JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa tidak semua orang merasa kesal ketika hari diguyur hujan tanpa henti.
Bagi sebagian orang, suasana hujan justru menjadi momen paling menenangkan dibanding cuaca lainnya sepanjang tahun.
Istilah pluviophile digunakan untuk menggambarkan orang yang benar-benar mencintai suasana hujan dengan sepenuh hati.
Dilansir dari laman YourTango pada Minggu (9/8), berikut lima sumber ketenangan yang biasa dirasakan orang yang benar-benar mencintai hujan dalam kesehariannya.
Baca Juga: Jadwal Semifinal Piala AFF 2026: Vietnam vs Malaysia, Singapura bakal Kena Karma Hadapi Thailand
1. Tertarik pada suasana hangat dan penuh nuansa
Sebelum hujan turun, langit biasanya diselimuti awan gelap yang menciptakan suasana penuh bayangan.
Setelah badai berlalu, bunga-bunga bermekaran dan pelangi muncul menghiasi langit dengan warna-warni indah.
Orang yang mencintai hujan menikmati kedua suasana tersebut sebagai bagian dari keindahan alam yang utuh.
Warna gelap dan suasana hangat khas hari hujan menjadi estetika yang secara alami menarik perhatian mereka.
Penelitian menunjukkan bahwa manusia cenderung mengaitkan warna tertentu dengan emosi yang berbeda-beda.
Hal ini menjelaskan mengapa suasana gelap dan hangat khas hujan terasa begitu menenangkan bagi mereka.
Ketertarikan terhadap nuansa semacam ini menjadi salah satu ciri khas pecinta hujan sejati.
Kombinasi warna dan suasana ini menciptakan rasa nyaman yang sulit ditemukan pada cuaca lainnya.
2. Merasa lebih tenang begitu mendengar suara hujan
Suara hujan yang jatuh di atap sering kali membangkitkan rasa nyaman seperti berada di rumah.
Air yang jatuh dari langit memberikan efek menenangkan bagi tubuh meski suasana di luar terasa gelap.
Alih-alih merasa murung, banyak orang justru memilih bersantai sambil menikmati suasana hangat di dalam rumah.
Mencintai hujan sebenarnya bukan sekadar menikmati cuaca mendung, melainkan merasakan ketenangan yang lebih mendalam.
Penelitian menunjukkan bahwa suara alam dapat membantu seseorang pulih dari stres lebih cepat dibanding suara perkotaan.
Hal ini menjelaskan mengapa suara rintik hujan terasa begitu menenangkan bagi banyak orang.
Efek menenangkan ini menjadi salah satu alasan utama mengapa hujan begitu disukai sebagian orang.
Suara hujan seolah menjadi pengantar tidur alami yang membantu menenangkan pikiran yang lelah.
3. Menganggap tidur diiringi suara hujan sebagai perasaan terbaik
Setelah hari yang panjang, banyak orang berharap hujan turun agar pikiran mereka bisa lebih rileks.
Tidak semua orang bisa tidur nyenyak saat hujan, namun bagi sebagian orang justru sebaliknya terjadi.
Penelitian menunjukkan bahwa suara alam dapat menurunkan tingkat stres sekaligus membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Hal ini menjelaskan mengapa tidur ditemani suara hujan terasa begitu nyaman bagi banyak orang.
Suara hujan yang lembut membantu menenangkan pikiran layaknya seseorang yang sedang ditidurkan dengan penuh kasih sayang.
Sebagian orang bahkan menikmati suara guntur yang justru membantu mereka tertidur lebih cepat.
Kombinasi suara hujan dan guntur menciptakan suasana yang menenangkan bagi mereka yang mencintai cuaca ini.
Ketenangan semacam ini menjadi salah satu daya tarik utama hujan bagi para pencintanya.
4. Benar-benar ingin berada di luar ruangan saat hujan turun
Banyak orang yang mencintai hujan menikmati momen bermain di bawah guyuran air tanpa rasa khawatir.
Kebiasaan ini sering muncul sejak kecil dan tetap bertahan hingga seseorang tumbuh dewasa.
Penelitian menunjukkan bahwa bermain di alam sejak kecil berkaitan dengan perasaan positif terhadap lingkungan alami di masa depan.
Hal ini menjelaskan mengapa sebagian orang tidak pernah kehilangan kecintaannya terhadap hari-hari hujan.
Mereka tidak keberatan pakaian atau rambutnya basah selama benar-benar menikmati momen tersebut.
Kebahagiaan tersebut membuat mereka berharap hujan tidak segera berhenti selama mereka masih menikmatinya.
Sikap ini menunjukkan bahwa kecintaan terhadap hujan tidak selalu berkaitan dengan ketakutan akan basah.
Rasa nyaman berada di bawah hujan menjadi bentuk kebebasan tersendiri bagi para pencinta hujan.
5. Tidak pernah bosan dengan aroma khas setelah hujan turun
Aroma udara sebelum hujan turun sering dianggap sebagai bentuk paling murni dari udara alami.
Aroma ini seolah menghadirkan kesegaran yang diharapkan dapat dirasakan setiap hari oleh para pencinta hujan.
Orang yang mencintai hujan tidak pernah merasa cukup dengan aroma khas ini setiap kali muncul.
Aroma tersebut dikenal dengan istilah petrichor yang menjadi ciri khas dari suasana setelah hujan turun.
Istilah petrichor pertama kali diciptakan oleh dua ilmuwan dalam sebuah penelitian pada tahun 1964.
Istilah ini menggambarkan aroma tanah yang muncul ketika hujan menyentuh permukaan tanah yang kering.
Aroma khas ini menjadi salah satu daya tarik terbesar bagi orang yang benar-benar mencintai hujan.
Kecintaan terhadap aroma tersebut mencerminkan betapa mendalamnya rasa nyaman yang dirasakan saat hujan turun.