JawaPos.com - Ketenangan pikiran sering kali dikaitkan dengan suasana yang damai atau tempat yang jauh dari hiruk pikuk. Namun, kenyataannya rasa tenang tidak hanya ditentukan oleh lingkungan, melainkan juga oleh kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari memengaruhi kondisi mental.
Banyak tekanan justru muncul dari rutinitas kecil yang dilakukan berulang kali. Mengidentifikasi kebiasaan tersebut menjadi langkah awal untuk menciptakan perubahan positif dan menjaga kesehatan mental.
Mengutip The Vessel, berikut enam kebiasaan yang dapat mengikis ketenangan pikiran secara perlahan.
Baca Juga: 10 Kebiasaan Buruk Penyebab Hilangnya Motivasi Hidup Menurut Psikologi
1. Terlalu Lama Menggulir Media Sosial
Kebiasaan terus-menerus melihat media sosial, terutama ketika dipenuhi kabar negatif, dapat memicu kecemasan. Fenomena yang dikenal sebagai doomscrolling ini membuat seseorang terus mencari informasi buruk tanpa sadar, sehingga waktu yang seharusnya hanya beberapa menit bisa berubah menjadi berjam-jam dan memperburuk suasana hati.
2. Terjebak dalam Pikiran Negatif yang Berulang
Mengulang kekhawatiran yang sama di dalam pikiran hanya akan menambah beban emosional. Psikolog Rick Hanson menjelaskan bahwa otak manusia cenderung lebih mudah menyimpan pengalaman negatif dibandingkan pengalaman positif. Akibatnya, seseorang lebih rentan larut dalam kecemasan jika tidak belajar mengalihkan fokus.
3. Sulit Menolak Permintaan Orang Lain
Selalu mengatakan "ya" demi menyenangkan orang lain sering kali membuat kebutuhan diri sendiri terabaikan. Menurut Brené Brown, menetapkan batasan merupakan bentuk keberanian untuk menghargai diri sendiri, meskipun keputusan tersebut berpotensi mengecewakan orang lain.
4. Terlalu Sering Terganggu Notifikasi
Bunyi notifikasi yang datang tanpa henti dapat memecah konsentrasi. Gangguan kecil yang terjadi berulang kali membuat seseorang sulit mencapai fokus penuh saat bekerja atau belajar, sehingga produktivitas menurun dan rasa puas terhadap hasil pekerjaan ikut berkurang.
5. Membandingkan Kehidupan dengan Orang Lain
Melihat pencapaian, gaya hidup, atau kesuksesan orang lain di media sosial dapat memicu kebiasaan membandingkan diri. Perbandingan semacam ini sering membuat seseorang merasa kurang berhasil, padahal yang terlihat di media sosial umumnya hanyalah momen terbaik dari kehidupan orang lain.
6. Membiarkan Ruangan Tetap Berantakan
Kondisi ruangan yang berantakan ternyata juga dapat memengaruhi kejernihan berpikir. Penelitian menunjukkan bahwa terlalu banyak gangguan visual membuat otak bekerja lebih keras untuk memproses informasi. Meluangkan waktu sekitar 10 menit setiap malam untuk merapikan meja kerja atau membereskan barang-barang dapat membantu menciptakan suasana yang lebih nyaman dan membuat hari berikutnya terasa lebih ringan.