← Beranda
7 Cara Mengatasi Kebiasaan Scrolling Reels Sebelum Tidur agar Istirahat Lebih Berkualitas
Risma Azzah FatinSelasa, 12 Mei 2026 | 01.15 WIB
Ilustrasi scrooling reels pada malam hari (Freepik)

JawaPos.com – Kebiasaan menggulir reels atau media sosial sebelum tidur sering dianggap sebagai cara sederhana untuk bersantai.

Namun, paparan layar ponsel pada malam hari justru dapat membuat otak tetap aktif, mengganggu produksi melatonin, dan memperpanjang waktu untuk tertidur.

Agar kualitas istirahat tetap terjaga, berikut 7 cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi kebiasaan scrolling reels sebelum tidur, seperti dilansir dari laman Sleep Me Pada pada Senin (11/5).

Baca Juga: Jika Anda Ingin Akhirnya Mulai Mencintai Hidup Lagi, Ucapkan Selamat Tinggal pada 9 Kebiasaan Ini Menurut Psikologi

1.     Tetapkan Rutinitas Tidur yang Konsisten

Membiasakan tidur dan bangun pada waktu yang sama setiap hari dapat membantu tubuh mengenali jadwal istirahat secara alami. Pola tidur yang teratur juga membantu mengurangi dorongan untuk terus membuka media sosial hingga larut malam. Dengan rutinitas yang konsisten, tubuh lebih mudah memasuki fase istirahat tanpa terganggu aktivitas digital.

2.     Jadikan Kamar Tidur Sebagai Zona Bebas Ponsel

Meletakkan ponsel di luar kamar atau menjauhkannya dari tempat tidur dapat membantu mengurangi godaan membuka reels. Langkah sederhana ini juga menghindarkan seseorang dari notifikasi yang dapat membangunkan tidur di malam hari. Semakin jauh ponsel dari jangkauan, semakin kecil kemungkinan seseorang kembali menggulir media sosial sebelum tidur.

3.     Tetapkan Batas Waktu Penggunaan Ponsel

Pengguna dapat memanfaatkan fitur pembatas waktu layar pada ponsel untuk mengontrol durasi membuka media sosial. Ketika batas waktu tercapai, kebiasaan scrolling dapat dihentikan secara lebih sadar. Cara ini membantu membangun disiplin digital agar waktu istirahat tidak terbuang hanya untuk melihat video singkat.

4.     Ganti Kebiasaan Scroll dengan Aktivitas Menenangkan

Daripada membuka reels, seseorang dapat menggantinya dengan membaca buku, mendengarkan musik santai, atau melakukan peregangan ringan. Aktivitas tersebut membantu tubuh dan pikiran lebih rileks sebelum tidur. Dengan begitu, otak menerima sinyal bahwa waktunya telah tiba untuk beristirahat.

5.     Hindari Konten yang Memicu Emosi Berlebihan

Konten yang menimbulkan stres, kemarahan, atau kecemasan sebelum tidur dapat membuat pikiran tetap aktif lebih lama. Akibatnya, kadar stres meningkat dan kualitas tidur menjadi lebih buruk. Oleh sebab itu, penting untuk membatasi konsumsi informasi berat atau konten emosional menjelang waktu istirahat.

6.     Kurangi Konsumsi Kafein pada Malam Hari

Minuman berkafein seperti kopi atau the tertentu dapat membuat tubuh tetap terjaga meskipun sudah merasa lelah. Efek kafein yang bertahan selama beberapa jam dapat memperburuk dampak penggunaan ponsel sebelum tidur. Menggantinya dengan minuman herbal tanpa kafein dapat membantu tubuh lebih rileks menjelang malam.

7.     Praktikkan Teknik Relaksasi Sebelum Tidur

Meditasi ringan, latihan pernapasan dalam, atau mindfulness dapat membantu menenangkan pikiran setelah seharian beraktivitas. Teknik relaksasi juga efektif mengurangi dorongan untuk terus menggulir media sosial tanpa tujuan. Jika dilakukan secara rutin, kebiasaan ini dapat membantu tidur menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.

EDITOR: Setyo Adi Nugroho