← Beranda
8 Hal dalam Hidup yang Harus Selalu Kamu Setujui jika Ingin Mempertahankan Harga Dirimu Menurut Psikologi
Irfan FerdiansyahSabtu, 20 Juni 2026 | 01.31 WIB
Ilustrasi seseorang yang mempertahankan harga diri (Magnific/Bokodi)

JawaPos.com - Harga diri bukanlah sesuatu yang muncul begitu saja. Ia dibentuk oleh cara seseorang memandang dirinya sendiri, menetapkan batasan, serta menentukan apa yang layak diterima dan apa yang tidak. Dalam psikologi, harga diri yang sehat berkaitan dengan rasa hormat terhadap diri sendiri, kemampuan mengenali nilai pribadi, dan keberanian untuk mengambil keputusan yang sesuai dengan prinsip yang diyakini.

Sering kali, seseorang kehilangan harga dirinya bukan karena orang lain, melainkan karena terlalu sering mengabaikan kebutuhan dan nilai-nilai yang penting bagi dirinya sendiri. Oleh karena itu, ada beberapa hal mendasar yang perlu selalu disetujui dan diyakini agar seseorang dapat mempertahankan harga dirinya dalam berbagai situasi.

Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (18/6), terdapat delapan hal yang perlu kamu sepakati dengan dirimu sendiri jika ingin menjaga harga diri menurut sudut pandang psikologi.

Baca Juga: 8 Frasa yang Membuat Anda Terdengar Kurang Cerdas meskipun Memiliki Ide-Ide Brilian Menurut Psikologi

1. Setuju Bahwa Kamu Tidak Harus Menyenangkan Semua Orang

Banyak orang menghabiskan waktu dan energi untuk mendapatkan persetujuan dari semua orang. Mereka takut mengecewakan orang lain dan akhirnya mengorbankan kebutuhan serta keinginan pribadi.

Psikologi menunjukkan bahwa kebutuhan untuk selalu disukai dapat membuat seseorang kehilangan identitas dirinya. Orang dengan harga diri yang sehat memahami bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang normal dan tidak semua orang harus menyukai mereka.

Ketika kamu menerima bahwa tidak mungkin menyenangkan semua orang, kamu akan lebih berani mengatakan "tidak" pada hal-hal yang tidak sesuai dengan nilai dan batasan pribadimu.

2. Setuju Bahwa Perasaanmu Valid dan Layak Didengarkan

Sering kali seseorang mengabaikan emosi yang dirasakannya demi terlihat kuat atau agar tidak merepotkan orang lain. Padahal, emosi adalah sinyal penting yang membantu kita memahami kebutuhan diri sendiri.

Harga diri yang sehat tumbuh ketika seseorang mengakui bahwa perasaan sedih, kecewa, marah, atau takut bukanlah kelemahan. Semua emosi memiliki tempat dan pantas untuk dipahami, bukan ditekan.

Mendengarkan perasaan sendiri membantu seseorang mengambil keputusan yang lebih bijak dan menghindari hubungan atau situasi yang merugikan dirinya.

3. Setuju Bahwa Kamu Berhak Memiliki Batasan

Dalam hubungan apa pun, batasan yang sehat sangat penting. Menurut psikologi, kemampuan menetapkan batasan merupakan tanda penghargaan terhadap diri sendiri.

Kamu tidak harus selalu tersedia setiap saat. Kamu juga tidak wajib menerima perlakuan yang membuatmu merasa tidak nyaman hanya karena takut dianggap egois.

Mengatakan "cukup" atau "tidak" bukanlah tanda kurang peduli kepada orang lain. Sebaliknya, itu adalah bentuk kepedulian terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan diri sendiri.

Baca Juga: 9 Kebiasaan yang Harus Ditinggalkan Menurut Psikologi jika Anda Ingin Akhirnya Mencintai Hidup Lagi

4. Setuju Bahwa Kesalahan Tidak Menentukan Nilai Dirimu

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Namun, banyak orang yang membiarkan kegagalan menjadi label permanen yang merusak rasa percaya diri mereka.

Psikologi menjelaskan bahwa orang dengan harga diri yang baik mampu memisahkan antara tindakan yang salah dan identitas diri mereka. Mereka memahami bahwa melakukan kesalahan bukan berarti mereka adalah orang yang gagal.

