← Beranda
Orang yang Cenderung Merasa Sedikit Murung pada Minggu Malam Biasanya Memiliki 9 Ciri Kepribadian Unik Ini Menurut Psikologi
Irfan Ferdiansyah• Rabu, 21 Januari 2026 | 02.48 WIB
seseorang yang cenderung murung pada minggu malam./Freepik/CandyRetriever

JawaPos.com - Bagi sebagian orang, Minggu malam bukan sekadar penanda akhir pekan. Ada perasaan samar yang sulit dijelaskan—campuran antara gelisah, sendu, dan enggan menyambut hari Senin.

Dalam psikologi, fenomena ini sering disebut Sunday Night Blues. Menariknya, perasaan murung ringan ini bukan selalu pertanda masalah mental.

Justru, banyak penelitian dan pengamatan psikologis menunjukkan bahwa orang-orang yang mengalaminya sering kali memiliki pola kepribadian tertentu yang unik dan cukup mendalam.

Alih-alih lemah, mereka justru kerap memiliki sisi reflektif, sensitif, dan berorientasi makna.

Dilansir dari Geediing pada Senin (19/1), terdapat sembilan ciri kepribadian yang umumnya dimiliki orang yang cenderung merasa sedikit murung pada Minggu malam, menurut sudut pandang psikologi.

1. Memiliki Tingkat Kesadaran Diri yang Tinggi

Orang yang merasa murung di Minggu malam biasanya sangat sadar akan kondisi emosinya sendiri.

Mereka peka terhadap perubahan suasana hati dan mampu mengenali perasaan yang muncul, bahkan ketika perasaan itu samar. Kesadaran diri ini membuat mereka sulit “mati rasa” terhadap transisi waktu dari libur ke rutinitas.

Dalam psikologi, self-awareness yang tinggi sering dikaitkan dengan kedewasaan emosional dan kemampuan refleksi yang baik.

2. Cenderung Berpikir Mendalam (Deep Thinker)

Minggu malam sering menjadi waktu sunyi, dan bagi mereka yang gemar berpikir mendalam, keheningan ini justru memicu refleksi. Mereka mulai memikirkan minggu yang telah berlalu, keputusan yang diambil, hingga makna dari aktivitas yang dijalani.

Orang dengan karakter ini tidak puas dengan hidup yang berjalan otomatis. Mereka ingin memahami mengapa mereka melakukan sesuatu, bukan sekadar apa yang dilakukan.

3. Memiliki Standar Tinggi terhadap Diri Sendiri

Rasa murung sering muncul karena adanya jarak antara harapan dan realitas. Banyak orang yang mengalami Sunday Night Blues sebenarnya memiliki standar pribadi yang tinggi—baik dalam pekerjaan, relasi, maupun pengembangan diri.

Mereka merasa gelisah bukan karena malas bekerja, tetapi karena ingin menjalani minggu depan dengan lebih baik dari sebelumnya.

4. Sensitif terhadap Tekanan Waktu

Transisi dari Minggu ke Senin terasa berat karena mereka sangat sadar bahwa waktu terus bergerak. Sensitivitas ini membuat mereka mudah merasakan tekanan deadline, target, dan tanggung jawab, bahkan sebelum semua itu benar-benar dimulai.

Dalam psikologi, ini sering dikaitkan dengan kepribadian conscientious—tipe orang yang bertanggung jawab dan terorganisir, namun juga mudah terbebani secara mental.

5. Menghargai Keseimbangan Hidup

Mereka yang murung di Minggu malam biasanya sangat menikmati waktu personal, kebebasan, dan ritme hidup yang lebih lambat.

Akhir pekan memberi ruang untuk menjadi diri sendiri, sehingga ketika rutinitas kembali, muncul rasa kehilangan kecil.

Ini menandakan bahwa mereka menghargai work-life balance, meski belum tentu berhasil mencapainya sepenuhnya.

6. Peka terhadap Lingkungan Emosional

Orang-orang ini mudah menangkap perubahan suasana di sekitar—mulai dari nada bicara orang lain hingga atmosfer sosial yang berubah. Minggu malam sering terasa “berbeda” secara emosional, dan mereka merasakannya lebih kuat dibanding kebanyakan orang.

Kepekaan ini sering ditemukan pada individu dengan empati tinggi.

7. Memiliki Imajinasi dan Dunia Batin yang Kaya

Saat Minggu malam tiba, pikiran mereka sering mengembara: membayangkan skenario minggu depan, kemungkinan yang belum terjadi, atau hidup ideal yang diinginkan. Dunia batin yang kaya ini membuat mereka kreatif, tetapi juga rentan terhadap overthinking ringan.

Dalam psikologi kepribadian, ini sering berkaitan dengan tingkat openness yang tinggi.

8. Sulit Benar-Benar Melepaskan Pekerjaan dari Pikiran

Meskipun sedang tidak bekerja, pikiran mereka sudah mulai “memanaskan mesin” untuk hari Senin. Ini bukan semata-mata kecanduan kerja, melainkan rasa tanggung jawab yang kuat.

Mereka ingin siap secara mental, namun justru kesiapan inilah yang memicu rasa murung lebih awal.

9. Memiliki Dorongan untuk Hidup yang Lebih Bermakna

Ciri paling mendalam dari orang yang murung di Minggu malam adalah kebutuhan akan makna. Mereka tidak ingin hidup sekadar mengulang rutinitas. Perasaan murung muncul sebagai sinyal batin bahwa ada bagian hidup yang ingin diperbaiki, ditingkatkan, atau dipahami lebih dalam.

Dalam psikologi eksistensial, ini bukan kelemahan, melainkan tanda pencarian jati diri.

Kesimpulan

Merasa sedikit murung di Minggu malam bukanlah tanda kemalasan atau ketidakbahagiaan hidup. Menurut psikologi, perasaan ini justru sering muncul pada individu yang reflektif, sadar diri, dan memiliki kedalaman emosional.

Sembilan ciri kepribadian di atas menunjukkan bahwa Sunday Night Blues bisa menjadi sinyal batin—pengingat untuk mengevaluasi hidup, menata ulang prioritas, dan mencari keseimbangan yang lebih sehat.

EDITOR: Hanny Suwindari