JawaPos.com - Menjalani hubungan kencan memang penuh tantangan, apalagi jika merasa sudah memberikan yang terbaik tapi hubungan selalu berakhir dengan kata putus.
Terkadang kita merasa terjebak dalam hubungan yang sering putus terus-menerus tanpa tahu apa yang sebenarnya salah.
Melakukan refleksi diri bukan berarti menyalahkan diri sendiri, melainkan langkah awal untuk memahami interaksi yang baik dengan pasangan, mungkin dari sifat kita sendiri.
Dilansir dari Your Tango, berikut ini beberapa sifat yang tanpa disadari bisa memicu hubungan kencan yang tidak bertahan lama.
1. Terlalu Cepat Berkomitmen pada Pasangan
Baca Juga: Lebanon dan Israel akan Berunding di Washington DC, Menlu AS Marco Rubio akan Ikut Serta
Baru berkencan beberapa kali, tapi sudah membayangkan dekorasi pernikahan hingga nama anak.
Memberikan komitmen penuh terlalu cepat bisa membuat pasangan merasa tertekan dan ketakutan menjalin hubungan.
Padahal hubungan yang sehat itu membutuhkan waktu untuk tumbuh dan menikmati prosesnya.
2. Mengabaikan Tanda Red Flags Demi Status
Terkadang obsesi punya pasangan demi status menjadikan seseorang tutup mata terhadap tanda bahaya atau red flags.
Mungkin mereka berpikir pasangan bisa berubah seiring berjalannya waktu, padahal tidak selalu demikian.
Sementara itu, masalah yang diabaikan di awal biasanya akan menjadi bom waktu yang menghancurkan hubungan secara perlahan.
3. Selalu Berpikir Pasangan bisa Membaca Pikiran
Mengharapkan pasangan selalu bisa membaca isi pikiran menjadi salah satu penyebab kandasnya suatu hubungan.
Alih-alih mengatakan dengan jujur, memilih bersikap diam atau memberikan sindiran halus ternyata bisa menciptakan jarak secara emosional.
4. Terlalu Bergantung pada Pasangan
Memiliki hobi, teman, maupun kehidupan di luar hubungan itu sangatlah penting.
Pasalnya, jika menjadikan pasangan sebagai satu-satunya sumber kebahagiaan, seseorang akan cenderung menuntut perhatian.
Hal itu membuat pasangan menjadi terkekang dan kehilangan ruang pribadinya.
5. Takut Menjadi Diri Sendiri
Demi disukai, seseorang yang berusaha menjadi sosok sempurna dan mengabaikan jati dirinya di depan pasangan itu sangat melelahkan.
Padahal pasangan yang tepat itu akan mencintai apa adanya, menerima kekurangan dan kelebihan yang dimiliki kekasihnya.
Dengan memahami sifat yang sebaiknya diperbaiki ini bisa membantumu menemukan cinta yang langgeng dan bahagia.