← Beranda
Psikologi Orang yang Sering Posting Kutipan Inspiratif di Media Sosial Punya 6 Kualitas Ini
Rabbany WanadrianiRabu, 11 Maret 2026 | 22.05 WIB
lustrasi orang yang bermain media sosial. (freepik)

 

 

JawaPos.com – Beberapa orang mungkin senang mengunggah postingan terkait kutipan inspiratif di akun media sosialnya.

Mungkin Anda bahkan bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi di balik kutipan-kutipan tersebut.

Apakah kutipan-kutipan itu tulus? Apakah mereka mencoba membuktikan sesuatu? Atau ada sesuatu yang lebih dalam yang sedang terjadi?

Menurut psikologi, orang-orang yang sering membagikan kata-kata bijak yang memotivasi di media sosial sering kali memiliki 6 kualitas tertentu.

1. Mereka cenderung memiliki sifat optimis

Orang-orang yang secara rutin membagikan konten inspiratif biasanya memiliki apa yang disebut psikolog sebagai "optimisme disposisional."

Ini bukan hanya tentang bersikap ceria namun sifat kepribadian yang memengaruhi bagaimana seseorang mendekati hampir semua hal dalam hidup.

Individu yang optimis cenderung lebih positif terhadap peristiwa sehari-hari, lebih tangguh terhadap stres, dan cenderung menggunakan strategi saat menghadapi tantangan.

2. Mereka memiliki keinginan tulus untuk membantu orang lain

Mereka mengunggah karena berharap kata-kata kutipan tersebut dapat mengangkat semangat orang lain.

Studi menunjukkan bahwa kepedulian empatik, yaitu perasaan simpati dan perhatian yang berorientasi pada orang lain, merupakan pendorong utama perilaku altruistik.

Orang yang mengalami tingkat emosi ini termotivasi untuk mengurangi penderitaan individu lain, bahkan dengan mengorbankan diri sendiri.

3. Mereka sedang mengatasi tantangan

Tidak semua orang yang memposting kutipan inspiratif selalu berada dalam keadaan bahagia abadi.

Terkadang, orang yang menyampaikan pesan tertentu sebenarnya sedang mengingatkan diri sendiri sama seperti mengingatkan orang lain.

Dalam psikologi, ini disebut sebagai bentuk pengaturan diri.

Dengan terlibat dan berbagi konten positif, orang dapat memperkuat pola pikir yang bermanfaat selama masa-masa sulit.

4. Mereka menunjukkan kecerdasan emosional yang lebih tinggi

Kecerdasan emosional melibatkan pengenalan dan pemahaman baik emosi diri sendiri maupun emosi orang lain, kemudian menggunakan kesadaran tersebut untuk membimbing perilaku dan interaksi.

Berbagi kutipan inspiratif dapat menjadi ekspresi kesadaran emosional ini.

Individu-individu ini menyadari bahwa orang lain dalam jaringan mereka mungkin sedang berjuang dan mereka menawarkan apa yang mereka harapkan akan menjadi secercah harapan.

5. Mereka menunjukkan ketahanan psikologis

Ketahanan bukan tentang menghindari kesulitan. Ini tentang bangkit kembali ketika kesulitan datang. Dan penelitian tentang hal ini cukup meyakinkan.

Studi menunjukkan bahwa individu yang tangguh menggunakan emosi positif untuk pulih lebih cepat dari pengalaman negatif.

Kebiasaan mengumpulkan dan berbagi kutipan inspiratif dapat menjadi cerminan dari ketahanan sekaligus alat untuk mempertahankannya.

6. Mereka mencari koneksi melalui makna yang sama

Orang-orang yang berbagi kutipan sering kali adalah mereka yang mengingat ulang tahun, saling memberi dukungan di saat-saat sulit, dan memastikan tidak ada seorang pun di dalam kelompok yang merasa dilupakan.

Mereka adalah pembangun komunitas dengan cara mereka sendiri.

 

***

EDITOR: Novia Tri Astuti