JawaPos.com - Tidak semua orang mampu bertahan dan berkembang dalam karier yang penuh tekanan. Ada profesi yang menuntut jam kerja panjang, tanggung jawab besar, target tinggi, hingga kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.
Menariknya, psikologi menunjukkan bahwa orang-orang yang mampu mencapai kesuksesan dalam kondisi seperti ini bukanlah mereka yang selalu paling berbakat, melainkan mereka yang memiliki kebiasaan tertentu yang dilakukan secara konsisten setiap hari.
Kebiasaan-kebiasaan tersebut sering kali tidak menyenangkan dan membutuhkan disiplin tinggi. Namun justru karena banyak orang menghindarinya, mereka menjadi pembeda antara individu yang hanya bertahan dan mereka yang benar-benar berkembang dalam karier yang menantang.
Dilansir dari Expert Editor pada Kamis (11/6), terdapat sembilan hal sulit yang biasanya dilakukan setiap hari oleh orang-orang yang sukses dalam karier yang berat, menurut berbagai temuan dalam psikologi.
1. Tetap Disiplin Bahkan Saat Tidak Termotivasi
Banyak orang mengandalkan semangat atau motivasi untuk bekerja. Namun, psikologi perilaku menunjukkan bahwa motivasi bersifat fluktuatif. Orang yang sukses tidak menunggu sampai merasa bersemangat untuk mulai bekerja.
Mereka memahami bahwa disiplin lebih penting daripada motivasi. Ketika suasana hati sedang buruk atau rasa malas datang, mereka tetap menjalankan tanggung jawabnya. Konsistensi seperti ini membantu membentuk kebiasaan positif dan meningkatkan peluang keberhasilan dalam jangka panjang.
Mereka sadar bahwa hasil besar sering kali berasal dari tindakan kecil yang dilakukan terus-menerus, bukan dari ledakan semangat sesaat.
2. Berani Menghadapi Ketidaknyamanan
Psikologi menyebut bahwa pertumbuhan terjadi ketika seseorang keluar dari zona nyaman. Orang yang berhasil dalam karier yang sulit tidak selalu mencari jalan yang paling mudah.
Mereka bersedia menghadapi percakapan yang tidak nyaman, menerima tugas yang menantang, atau mempelajari keterampilan baru yang rumit. Mereka memahami bahwa rasa tidak nyaman adalah bagian alami dari proses berkembang.
Alih-alih menghindari tekanan, mereka belajar mengelolanya dan menjadikannya sebagai sarana untuk meningkatkan kemampuan diri.
3. Menunda Kepuasan Sesaat Demi Tujuan Jangka Panjang
Konsep "delayed gratification" atau kemampuan menunda kesenangan telah lama dikaitkan dengan kesuksesan. Orang yang unggul dalam karier biasanya rela mengorbankan kesenangan sesaat demi hasil yang lebih besar di masa depan.
Mereka mungkin memilih belajar setelah bekerja daripada menghabiskan waktu berjam-jam di media sosial. Mereka juga bersedia bekerja lebih keras hari ini demi kesempatan yang lebih baik di masa depan.
Kemampuan mengendalikan diri seperti ini merupakan salah satu indikator penting dari ketahanan mental dan keberhasilan jangka panjang.
4. Menerima Kritik Tanpa Merasa Diserang
Tidak mudah menerima kritik. Banyak orang langsung merasa tersinggung atau defensif ketika mendapat masukan.
Namun, individu yang sukses memiliki pola pikir berkembang atau growth mindset. Mereka melihat kritik sebagai informasi yang membantu mereka menjadi lebih baik.
Daripada fokus pada ego, mereka lebih fokus pada peningkatan kemampuan. Mereka memahami bahwa tidak ada orang yang sempurna dan selalu ada ruang untuk belajar.
Sikap ini membuat mereka terus berkembang dan lebih cepat beradaptasi dengan perubahan.
5. Mengelola Emosi di Tengah Tekanan
Karier yang sulit sering kali diwarnai dengan stres, konflik, dan berbagai masalah yang datang secara bersamaan.
