JawaPos.com – Kemampuan untuk membedakan orang yang tulus dari mereka yang memiliki kecenderungan manipulatif dapat membantu seseorang terhindar dari berbagai masalah di kemudian hari.
Namun, mengenali hal tersebut tidak selalu mudah, terutama saat baru pertama kali bertemu dengan seseorang.
Menurut psikologi, ada sejumlah cara yang bisa digunakan untuk mengidentifikasi karakter manipulatif hanya dalam beberapa menit setelah pertemuan awal. Mengutip Geediting, berikut penjelasan lengkapnya.
Baca Juga: Takut Jarum Suntik? 7 Ciri Ini Kemungkinan Kamu Miliki Menurut Psikologi
1. Mereka terlalu menawan
Anda baru saja bertemu dengan orang baru, tetapi ia sudah menunjukkan pesonanya.
Manipulator menggunakan teknik love bombing untuk memikat sehingga Anda cenderung tidak mempertanyakan motif mereka di kemudian hari.
Namun, jangan biarkan sanjungan mengaburkan penilaian Anda. Hubungan yang tulus membutuhkan waktu dan pengalaman bersama.
2. Mereka sering jadi korban
Manipulator sering menggunakan taktik playing victim untuk mendapatkan simpati dan mengalihkan perhatian dari perilaku buruk mereka sendiri.
Mereka selalu menyiapkan cerita sedih setiap kali ketahuan dan ini dirancang untuk menarik simpati.
3. Mereka ahli dalam meniru
Dalam psikologi, mirroring mengacu pada perilaku di mana seseorang secara tidak sadar meniru gerakan, pola bicara, atau sikap orang lain.
Ini adalah cara seseorang terhubung dengan individu lain, menunjukkan empati dan pengertian.
Namun, para manipulator sering kali menggunakan teknik tersebut untuk keuntungan pribadi.
4. Mereka selalu menguji batasan Anda
Manipulator punya bakat untuk menguji batasan. Mereka sering meminta bantuan guna melihat reaksi Anda.
Ini bukan karena mereka benar-benar membutuhkan bantuan, tetapi lebih untuk mengukur seberapa banyak yang bisa dilakukan.
5. Mereka ahli dalam gaslighting
Gaslighting, taktik manipulatif di mana seseorang membuat Anda mempertanyakan realitas sendiri.
Ini adalah bentuk manipulasi yang berbahaya karena dapat membuat Anda meragukan kewarasan diri sendiri.
Percayalah pada insting dan jangan biarkan siapa pun menggoyahkan dirimu.
6. Mereka ahli dalam menimbulkan rasa bersalah
Manipulator adalah ahli dalam seni membuat orang merasa bersalah.
Mereka tahu persis bagaimana membuat Anda merasa bersalah karena tidak menuruti keinginannya.
Sering kali membuat Anda merasa egois karena lebih mengutamakan kebutuhan sendiri daripada kebutuhan mereka.
7. Mereka ahli dalam mengalihkan perhatian
Hal terpenting yang perlu diingat adalah bahwa manipulator adalah ahli dalam mengalihkan perhatian dari tindakan mereka.
Ketika dihadapkan, mereka sering kali akan mengubah topik, membuat tuduhan balasan, atau melakukan apa pun untuk mengalihkan fokus.
Taktik ini dirancang untuk membingungkan Anda dan mempersulit Anda untuk melacak apa yang sebenarnya terjadi.
Ini adalah upaya terang-terangan untuk menyembunyikan manipulasi dan menghindari tanggung jawab.