← Beranda
10 Ciri Kebiasaan Orang Tanpa Integritas yang Diam-Diam Menghancurkan Hidup Menurut Psikologi
Mohammad Maulana IqbalSelasa, 25 Agustus 2026 | 17.35 WIB
Kebiasaan orang tanpa integritas yang diam-diam menghancurkan hidup menurut psikologi./Magnific/ KamranAydinov

JawaPos.com – Kepribadian tanpa integritas sering tercermin dari kebiasaan kecil yang perlahan merusak kepercayaan orang di sekitarnya.

Integritas menjadi hal yang semakin sulit ditemukan karena banyak orang mulai mengabaikan nilai kejujuran dan komitmen.

Ketiadaan kepedulian terhadap prinsip moral biasanya terlihat jelas dari kebiasaan yang akhirnya merugikan diri sendiri.

Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (25/8), berikut sepuluh kebiasaan psikologi tanpa integritas yang secara diam-diam menghancurkan hidup seseorang dalam jangka panjang.

Baca Juga: Momentum Mengenang Kelahiran Rasulullah dan Meneladani Sosok Mulia yang Menjadi Semangat Juang Umat

1. Memanfaatkan orang lain demi kepentingan pribadi

Orang tanpa integritas tidak segan memanipulasi orang lain demi mendapatkan apa yang diinginkannya.

Mereka hanya peduli ketika membutuhkan bantuan, tanpa pernah menawarkan dukungan sebagai balasannya.

Ketika hubungan tersebut tidak lagi menguntungkan, mereka bersikap seolah orang itu tidak pernah ada.

2. Menghilang saat seseorang membutuhkan percakapan penting

Seseorang tanpa integritas sulit diandalkan, terutama ketika harus membicarakan hal yang serius bersama.

Mereka cenderung menghindar atau bahkan menghilang begitu saja demi menghindari percakapan yang tidak nyaman.

Sikap ini dapat menyakiti orang terdekat, meski mereka tidak terlalu memikirkannya pada saat itu.

3. Membenarkan perilaku buruk yang dilakukannya sendiri

Membenarkan tindakan sendiri menjadi cara umum yang dilakukan seseorang untuk melindungi perasaannya sendiri.

Namun orang tanpa integritas menggunakan cara ini untuk membenarkan tindakan yang sebenarnya salah.

Mereka menyalahkan situasi atau orang lain agar tidak perlu bertanggung jawab atas kesalahannya sendiri.

4. Menutupi kesalahan alih-alih bertanggung jawab

Mengakui kesalahan sebenarnya menjadi tindakan yang menunjukkan kekuatan karakter seseorang yang sesungguhnya.

Namun orang tanpa integritas lebih memilih menyembunyikan kesalahan agar tidak terlihat oleh orang lain.

Ketika kebenaran akhirnya terungkap, mereka akan terlihat semakin tidak dapat dipercaya oleh sekitarnya.

5. Membuat janji tanpa pernah menepatinya

Kepercayaan menjadi hal yang sulit dijaga oleh orang tanpa integritas dalam hubungan apa pun.

Mereka membuat janji yang sebenarnya tidak berniat ditepati demi mendapatkan keuntungan pribadi semata.

Hubungan yang dibangun tanpa kepercayaan pada akhirnya akan sulit bertahan dalam jangka panjang.

6. Bersikap berbeda tergantung siapa yang dihadapi

Orang berintegritas biasanya konsisten menjalani nilai yang mereka yakini, meski tidak selalu populer.

Sebaliknya, orang tanpa integritas mudah mengubah sikap demi terlihat lebih disukai oleh orang lain.

Mereka meninggalkan prinsipnya begitu saja jika hal itu menghalangi keinginan pribadi yang ingin dicapai.

7. Mengutamakan kepuasan instan dibanding hasil jangka panjang

Kepuasan instan menjadi godaan besar di tengah kemudahan akses yang ditawarkan zaman sekarang.

Namun orang yang mengejar kepuasan instan biasanya mendapatkan hasil yang jauh lebih kecil.

Mereka tidak peduli terhadap dampak jangka panjang selama keinginannya bisa segera terpenuhi saat itu.

8. Berbohong demi kemudahan pribadi semata

Kebohongan yang dilakukan orang tanpa integritas biasanya bertujuan menguntungkan dirinya sendiri secara sepihak.

Mereka sadar bahwa mengubah sedikit cerita dapat memberikan manfaat tertentu bagi kepentingannya.

Konsekuensi jangka panjang dari kebohongan tersebut sulit dihindari meski tampak menguntungkan pada awalnya.

9. Membocorkan rahasia orang lain dengan sengaja

Orang tanpa integritas tetap bisa memiliki teman dekat yang mempercayakan cerita pribadinya.

Namun mereka memanfaatkan rahasia tersebut sebagai alat demi keuntungan pribadi di kemudian hari.

Pengkhianatan semacam ini membuat orang lain enggan mempercayakan cerita apa pun kepada mereka lagi.

10. Mengakui hasil kerja orang lain sebagai miliknya

Mengambil kredit atas pekerjaan orang lain menjadi kebiasaan umum bagi orang tanpa integritas.

Tindakan ini mungkin terlihat menguntungkan pada awalnya, namun tidak akan bertahan lama.

Ketika kebenaran terungkap, orang di sekitarnya akan berusaha menjauh dari orang tersebut.

EDITOR: Hanny Suwindari