← Beranda
10 Kebiasaan yang Merusak Hubungan Menjauhkan Keluarga dan Teman Menurut Psikologi
Mohammad Maulana IqbalSelasa, 4 Agustus 2026 | 05.56 WIB
Kebiasaan yang merusak hubungan menjauhkan keluarga dan teman menurut psikologi./Magnific/ jcomp

JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa beberapa kebiasaan bisa perlahan menjauhkan keluarga dan teman dari kehidupan seseorang.

Kebiasaan tersebut sering tidak disadari, meski dampaknya terasa nyata dalam hubungan sehari-hari.

Merawat hubungan yang sehat membutuhkan kesadaran terhadap pola perilaku yang merusak kedekatan.

Dilansir dari laman YourTango pada  Senin (3/8), berikut sepuluh kebiasaan yang berisiko menjauhkan keluarga dan teman dari seseorang.

1. Tidak menghargai waktu orang lain

Baca Juga: Iran Eksekusi Mati 2 Mata-mata Israel, Diduga Bantu Mossad

Sebagian orang terbiasa datang terlambat tanpa mempertimbangkan waktu orang lain yang telah menunggu.

Kebiasaan ini membuat orang di sekitarnya merasa waktu mereka tidak dihargai sama sekali.

Ketidakpedulian terhadap waktu orang lain lama-kelamaan bisa merusak kualitas sebuah pertemanan.

Orang yang terus-menerus diabaikan akhirnya memilih menjauh dari hubungan yang terasa tidak seimbang.

2. Berusaha memperbaiki orang lain

Dorongan untuk terus memperbaiki orang lain bisa berdampak buruk dalam banyak jenis hubungan.

Seseorang yang datang dengan masalah biasanya hanya ingin didengar dan dipahami perasaannya.

Alih-alih mendengarkan, sebagian orang justru langsung menunjukkan kesalahan dan memberi banyak nasihat.

Kemampuan mendengarkan tanpa terburu-buru memberi solusi menjadi kunci menjaga hubungan tetap dekat.

3. Salah menentukan prioritas

Menjaga hubungan romantis memang penting, tetapi terus mengutamakannya bisa mengorbankan pertemanan lain.

Melewatkan pertemuan rutin dengan teman secara berulang membuat hubungan tersebut perlahan merenggang.

Ketertinggalan informasi dan momen bersama akhirnya menciptakan jarak yang terasa canggung dengan teman.

Menyisihkan sedikit waktu secara berkala sebenarnya bisa menjaga hubungan tetap erat meski sibuk.

4. Tidak menghormati sudut pandang orang lain

Setiap orang dewasa memiliki sudut pandang yang terbentuk dari pengalaman hidup masing-masing.

Menjaga pertemanan berarti tetap menghormati pandangan orang lain meski berbeda dari milik sendiri.

Persahabatan tetap bisa terjalin erat meski dua orang memiliki pandangan yang cukup berlawanan.

Kuncinya adalah tidak membiarkan perbedaan pandangan itu mengganggu hal-hal lain yang disepakati bersama.

5. Membahas isu sensitif

Beberapa topik dianggap sensitif karena kerap memicu perpecahan di antara keluarga dan teman.

Isu seperti politik atau kebijakan sosial sering menjadi sumber pertengkaran yang tidak berkesudahan.

Menjaga hubungan tetap sehat berarti menghindari perdebatan panjang seputar topik-topik semacam itu.

Meski terasa berat, membatasi diskusi tentang isu sensitif membantu menjaga keharmonisan hubungan.

6. Membandingkan kehidupan dengan orang lain

Sebagian orang terus-menerus membandingkan kehidupan mereka dengan kehidupan orang terdekatnya.

Kebiasaan ini bisa membuat orang lain merasa tidak nyaman berbagi cerita tentang hidupnya.

Membandingkan diri dengan orang lain memang naluri manusia, tetapi bisa merenggangkan hubungan.

Ketegangan akibat kebiasaan ini perlahan menciptakan jarak meski hubungan tetap terlihat baik-baik saja.

7. Menyimpan dendam

Menyimpan dendam menjadi salah satu kebiasaan paling merusak dalam hubungan orang dewasa.

Ketegangan yang tidak pernah diselesaikan bisa berkembang menjadi keretakan hubungan yang panjang.

Ketika kedua belah pihak sama-sama menyimpan dendam, hubungan yang lama pun bisa hancur.

Menyelesaikan konflik lebih awal jauh lebih baik dibanding membiarkannya terus mengendap.

8. Bersikap pasif-agresif

Sikap pasif-agresif berarti mengungkapkan perasaan negatif secara tidak langsung kepada orang lain.

Kebiasaan ini bisa merusak berbagai jenis hubungan karena masalah tidak pernah dibahas secara terbuka.

Menyimpan kekesalan sambil menyindir secara halus hanya membuat suasana semakin tidak nyaman.

Membicarakan masalah secara terbuka menjadi cara terbaik menjaga hubungan tetap sehat.

9. Mengkritik cara orang lain melakukan sesuatu

Tidak ada orang yang senang terus-menerus diberi tahu bahwa caranya salah.

Kritik yang berulang terhadap cara orang lain melakukan sesuatu bisa merenggangkan hubungan.

Meski niatnya membantu, sikap kritis semacam ini justru cenderung menjauhkan orang-orang terdekat.

Memberi ruang bagi orang lain melakukan sesuatu dengan caranya sendiri membantu menjaga kedekatan.

10. Menggoda pasangan orang lain

Kebiasaan menggoda pasangan teman ternyata lebih sering terjadi dibanding yang banyak orang kira.

Kedekatan dengan pasangan teman kadang membuka ruang bagi sikap yang kelewat batas.

Meski terlihat tidak berbahaya, sikap semacam ini bisa merusak kepercayaan dalam pertemanan.

Jika dilakukan berulang kali, kebiasaan ini berisiko menghancurkan hubungan pertemanan yang telah terjalin lama.

EDITOR: Hanny Suwindari