JawaPos.com – Bertambahnya usia merupakan bagian alami dari kehidupan. Namun, menjalani usia senja dengan tubuh yang tetap aktif dan pikiran yang sehat bukan sesuatu yang hanya bergantung pada faktor genetik.
Pola hidup, cara seseorang menghadapi perubahan, hubungan dengan orang lain, hingga kebiasaan menjaga kesehatan mental turut berperan dalam kualitas hidup ketika usia semakin bertambah.
Dalam perspektif psikologi, memiliki pola pikir positif dan tetap menjalani aktivitas yang bermakna dapat membantu seseorang mempertahankan semangat hidup serta kesejahteraan secara keseluruhan.
Dilansir dari geediting.com, berikut tujuh kebiasaan yang disebut dapat membantu seseorang tetap bugar, positif, dan bersemangat hingga memasuki usia 70-an.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Sederhana agar Tetap Bugar dan Menawan di Usia Pensiun Menurut Psikologi
1. Biasakan Melihat Kehidupan dari Sisi Positif
Pola pikir dapat memengaruhi bagaimana seseorang menjalani berbagai perubahan sepanjang hidup. Mereka yang mampu mempertahankan optimisme cenderung lebih mudah menghadapi tantangan dan tidak terlalu larut dalam kekhawatiran mengenai proses penuaan.
Bukan berarti harus selalu berpikir positif dalam setiap keadaan. Yang lebih penting adalah mampu menerima kenyataan, mencari solusi, dan tetap memiliki harapan ketika menghadapi masalah.
Sikap seperti ini dapat membantu menjaga semangat dan membuat seseorang tetap aktif menjalani kehidupan.
2. Pilih Makanan yang Memberikan Nutrisi bagi Tubuh
Kondisi tubuh juga sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi setiap hari. Karena itu, memilih makanan bergizi sebaiknya menjadi kebiasaan jangka panjang, bukan sekadar mengikuti tren diet tertentu.
Perbanyak makanan yang kaya nutrisi dan kurangi konsumsi makanan ultra-proses secara berlebihan. Pola makan yang seimbang dapat membantu memenuhi kebutuhan tubuh sekaligus menunjang energi untuk beraktivitas.
Dengan asupan yang baik, seseorang dapat lebih mudah mempertahankan kebugaran seiring bertambahnya usia.
3. Tetap Bergerak Setiap Hari
Tubuh membutuhkan aktivitas agar tetap kuat dan fleksibel. Aktivitas fisik tidak harus selalu berupa olahraga berat atau latihan di pusat kebugaran.
Berjalan kaki, berkebun, berenang, menari, bersepeda, atau melakukan peregangan secara rutin dapat menjadi pilihan. Hal terpenting adalah memilih aktivitas yang sesuai dengan kemampuan dan dapat dilakukan secara konsisten.
Kebiasaan aktif sejak sekarang dapat membantu seseorang mempertahankan kemampuan fisik ketika memasuki usia lanjut.
4. Jangan Abaikan Hubungan dengan Keluarga dan Teman
Kehidupan sosial juga memiliki peran penting dalam kesejahteraan seseorang. Berinteraksi dengan keluarga, sahabat, tetangga, maupun komunitas dapat memberikan rasa terhubung dan mengurangi perasaan kesepian.
Hubungan sosial yang sehat juga dapat menjadi tempat untuk berbagi cerita, mendapatkan dukungan, dan menikmati berbagai pengalaman bersama.
Karena itu, menjaga komunikasi dengan orang-orang yang berarti sebaiknya tetap dilakukan meskipun usia semakin bertambah.
5. Sisihkan Waktu untuk Beristirahat
Kesibukan yang terus-menerus tanpa waktu pemulihan dapat membuat tubuh dan pikiran kelelahan. Oleh sebab itu, istirahat perlu dipandang sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Setiap orang dapat memiliki cara berbeda untuk menenangkan diri. Membaca, berjalan santai, menikmati musik, melakukan latihan pernapasan, atau sekadar menghabiskan waktu dengan tenang bisa menjadi pilihan.
Selain relaksasi, menjaga kualitas dan durasi tidur juga penting untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan.
6. Jangan Takut Mencoba Hal Baru
Penuaan tidak berarti seseorang harus berhenti belajar. Justru, mencoba kegiatan baru dapat membantu menjaga rasa ingin tahu dan membuat kehidupan terasa lebih bermakna.
Belajar keterampilan baru, membaca buku, mengikuti komunitas, bepergian, atau mempelajari teknologi dapat menjadi cara untuk tetap memberikan stimulasi kepada pikiran.
Konsep growth mindset yang diperkenalkan psikolog Carol Dweck menekankan pentingnya melihat kemampuan sebagai sesuatu yang dapat terus berkembang. Sikap terbuka terhadap pengalaman baru dapat membantu seseorang menghadapi perubahan dengan lebih fleksibel.
7. Biasakan Bersyukur
Rasa syukur dapat membantu seseorang lebih memperhatikan berbagai hal positif yang masih dimiliki. Kebiasaan sederhana seperti mengingat beberapa hal baik yang terjadi setiap hari dapat menjadi latihan untuk membangun perspektif yang lebih positif.
Bersyukur bukan berarti mengabaikan masalah. Sebaliknya, seseorang tetap dapat mengakui kesulitan sambil menghargai hal-hal baik yang hadir dalam kehidupannya.
Dengan membangun kebiasaan tersebut, kesejahteraan emosional dapat lebih terjaga dan kehidupan sehari-hari terasa lebih bermakna.