JawaPos.com – Psikologi menjelaskan bahwa seseorang bisa merasa kaya meski tidak memiliki kekayaan besar secara materi.
Perasaan ini muncul lewat kebiasaan sederhana yang dijalani secara konsisten setiap hari mereka.
Banyak orang berhasil menikmati hidup berkecukupan tanpa kekayaan yang setara dengan standar umum masyarakat.
Dilansir dari laman YourTango pada Selasa (28/7), berikut sembilan kebiasaan yang membuat seseorang merasa kaya dalam kehidupan sehari-hari.
Baca Juga: Baterai HP Android Cepat Habis? Bisa Jadi 8 Kebiasaan Ini yang Diam-Diam Jadi Penyebabnya
1. Menjadikan kebersihan sebagai prioritas
Menghabiskan waktu untuk membersihkan rumah ternyata memberi dampak besar terhadap perasaan kaya seseorang.
Lingkungan yang berantakan sering mengingatkan pada tagihan dan pekerjaan yang belum selesai.
Ruang yang tertata rapi dengan segala sesuatu di tempatnya justru terasa mewah dan nyaman.
Rumah yang bersih juga berkaitan dengan kesehatan mental yang lebih baik dan stres yang berkurang.
2. Membangun gaya sendiri, bukan mengikuti tren
Otak manusia sebenarnya cenderung terdorong untuk mengikuti tren yang sedang populer.
Namun gaya berpakaian yang seragam justru membuat penampilan terasa membosankan dan biasa saja.
Orang dengan kekayaan besar cenderung berani tampil beda karena merasa bebas menentukan gaya sendiri.
Membentuk gaya pribadi tanpa mengikuti tren membuat seseorang merasa lebih kaya meski belanja hemat.
3. Tidak mengejar simbol status
Logo besar pada pakaian dulu menjadi simbol bahwa seseorang memiliki banyak uang.
Kini penampilan seperti itu justru terasa berlebihan dan seolah mencari perhatian secara berlebihan.
Orang yang benar-benar merasa kaya menghindari barang bermerek yang menonjolkan simbol status secara mencolok.
Mereka lebih peduli pada kenyamanan dan kualitas dibandingkan sekadar menunjukkan simbol kemewahan semata.
4. Merawat barang yang sudah dimiliki
Budaya konsumtif sering membuat orang yang mampu membeli banyak barang lebih dikagumi.
Namun merawat barang yang sudah dimiliki juga memberi rasa berdaya bagi pemiliknya.
Kebiasaan ini turut menghemat pengeluaran sekaligus menumbuhkan rasa syukur atas apa yang telah dimiliki.
Merawat barang lama dengan baik membuat seseorang tidak merasa kehilangan meski tak membeli yang baru.
5. Mengutamakan kualitas dibanding kuantitas
Orang yang merasa kaya tanpa kekayaan besar memastikan barang yang dibeli benar-benar berkualitas.
Belanja memang bisa memberi kebahagiaan sesaat serta ilusi mengikuti gaya hidup orang lain.
Namun memiliki banyak barang murah yang cepat rusak tidak memberi nilai jangka panjang.
Memprioritaskan kualitas membuat seseorang tidak merasa kekurangan meski jumlah barangnya lebih sedikit.
6. Menikmati momen saat ini
Orang yang terus mengejar uang biasanya hidup dalam kesibukan dan tekanan yang tinggi.
Mereka sering mengorbankan masa kini demi masa depan yang belum tentu tercapai.
Menikmati momen bukan berarti berhenti bekerja keras, melainkan tidak menjadikan pekerjaan sebagai satu-satunya tujuan hidup.
Menjalani hidup dengan lebih tenang membuat seseorang merasa hidup berkecukupan meski secara materi belum kaya.
7. Menghabiskan uang untuk pengalaman
Belakangan ini banyak orang lebih memilih menghabiskan uang untuk pengalaman dibanding barang.
Penelitian menunjukkan bahwa pengalaman cenderung memberi kebahagiaan lebih besar dibanding kepemilikan benda.
Meski tidak mampu berlibur mewah, mereka tetap memahami nilai penting dari sebuah kenangan.
Mengeluarkan uang untuk pengalaman membuat seseorang merasa lebih puas dibanding sekadar memiliki banyak barang.
8. Menghargai hal-hal kecil
Seseorang yang tidak terbiasa bersyukur atas hal kecil cenderung mengabaikan detail sederhana dalam hidupnya.
Padahal rasa kaya sejati juga lahir dari menikmati momen sederhana seperti secangkir kopi hangat.
Sebuah penelitian dari Harvard menemukan bahwa orang menyukai kembali mengenang momen biasa dalam hidupnya.
Momen semacam itu tidak bisa dibeli dengan uang, tetapi terasa lebih berharga dari kekayaan materi.
9. Menjaga kesehatan diri
Ungkapan bahwa kesehatan adalah kekayaan memang memiliki dasar kebenaran yang kuat.
Uang memang dapat membantu membiayai layanan kesehatan yang lebih baik bagi seseorang.
Namun rasa kaya yang bergantung pada uang semata akan terasa kosong saat kesehatan menurun.
Menjaga kesehatan dengan usaha sendiri membuat seseorang merasa lebih baik secara fisik maupun emosional.