Orang yang sukses tidak berarti tidak pernah marah, kecewa, atau cemas. Bedanya, mereka memiliki kecerdasan emosional yang baik. Mereka mampu mengenali emosi, mengendalikan reaksi impulsif, dan tetap berpikir jernih ketika menghadapi masalah.
Kemampuan mengatur emosi membantu mereka membuat keputusan yang lebih baik dan menjaga hubungan profesional tetap sehat.
6. Terus Belajar Meskipun Sudah Berpengalaman
Psikologi menunjukkan bahwa rasa ingin tahu dan semangat belajar merupakan faktor penting dalam perkembangan karier.
Orang yang berhasil tidak pernah merasa sudah tahu segalanya. Mereka membaca buku, mengikuti pelatihan, mencari mentor, atau mempelajari teknologi baru yang relevan dengan bidangnya.
Mereka menyadari bahwa dunia terus berubah. Oleh karena itu, kemampuan untuk terus belajar menjadi salah satu kunci agar tetap relevan dan kompetitif.
7. Berani Mengambil Tanggung Jawab atas Kesalahan
Salah satu hal tersulit bagi banyak orang adalah mengakui kesalahan. Namun, individu yang sukses justru tidak menghabiskan energi untuk mencari kambing hitam.
Mereka bersedia mengakui ketika melakukan kesalahan dan segera mencari solusi. Sikap seperti ini mencerminkan tingkat kedewasaan dan integritas yang tinggi.
Dalam psikologi, kemampuan menerima tanggung jawab berkaitan erat dengan kontrol diri dan pola pikir yang berorientasi pada solusi.
Dengan fokus pada hal-hal yang bisa mereka kendalikan, mereka lebih cepat bangkit dari kegagalan.
8. Menjaga Konsistensi Ketika Hasil Belum Terlihat
Salah satu ujian terbesar dalam karier adalah tetap bekerja keras ketika hasil yang diharapkan belum muncul.
Orang yang sukses memahami bahwa keberhasilan jarang terjadi secara instan. Mereka tetap konsisten meskipun belum melihat hasil yang signifikan.
Psikolog menyebut sifat ini sebagai grit, yaitu kombinasi antara ketekunan dan semangat dalam mengejar tujuan jangka panjang.
Mereka tidak mudah menyerah hanya karena menghadapi hambatan sementara. Sebaliknya, mereka memandang kegagalan sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.
9. Menjaga Kesehatan Fisik dan Mental Secara Konsisten
Kesuksesan tidak hanya bergantung pada kemampuan intelektual. Kondisi fisik dan mental yang sehat juga memegang peranan besar.
Orang yang berhasil dalam karier yang penuh tantangan biasanya menyadari pentingnya tidur yang cukup, olahraga, pola makan sehat, dan waktu istirahat yang memadai.
Mereka memahami bahwa produktivitas tinggi tidak bisa dipertahankan jika tubuh dan pikiran terus dipaksa bekerja tanpa pemulihan yang cukup.
Merawat diri bukanlah bentuk kemalasan, melainkan investasi untuk menjaga performa dalam jangka panjang.
Penutup
Kesuksesan dalam karier yang sulit bukan hanya soal bakat atau keberuntungan. Menurut psikologi, banyak orang yang berhasil mencapai posisi tinggi karena mereka bersedia melakukan hal-hal yang tidak selalu menyenangkan setiap hari.
Mulai dari menjaga disiplin saat motivasi menurun, menerima kritik dengan lapang dada, hingga terus belajar dan menjaga kesehatan, semua kebiasaan tersebut membutuhkan usaha yang konsisten.
Pada akhirnya, perbedaan terbesar antara mereka yang hanya bermimpi dan mereka yang benar-benar berhasil sering kali terletak pada kesediaan untuk melakukan hal-hal sulit secara berulang, bahkan ketika tidak ada yang melihat dan hasilnya belum langsung terasa.