← Beranda
7 Perilaku yang Menurut Psikologi Bisa Menunjukkan Keterbatasan dalam Cara Berpikir Seseorang
Rabbany WanadrianiSelasa, 14 Juli 2026 | 01.50 WIB
ilustrasi teman yang sedang mengobrol. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com - Berinteraksi dengan berbagai karakter manusia terkadang menjadi tantangan tersendiri. Perbedaan cara berpikir, memahami informasi, dan mengambil keputusan dapat memengaruhi bagaimana seseorang menjalin hubungan sosial.

Namun, menilai tingkat kecerdasan seseorang tidak bisa hanya berdasarkan satu atau dua perilaku tertentu. Kemampuan kognitif setiap individu dapat terlihat dalam berbagai bentuk dan dipengaruhi oleh banyak faktor.

Meski begitu, psikologi sering membahas sejumlah pola perilaku yang dapat mencerminkan cara seseorang memproses informasi atau menghadapi suatu masalah.

Dilansir dari GE Editing, berikut tujuh tanda yang sering dikaitkan dengan kesulitan dalam kemampuan berpikir atau pemahaman seseorang.

Baca Juga: Jangan Terabaikan, 8 Perilaku yang Bisa Mengungkap Seseorang Tidak Menyukai Anda

1. Kurangnya berpikir kritis

Salah satu tanda paling jelas dari individu dengan IQ rendah adalah kurangnya keterampilan berpikir kritis.

Berpikir kritis melibatkan analisis informasi, mengevaluasi alternatif, dan membuat keputusan rasional. Namun, tidak semua orang cocok untuk aktivitas mental semacam ini.

Bagi sebagian orang, cara termudah yakni menerima segala sesuatu apa adanya tanpa mempertanyakan atau menganalisis.

2. Kesulitan dengan konsep abstrak

Sebagian besar komunikasi sehari-hari melibatkan konsep abstrak, ide, teori, emosi, dan sebagainya.

Salah satu tanda bahwa Anda mungkin berhadapan dengan orang ber-IQ rendah adalah kesulitan mereka memahami konsep-konsep abstrak ini.

Mereka cenderung lebih nyaman berurusan dengan fakta-fakta konkret dan objek-objek nyata.

3. Keterampilan memecahkan masalah yang buruk

Orang ber-IQ rendah sering kali kesulitan memecahkan masalah, seperti menghadapi situasi yang rumit atau tidak dikenal.

Orang ini kerap kali kesulitan mengaktifkan belahan otak kanan saat mengerjakan tugas pemecahan masalah, yang mungkin dapat menjelaskan kesulitan mereka menemukan solusi kreatif atau berpikir di luar kotak.

4. Kosakata terbatas

Bahasa adalah alat ampuh dan kaya kosakata sering kali merupakan tanda kecerdasan.

Sebaliknya, kosakata yang terbatas dapat menunjukkan IQ yang lebih rendah.

Hal ini tidak berarti bahwa orang tersebut tidak dapat berkomunikasi secara efektif, tetapi kesulitan menemukan kata-kata yang tepat untuk mengungkapkan ide atau emosi yang rumit.

5. Resistensi terhadap perubahan

Resistensi terhadap perubahan merupakan perilaku khas individu yang berjuang dengan fleksibilitas, kemampuan beradaptasi, dan pemikiran kritis.

Perubahan memerlukan kemampuan untuk menilai informasi baru, mempertimbangkan pilihan, dan menyesuaikan sebagaimana mestinya.

Namun, seseorang dengan IQ rendah, proses ini dapat terasa sangat membebani atau bahkan mengancam.

6. Kesulitan belajar dari kesalahan

Individu dengan IQ rendah sering kali berjuang dengan aspek ini karena mereka mungkin melakukan kesalahan yang sama berulang kali, tidak mampu memahami sebab dan akibat atau menyesuaikan perilaku sebagaimana mestinya.

7. Kurangnya rasa ingin tahu

Mungkin tanda paling jelas dari IQ rendah adalah kurangnya rasa ingin tahu.

Kecerdasan sering dikaitkan dengan keinginan untuk belajar dan mengeksplorasi, namun individu ber-IQ rendah sering kali tidak memiliki dorongan ini.

Mereka merasa nyaman dengan apa yang diketahui dan menunjukkan sedikit minat dalam mempelajari hal-hal baru atau terlibat dengan konsep yang belum dikenal.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho