JawaPos.com - Satu-satunya momen di mana seorang perempuan dianjurkan untuk sulit ditebak adalah saat bermain poker atau sedang bernegosiasi sengit di ruang rapat.
Kencan pertama sama sekali bukan tempat untuk menyembunyikan kartu Anda, namun ironisnya, banyak wanita yang tanpa sadar bersikap terlalu misterius hingga sulit dibaca.
Jika tidak secara gamblang menyatakan ketertarikan, pria sering kali dibiarkan meraba-raba contoh bawah sadar yang halus untuk mengetahui bagaimana perasaan teman kencannya.
Tanpa disadari, banyak perempuan mengirimkan sinyal keliru yang justru mematikan ketertarikan lawan jenis. Oleh karena itu, saat Anda sedang membangun kedekatan dengan seseorang, sangat penting untuk memahami perilaku otomatis apa saja yang bisa membuat pria kehilangan minat dalam sekejap.
Berdasarkan kajian psikologis 77 dinamika interpersonal yang diulas Your Tango, berikut adalah enam kebiasaan refleks yang sebaiknya Anda hindari agar kencan pertama berlanjut ke tahap selanjutnya.
1. Menunjukkan Bahasa Tubuh Tertutup
Banyak orang keliru mengira bahwa kesan pertama sepenuhnya dibangun berdasarkan untaian kata yang mereka ucapkan. Faktanya, setidaknya 50 persen dari keberhasilan koneksi awal justru ditentukan oleh komunikasi nonverbal atau bahasa tubuh Anda.
86⁶⁵Ketika pikiran Anda berkata 'ya', bahasa tubuh yang kaku bisa mengirimkan sinyal 'tidak' kepada pasangan kencan.
Untuk mengantisipasinya, pastikan Anda selalu menjaga bahasa tubuh yang terbuka dan hangat. Hadapkan tubuh Anda secara penuh ke arahnya, meskipun Anda sedang duduk bersebel kebiasaanahan di meja bar.
Jaga lengan Anda tetap rileks dengan menghindari menyilangkan atau melipat tangan terlalu lama, serta condongkan tubuh ke arahnya saat ia berbicara untuk menunjukkan bahwa Anda menyimak dengan tulus.
2. Berbicara dengan Nada Suara yang Monoton
Setelah bahasa tubuh, vokal memegang andil sebesar 30 percent dalam cara calon pasangan berinteraksi. Memberikan sedikit variasi naik-turun nada saat menyampaikan informasi akan membuat Anda terdengar jauh lebih hidup dan tertarik pada jalannya obrolan.
Hal ini bukan berarti Anda harus mempertahankan nada suara yang melengking tinggi sepanjang kencan. Mengadaptasi dan menyelaraskan ritme serta nada suara dengan pasangan kencan akan menciptakan atmosfer yang nyaman dan membuat Anda tampak mudah didekati.
Beberapa riset menunjukkan bahwa pria kurang menyukai suara monoton pada wanita; sebaliknya, wanita cenderung memodulasi nada suara mereka menjadi lebih ekspresif saat berbicara dengan pria yang mereka sukai.
3. Menjawab Pertanyaan secara Singkat dan Tidak Jelas
Sebuah hubungan interpersonal yang kuat selalu terjalin melalui pertukaran detail kehidupan. Ketika seorang wanita memberikan jawaban yang terlalu singkat, abstrak, atau terlalu umum, pria akan langsung menangkap kesan bahwa Anda tidak tertarik untuk melanjutkan obrolan.
Memang tidak semua orang mudah membagikan detail kehidupan pribadinya kepada orang baru, namun hal ini adalah syarat mutlak dalam sebuah kencan.tttt
Cobalah berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan umum seputar kencan di depan cermin atau bersama teman dekat hingga Anda merasa nyaman.
Menyiapkan beberapa cerita menarik yang siap dibagikan akan sangat membantu Anda terhubung secara emosional dengan orang lain.
4. Memasang Wajah Cemberut (Resting Bitch Face)
Meskipun tuntutan sosial agar wanita "harus selalu tersenyum" sering kali terdengar melelahkan, mengabaikan ekspresi wajah saat kencan bisa berakibat fatal. Ketika Anda terus-menerus memasang wajah datar atau cemberut, pria akan langsung berasumsi bahwa Anda sedang tidak bersenang-senang atau terpaksa berada di sana.
Penelitian psikologi menunjukkan bahwa pria menganggap cemberut permanen sebagai hal yang tidak menarik akibat kombinasi faktor persepsi. Ekspresi wajah yang tidak menyenangkan sering kali diinterpretasikan sebagai aura negatif, yang memicu asumsi adanya sifat-sifat buruk lain yang tidak diinginkan dalam diri seseorang semenjak kesan pertama dibentuk.
5. Terlalu Sering Menggunakan Pernyataan Absolut
Tanpa disadari, penggunaan kata-kata kaku seperti "harus," "sekarang juga," "tidak pernah," atau "tidak bisa" dalam membicarakan prinsip hidup atau target pribadi bisa merusak suasana kencan. Pernyataan absolut ini mengirimkan sinyal bawah sadar bahwa Anda adalah pribadi yang tidak fleksibel. Pria akan menangkap kesan bahwa Anda belum benar-benar siap atau terbuka untuk berkompromi dalam sebuah komitmen hubungan baru.
6. Membawa Nada Bicara yang Pahit dan Negatif
Kegagalan kencan yang berulang di masa lalu sering kali menyisakan rasa pahit, sinis, atau perasaan bahwa diri Anda berhak mendapatkan perlakuan yang jauh lebih mulia. Sayangnya, rasa frustrasi yang terpendam ini kerap bocor melalui nada bicara yang sarkas atau pesimis saat Anda bertemu dengan orang baru.
Riset membuktikan bahwa nada bicara negatif sangat tidak menarik karena menandakan adanya sifat kepribadian yang memusuhi (hostility) dan memicu kesalahpahaman kognitif.
Hindari kebiasaan mencela diri sendiri secara berlebihan atau mengungkit-ungkit betapa buruknya pengalaman kencan Anda terdahulu (trauma dumping).
Tinggalkan semua memori kelam tersebut di luar ruangan, dan fokuslah pada energi positif yang ada di depan mata Anda. (*)