← Beranda
7 Ciri Orang yang Sering Memeriksa Ponsel di Tengah Malam, Nomor 3 Sering DIlakukan
Leni Setya WatiSelasa, 7 Juli 2026 | 23.15 WIB
Ilustrasi orang yang sering ngecek ponsel mereka sepanjang malam (freepik)

JawaPos.com - Ada orang yang dapat tidur dengan tenang hingga pagi tanpa gangguan, tetapi ada pula yang merasa sulit menahan keinginan untuk membuka dan memeriksa ponsel saat malam semakin larut.

Kebiasaan tersebut ternyata tidak hanya berkaitan dengan pola tidur, tetapi juga dapat berhubungan dengan beberapa karakter dan pola perilaku tertentu. Psikologi mencoba melihat alasan di balik kebiasaan seseorang yang kerap mengecek ponsel, bahkan ketika seharusnya mereka sedang beristirahat.

Dikutip dari laman geediting.com, berikut tujuh ciri yang sering dikaitkan dengan orang-orang yang memiliki kebiasaan memeriksa ponsel sepanjang malam.

Baca Juga: 9 Perilaku yang Menunjukkan Seseorang Kemungkinan Terlalu Dimanjakan Sejak Kecil Menurut Psikologi

1. Orang dengan tipe night owl

Bukan rahasia lagi bahwa sebagian dari kita lebih cenderung menggulir layar larut malam dibandingkan sebagian lainnya.

Psikolog telah lama mempelajari perbedaan antara orang yang suka begadang dan yang suka bangun pagi, dan ternyata preferensi tidur-bangun Anda mengungkapkan banyak hal tentang Anda.

Orang yang suka begadang, atau mereka yang secara alami merasa lebih terjaga dan produktif di malam hari, cenderung lebih tertarik pada ponsel mereka di malam hari.

Ini bukan hanya tentang merasa waspada, ini tentang daya tarik waktu yang tenang dan tanpa gangguan yang ditawarkan oleh waktu larut malam.

Dengan kata lain, perilaku kita tidak selalu tentang benar atau salah, tetapi didorong oleh ritme dan preferensi batin kita.

Dan jika Anda mendapati diri Anda meraih ponsel saat orang lain sedang tidur lelap, Anda mungkin benar-benar seorang night owl.

2. Ketergantungan digital

Keterikatan terhadap perangkat digital tidak selalu sehat. Itulah yang disebut oleh para psikolog sebagai 'ketergantungan digital'.

Saat terlalu sibuk dengan screen time, kita sering kali lupa waktu hingga menggulir ponsel sepanjang malam, dan akhirnya merasa kelelahan saat pagi hari.

3. Takut ketinggalan atau FOMO

Pernahkah Anda merasa khawatir karena kehilangan sesuatu yang penting? Ini adalah perasaan yang sering kali disebut dengan takut ketinggalan, atau FOMO.

Hal ini dapat membuat kita terpaku pada ponsel, mengecek media sosial, dan email sepanjang malam.

FOMO itu nyata. Ini adalah fenomena zaman modern yang dapat membuat kita merasa cemas dan terputus hubungan.

Kita takut tidak bisa mengikuti perkembangan atau tertinggal sementara orang lain maju terus.

4. Kebutuhan untuk kontrol

Percaya atau tidak, kebiasaan kita menggunakan ponsel di malam hari mungkin juga merupakan tanda kebutuhan bawaan kita untuk mengendalikan.

Lihatlah, saat kita terjaga dan beraktivitas di dunia, ada banyak faktor yang berada di luar kendali kita.

Namun, saat semuanya tenang dan sunyi di tengah malam, ponsel kita menjadi alam semesta kecil yang dapat kita kendalikan.

Hal ini didukung oleh sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of Consumer Psychology.

Para peneliti menemukan bahwa orang sering beralih ke teknologi selama masa-masa yang tidak pasti karena teknologi memberi mereka rasa kendali.

Dalam penelitian tersebut, peserta yang merasa tidak pasti lebih menyukai teknologi interaktif seperti telepon pintar karena menawarkan rasa kontrol yang lebih tinggi dibandingkan dengan teknologi pasif seperti televisi.

5. Sensasi penemuan

Ingatkah saat pertama kali Anda menemukan Internet? Rasanya seperti alam semesta tanpa batas yang menunggu untuk dijelajahi, dan kegembiraan Anda tidak ada batasnya.

Rasa haus akan penemuan ini bisa jadi merupakan alasan lain mengapa sebagian dari kita mengecek ponsel di malam hari.

Setiap notifikasi, setiap email atau pembaruan media sosial berpotensi menghadirkan sesuatu yang baru dan menarik.

Meskipun sensasi penemuan itu mengasyikkan, hal itu tidak boleh mengganggu tidur Anda. Bagaimanapun, pikiran yang cukup istirahat lebih mungkin untuk membuat penemuan yang berarti.

6. Pencarian kesunyian

Mungkinkah penggunaan ponsel larut malam sebenarnya merupakan pencarian kesunyian? Di era konektivitas yang konstan ini, menemukan momen kesunyian bisa jadi sulit.

Namun di saat-saat tenang di malam hari, saat dunia di sekitar kita sedang tertidur, ponsel kita dapat menawarkan bentuk kesunyian yang unik.

Bayangkan: hanya Anda dan perangkat Anda, tidak ada gangguan, tidak ada ekspektasi. Inilah saatnya Anda dapat menikmati konten sesuai keinginan, merenungkan pikiran, atau sekadar bersantai.

Barangkali kebiasaan kita menggunakan ponsel larut malam bukan sekadar untuk tetap terhubung atau mencari kendali, kebiasaan ini juga mungkin bertujuan untuk menciptakan ruang menyendiri di mana pikiran kita dapat bebas berkelana.

7. Rasa keterhubungan

Dalam kesunyian malam, ponsel kita berfungsi sebagai penghubung ke dunia luar, menjaga kita tetap terhubung dengan orang-orang yang kita sayangi dan kejadian-kejadian di sekitar kita.

Jadi jika Anda meraih ponsel di tengah malam, mungkin itu cara Anda merasa terhubung. Ingat, keseimbangan adalah kuncinya. Anda yang cukup istirahat dapat terhubung lebih bermakna dengan dunia.

 
 
EDITOR: Setyo Adi Nugroho