← Beranda
Sering Kesal Saat Lapar? Psikologi Menjelaskan 7 Perilaku yang Bakal Muncul
Rabbany WanadrianiSelasa, 14 Juli 2026 | 00.47 WIB
ilustrasi orang yang mudah marah saat lapar. /Freepik

JawaPos.com - Banyak orang pernah merasakan perubahan suasana hati ketika rasa lapar mulai muncul. Perasaan kesal, mudah tersinggung, hingga frustrasi bisa datang tanpa disadari dan memengaruhi cara seseorang berinteraksi dengan orang lain.

Kondisi ini bukan sekadar perasaan sesaat. Dalam psikologi, perubahan emosi akibat rasa lapar memiliki penjelasan yang berkaitan dengan respons tubuh dan pikiran terhadap berkurangnya energi.

Mengacu pada Parent From Heart, berikut tujuh perilaku yang kerap ditunjukkan oleh orang yang mudah marah saat lapar berdasarkan sudut pandang psikologi.

Baca Juga: 7 Perilaku yang Sering Muncul pada Orang yang Kepercayaan Dirinya Menurun Seiring Usia Bertambah

1. Rasa jengkel 

Dapat dikatakan bahwa tanda yang paling mudah dikenali dari temperamen yang disebabkan oleh rasa lapar adalah sifat mudah tersinggung.

Tiba-tiba, hal-hal kecil bisa membuat Anda marah. Mainan yang hilang, koneksi internet yang lambat, atau pertengkaran kecil bisa memicu reaksi berlebihan.

Lain kali Anda merasa mudah tersinggung, hal itu mungkin bukan disebabkan oleh stres atau kelelahan.

2. Kurangnya fokus

Psikologi menyebut bahwa fungsi kognitif seseorang dapat terganggu saat lapar.

Otak membutuhkan glukosa agar berfungsi optimal dan saat melewatkan waktu makan, kadar glukosa akan turun.

Hal ini dapat menyebabkan kesulitan berkonsentrasi atau bahkan merasa sedikit bingung.

3. Kepekaan emosional meningkat

Rasa lapar dapat membuat Anda lebih sensitif secara emosional. Hal ini dapat terwujud dalam berbagai cara, mulai dari menangis hingga merasa kewalahan.

Rasanya seperti penyangga emosional tiba-tiba hilang serta jadi rapuh dan rentan.

Dengan kata lain, emosi sangat terkait dengan kesadaran dan persepsi diri Anda.

4. Pengambilan keputusan menjadi sulit

Saat rasa lapar menyerang, membuat keputusan, baik besar maupun kecil, dapat menjadi perjuangan berat.

Anda mungkin akan terus-menerus berdebat tentang apa yang harus dikenakan, apa yang harus dikerjakan selanjutnya, atau bahkan apa yang harus dimakan.

Beberapa orang cenderung membuat keputusan impulsif saat mereka lapar.

5. Kelelahan mulai terasa

Ketika tubuh kekurangan bahan bakar yang dibutuhkan untuk berfungsi dengan benar, salah satu tanda pertama yang sering muncul adalah perasaan lelah atau lesu.

Ini karena tubuh menggunakan makanan sebagai sumber energi, dan tanpanya, tingkat energi dapat menurun.

6. Reaksi berlebihan

Reaksi berlebihan bukan karena kekurangan pribadi. Ini adalah respons psikologis terhadap rasa lapar.

Ketika tubuh kekurangan makanan, otak menganggapnya sebagai ancaman terhadap kelangsungan hidup dan meningkatkan respons stres.

Meningkatnya kepekaan ini dapat membuat Anda bereaksi lebih intens terhadap situasi.

7. Ketidaknyamanan fisik

Terakhir namun tidak kalah pentingnya, jangan lupakan tanda-tanda fisik lapar.

Perut keroncongan, pening, dan bahkan sakit kepala bisa jadi merupakan tanda bahwa sudah waktunya makan.

Jika Anda mengabaikan sinyal lapar tubuh, kemungkinan Anda akan mengalami gejala fisik yang tidak nyaman.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho