimbulkan tekanan internal yang signifikan dapat menyebabkan berbagai konsekuensi negatif di rumah, termasuk meningkatnya stres, hubungan yang tegang, kesulitan berkonsentrasi, mudah tersinggung hingga berkurangnya keterlibatan dengan keluarga.

Bahkan gejala depresi dan kecemasan, yang secara efektif membunuh Anda dari dalam dengan memengaruhi kesejahteraan Anda secara keseluruhan di luar jam kerja.

3.     Pekerjaan yang Dapat Membuat Bangkrut

Meskipun menyakitkan untuk mengatakan ini, jumlah uang yang Anda hasilkan berbanding lurus dengan peluang Anda untuk menemukan dan mempertahankan seseorang yang tertarik pada Anda.

Ini adalah prasangka yang cenderung lebih menyakiti pria daripada wanita, tetapi secara realistis, sulit untuk bertahan dengan seseorang yang terlalu miskin untuk mendapatkan kencan yang menyenangkan sesekali.

4.     Terus Menerus Melakukan Pekerjaan hingga Lupa Hubungan Pribadi

Terus-menerus memprioritaskan pekerjaan Anda daripada pasangan Anda dapat menyebabkan konsekuensi negatif yang signifikan dalam hubungan Anda, termasuk menurunnya kepuasan hubungan, meningkatnya konflik, perasaan dendam, tekanan emosional, dan potensi putusnya hubungan.

Menurut salah ssatu penelitian, tekanan konstan akibat ketidakseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan dapat mengikis kualitas hubungan Anda.

Menemukan keseimbangan antara aspirasi karier dan kehidupan romantis Anda sangat penting untuk menjaga hubungan yang sehat.

EDITOR: Hanny Suwindari