JawaPos.com - Seiring bertambahnya usia, menjadi jelas bahwa tidak semua hubungan keluarga sehat atau bermanfaat bagi kesejahteraan Anda.
Psikologi memberi tahu bahwa beberapa anggota keluarga memiliki kecenderungan untuk menyebabkan stres, hal negatif, atau bahkan membahayakan.
Meskipun sulit, akan tiba saatnya Anda perlu mempertimbangkan untuk menjauhkan diri dari individu-individu tersebut.
Dilansir dari Geediting, berikut tujuh tipe anggota keluarga yang mungkin perlu Anda putuskan hubungannya seiring bertambah usia demi perawatan diri dan kesehatan mental.
Baca Juga: Kata Psikologi, Introvert Paling Malas Hadapi 7 Hal Ini Selama Liburan
1. Para Kritikus Abadi
Di suatu titik dalam hidup, Anda mungkin pernah bertemu anggota keluarga yang sepertinya tidak pernah berhenti mengkritik.
Mereka bisa mengkritik apa saja, mulai dari pilihan karier hingga masakan, ini bisa membuat Anda lelah.
Jika Anda terus-menerus menerima kritik yang tidak beralasan dari anggota keluarga, mungkin sudah saatnya menjauhkan diri demi kesejahteraan emosional Anda.
2. Vampir Emosional
Beberapa orang pernah mengalami perasaan sangat lelah setelah menghabiskan waktu bersama anggota keluarga tertentu.
Mereka adalah orang-orang yang seolah menyedot semua energi positif dari ruangan, membuat semua orang di sekitarnya merasa kelelahan dan sedih.
Penting untuk diingat bahwa meskipun mendengarkan dengan empati itu baik, Anda tidak berkewajiban untuk menanggung beban emosional orang lain.
3. Para Penghasut Rasa Bersalah
Pernahkah Anda merasa bersalah karena mengejar kebahagiaan dan impian sendiri?
Anggota keluarga yang pandai membuat Anda merasa bersalah sering memakai manipulasi agar melakukan apa yang mereka inginkan.
Memutus hubungan atau menetapkan batasan dengan anggota keluarga seperti itu bukanlah tindakan egois, namun melindungi diri dan mencintai diri sendiri.
4. Pembanding Konstan
Bagi sebagian anggota keluarga, membandingkan diri dengan orang lain adalah bagian dari kehidupan.
Mereka selalu membandingkan Anda dengan orang lain, di mana dapat merusak harga diri dan kepercayaan diri Anda.
Inilah mengapa penting untuk mempertimbangkan menjauhkan diri dari keluarga yang terus-menerus membandingkan Anda dengan orang lain.
5. Para Sok Tahu yang Tak Pernah Salah
Jika Anda memiliki anggota keluarga yang merasa serba tahu, mungkin sudah saatnya untuk menjauhkan diri.
Bukan karena dendam, tetapi demi menjaga kesehatan mental Anda serta mempertahankan rasa hormat terhadap pendapat dan keyakinan sendiri.
6. Para Penempel yang Terlalu Bergantung
Terkadang, orang-orang yang perlu Anda jauhi bukanlah orang-orang yang secara nyata membahayakan.
Mereka mungkin adalah orang-orang yang sangat bergantung pada Anda hingga menjadi ketergantungan yang tidak sehat.
Anggota keluarga yang terlalu bergantung ini dapat membuat Anda merasa terjebak dalam siklus kebutuhan yang terus-menerus.
7. Para Pesimis Sejati
Beberapa anggota keluarga memiliki kemampuan luar biasa untuk selalu melihat sisi negatif dari setiap situasi.
Ini dapat menguras energi positif dan kesehatan mental Anda secara keseluruhan.
Jika sikap negatif anggota keluarga yang terus-menerus memengaruhi pandangan Anda terhadap kehidupan, mungkin sudah saatnya menjaga jarak.
Baca Juga: Psikologi Orang yang Membersihkan Rumah untuk Sambut Hari Raya Punya 6 Ciri Langka Ini