← Beranda
8 Kebiasaan Introvert yang Tidak Suka Jadi Pusat Perhatian agar Tetap Tak Terlihat Menurut Psikologi
Mohammad Maulana IqbalSenin, 24 Agustus 2026 | 12.06 WIB
Kebiasaan introvert tidak suka jadi pusat perhatian agar tetap tak terlihat menurut psikologi./Magnific/jcomp

JawaPos.com – Psikologi introvert menjadi salah satu penjelasan mengapa sebagian orang lebih memilih menghindari perhatian dari sekitarnya.

Bukan karena membenci orang lain, sebagian orang justru merasa kewalahan ketika semua mata tertuju kepadanya.

Mereka biasanya melakukan berbagai kebiasaan tertentu demi memastikan dirinya tetap berada di luar sorotan orang banyak.

Dilansir dari laman YourTango pada Minggu (23/8), berikut delapan kebiasaan psikologi introver yang biasa dilakukan orang anti perhatian agar tetap tidak terlihat.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Capricorn 24 Agustus 2026: Mulai dari Cinta, Karir, Kesehatan dan Keua

1. Meremehkan pencapaian yang berhasil diraih

Banyak orang senang dirayakan atas kerja keras yang telah mereka lakukan selama ini.

Namun orang yang menghindari perhatian cenderung menyembunyikan pencapaiannya agar tidak menjadi pusat perhatian orang lain.

Mereka juga sering meremehkan pencapaian tersebut agar orang lain tidak menganggapnya sebagai hal istimewa.

2. Memilih menghabiskan waktu sendirian di rumah

Meski tidak sepenuhnya antisosial, mereka lebih memilih malam yang tenang di rumah dibanding berkumpul.

Kebiasaan ini umum ditemukan pada orang introver yang butuh waktu sendiri untuk memulihkan energi.

Berada di rumah memberi rasa aman karena mereka yakin tidak ada seorang pun yang memperhatikan.

3. Membatasi kontak mata saat berinteraksi

Kontak mata menjadi salah satu cara termudah untuk menarik seseorang masuk ke dalam percakapan.

Orang yang menghindari perhatian sengaja menghindari kontak mata agar tidak memicu percakapan yang tidak diinginkan.

Mereka khawatir percakapan mendadak akan membuat mereka merasa gugup dan tidak siap menghadapinya.

4. Mengenakan pakaian dengan warna netral

Pakaian mencolok cenderung lebih mudah menarik perhatian dibanding pakaian dengan warna netral sederhana.

Orang yang menghindari sorotan memilih warna netral agar mereka dapat berbaur dengan lingkungan sekitarnya.

Pilihan pakaian sederhana ini juga mengurangi kemungkinan mendapat pujian yang berpotensi menarik perhatian orang lain.

5. Lebih banyak mendengarkan daripada berbicara

Sebagian orang mengalihkan perhatian dari dirinya dengan cara lebih banyak mendengarkan lawan bicaranya.

Mereka biasanya hanya mengajukan pertanyaan agar percakapan terus berlanjut membahas orang lain.

Dengan cara ini, mereka berhasil menghindari menjadi pusat perhatian dalam percakapan yang sedang berlangsung.

6. Memberikan jawaban singkat saat berbicara

Orang yang menghindari perhatian cenderung menghindari percakapan panjang dengan memberikan jawaban seadanya.

Jawaban singkat membuat lawan bicara kehabisan topik sehingga percakapan berakhir lebih cepat dari biasanya.

Sikap ini membuat beban melanjutkan percakapan berpindah sepenuhnya kepada orang yang diajak bicara.

7. Menyesuaikan diri dengan kebiasaan sekitar

Manusia memiliki kecenderungan alami menilai orang yang bersikap berbeda dari kebanyakan orang lainnya.

Orang yang menghindari perhatian memilih menyesuaikan diri dengan aktivitas atau kebiasaan yang dilakukan orang sekitarnya.

Dengan menyesuaikan diri, mereka berharap dapat menghindari sorotan maupun penilaian negatif dari orang lain.

8. Pergi diam-diam tanpa berpamitan

Meninggalkan sebuah acara tanpa berpamitan menjadi cara efektif menghindari interaksi yang melelahkan bagi mereka.

Mengucapkan salam perpisahan kepada banyak orang sering terasa menguras energi bagi orang yang menghindari perhatian.

Mereka memilih pergi secara diam-diam agar tidak ada seorang pun yang menyadari kepergiannya secara langsung.

EDITOR: Hanny Suwindari