Kesalahan seharusnya dipandang sebagai kesempatan untuk belajar, berkembang, dan menjadi pribadi yang lebih matang.

5. Setuju Bahwa Kamu Tidak Harus Membandingkan Diri dengan Orang Lain

Di era media sosial, sangat mudah melihat pencapaian orang lain dan merasa tertinggal. Padahal, setiap orang memiliki perjalanan hidup yang berbeda.

Perbandingan yang berlebihan sering kali menjadi sumber rendahnya harga diri. Ketika seseorang terlalu fokus pada kehidupan orang lain, ia cenderung lupa menghargai proses dan pencapaiannya sendiri.

Menyetujui bahwa hidup bukanlah perlombaan akan membuatmu lebih tenang dan lebih mampu menghargai setiap langkah yang telah berhasil kamu capai.

6. Setuju Bahwa Kamu Layak Mendapatkan Hubungan yang Sehat

Harga diri yang sehat membuat seseorang sadar bahwa dirinya pantas mendapatkan rasa hormat, perhatian, dan kasih sayang yang tulus.

Jika seseorang terus bertahan dalam hubungan yang dipenuhi manipulasi, penghinaan, atau ketidakpedulian, perlahan-lahan harga dirinya dapat terkikis.

Psikologi menekankan bahwa hubungan yang sehat seharusnya memberikan rasa aman, saling menghormati, dan mendukung pertumbuhan masing-masing individu. Kamu tidak harus menerima perlakuan buruk hanya karena takut sendirian.

Baca Juga: Orang yang Lebih Menyukai Keheningan daripada Musik di Rumah Memiliki 8 Ciri Tidak Biasa Ini Menurut Psikologi

7. Setuju Bahwa Istirahat Bukanlah Kemalasan

Banyak orang merasa bersalah ketika beristirahat. Mereka menganggap produktivitas sebagai satu-satunya ukuran keberhasilan.

Padahal, psikologi menjelaskan bahwa tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk memulihkan energi. Memaksakan diri terus-menerus justru dapat menyebabkan stres, kelelahan emosional, bahkan burnout.

Menghargai kebutuhan untuk beristirahat merupakan salah satu bentuk penghormatan terhadap diri sendiri. Kamu tidak harus membuktikan nilai dirimu dengan bekerja tanpa henti.

8. Setuju Bahwa Kamu Bertanggung Jawab atas Kebahagiaanmu Sendiri

Mencari kebahagiaan dari pengakuan orang lain sering kali membuat seseorang mudah kecewa. Harga diri yang kuat dibangun ketika seseorang menyadari bahwa kebahagiaan tidak sepenuhnya bergantung pada orang lain.

Ini bukan berarti menolak bantuan atau dukungan dari orang lain, melainkan memahami bahwa sumber utama kepuasan hidup berasal dari dalam diri sendiri. Pilihan, nilai, dan cara kamu memaknai kehidupan memiliki pengaruh besar terhadap kesejahteraan emosionalmu.

Ketika kamu menerima tanggung jawab atas kebahagiaanmu sendiri, kamu akan lebih mandiri secara emosional dan tidak mudah kehilangan arah karena penilaian orang lain.

Baca Juga: 10 Kebiasaan 'Sopan' Ketinggalan Zaman yang Justru Membuat Anda Terlihat Tidak Percaya Diri Menurut Psikologi

Penutup

Mempertahankan harga diri bukan berarti menjadi egois atau merasa lebih baik daripada orang lain. Justru sebaliknya, harga diri yang sehat memungkinkan seseorang menghormati dirinya sendiri sekaligus menghargai orang lain.

Dengan menyetujui delapan hal penting ini, kamu tidak harus menyenangkan semua orang, berhak memiliki batasan, tidak didefinisikan oleh kesalahan, tidak perlu membandingkan diri, layak mendapatkan hubungan yang sehat, berhak beristirahat, dan bertanggung jawab atas kebahagiaan sendiri, kamu sedang membangun fondasi psikologis yang lebih kuat.

Pada akhirnya, cara kamu memperlakukan dirimu sendiri akan menentukan bagaimana orang lain memperlakukanmu. Dan menjaga harga diri bukanlah tentang menjadi sempurna, melainkan tentang terus mengingat bahwa dirimu memiliki nilai yang tidak ditentukan oleh pendapat siapa pun.

EDITOR: Candra Mega Sari