JawaPos.com – Hancurnya hubungan percintaan seringkali terjadi karena adanya perselingkuhan.
Meskipun pada awalnya semua orang berkomitmen dalam membangun hubungan, terkadang ada alasan tertentu yang membuat seseorang berselingkuh.
Perselingkuhan terjadi bukan hanya rasa cinta dalam hubungan telah hilang, tapi ada beberapa kondisi tertentu yang membuat seseorang memutuskan untuk mendua.
Meskipun mereka sadar bahwa perilaku selingkuh yang dilakukan dapat menghancurkan hubungan, tapi karena alasan tertentu mereka tetap melakukannya.
Baca Juga: 4 Zodiak Ini Dikenal Paling Kuat dan Berkarisma yang Membuat Semua Orang di Sekitarnya Terkesima
Dilansir dari Your Tango, ada tujuh alasan seseorang mulai berselingkuh meskipun mereka tahu itu dapat menghancurkan hubungannya.
Memahami hal ini dapat membantu kita untuk memahami alasan terdalam seseorang berselingkuh dari pasangannya.
- Rentan Terhadap Depresi
Menurut psikologi, salah satu alasan kenapa orang berselingkuh adalah karena adanya masalah kesehatan mental yang membuat seseorang rentan.
Orang yang berselingkuh mungkin depresi, cemas, atau sedang menghadapi sesuatu yang membuat mereka kehilangan kendali.
Kondisi kesehatan mental yang buruk membuat seseorang rentan melakukan hal yang membuat mereka merasa lebih baik.
Bagi mereka yang berselingkuh, itu seperti membuat mereka melupakan semua masalah yang dihadapi dalam jangka pendek.
Ini karena ketika mereka berselingkuh, mereka dapat merasakan cinta yang lebih kuat dan merasa lebih diperhatikan.
Jadi, kerentanan seseorang terhadap depresi dapat menjadi alasan mereka untuk mulai berselingkuh dari pasangannya.
- Merasa Putus Asa dan Tidak Bahagia
Beberapa orang yang berselingkuh mengatakan bahwa mereka sedang merasa putus asa atau tidak bahagia.
Mereka mungkin telah berpisah dengan pasangannya, dan kehidupan karirnya juga seperti terbengkalai.
Ini membuat mereka sulit merasa bahagia hingga putus asa pada hidupnya sendiri, sehingga mereka mulai membangun hubungan dengan seseorang yang memiliki pasangan.
Ketika mereka berselingkuh, mereka seperti merasa diperhatikan, dan seolah-olah mereka memiliki harapan masa depan yang bahagia.
Meskipun mereka merasa bahagia, tapi itu hanya sementara, hingga akhirnya seseorang yang berselingkuh kembali merasa putus asa.
Jadi, ketika seseorang memutuskan untuk berselingkuh, mereka sebenarnya ingin menemukan kebahagiaannya kembali.
- Tidak Bisa Menyelesaikan Konflik
Kebanyakan orang yang berselingkuh dari pasangannya karena alasan mereka tidak mampu menyelesaikan perselisihan.
Orang-orang yang berselingkuh cenderung tidak tahu cara memperbaiki hubungan yang telah mengalami konflik.
Kondisi ini membuat mereka mencari kebahagiaan baru, atau pasangan baru agar mereka dapat melupakan masalah percintaannya.
Alih-alih memperbaiki hubungan, mereka lebih memilih orang baru untuk membuat mereka merasa dicintai dan diperhatikan.
Selain itu, mereka juga berharap bahwa hubungan perselingkuhan mereka dapat memberikan mereka hubungan yang lebih harmonis.
Jadi, banyak orang yang mulai berselingkuh karena mereka tidak memahami cara menghadapi konflik dengan pasangannya.
- Merasa Jauh Secara Emosional
Alasan lain seseorang mulai berselingkuh adalah karena mereka merasa jauh dengan pasangannya.
Mereka mungkin sering merasa sendiri atau kesepian, karena kurang diperhatikan oleh pasangannya.
Ini membuat mereka merasa ingin mencari hal baru yang membuat mereka merasa lebih hidup dan disayangi.
Namun, banyak orang tidak sadar bahwa hubungan percintaan yang mulai terpisah secara emosional dapat membuat pasangan merasa kesepian.
Kondisi ini membuat seseorang yang merasa terpisah secara emosional dengan pasangannya ingin menemukan pasangan baru.
Meskipun mereka tahu bahwa tindakan mereka dapat merusak hubungan lamanya, tapi mereka ingin mencari keterikatan emosional.
Jadi, banyak perselingkuhan terjadi karena awalnya seseorang mulai merasa diabaikan secara emosional oleh pasangannya.
- Ingin Menghilangkan Rasa Sakit
Alasan orang berselingkuh seringkali karena mereka ingin menghilangkan trauma rasa sakit masa lalunya.
Mereka tahu perilakunya dapat menghancurkan hubungan, tapi mereka tetap ingin melupakan atau menyembuhkan luka lamanya.
Mereka mungkin merasa tidak diperhatikan atau banyak permasalahan yang terjadi dengan pasangannya.
Ini membuat mereka menyimpan rasa sakit yang mendalam, sehingga mereka mulai mencari hubungan baru.
Meskipun mereka tahu itu akan menghancurkan hubungannya, tapi mereka terdorong untuk menyembuhkan luka lamanya.
Jadi, beberapa orang mulai berselingkuh karena hubungan lamanya menciptakan luka yang membuat mereka ingin sembuh dengan orang baru.
- Ingin Kembali Didengarkan dan Dipahami
Hubungan percintaan tidak mudah dipertahankan, perlu usaha dan rasa saling memahami satu sama lain.
Namun, jika seseorang sering merasa tidak didengar atau dipahami, mereka justru memiliki keinginan untuk berselingkuh.
Banyak orang mulai berselingkuh karena mereka ingin kembali didengarkan dan dipahami oleh orang lain.
Mereka mungkin mulai berselingkuh dengan rekan kerja atau teman lama, karena mereka ingin merasakan diri mereka didengarkan.
Ini karena, setiap orang ketika merasa didengarkan dan dipahami, mereka akan mulai jatuh cinta meskipun itu dapat mengarah pada perselingkuhan.
- Tidak Bisa Melupakan Perilaku Selingkuh
Alasan terakhir seseorang mulai berselingkuh adalah karena mereka sulit melupakan perselingkuhannya karena mereka merasa dibutuhkan.
Ini membuat mereka sering merasa bahwa hidup mereka tidak akan bahagia ketika mereka hidup tanpa pasangan barunya.
Meskipun mereka tahu hubungan lama mereka bisa hancur, tapi mereka terus bergantung pada perselingkuhan mereka.
Selain itu, ketika mereka mulai memutuskan untuk berhenti berselingkuh, tapi ingatan tersebut akan terus kembali kepada mereka.
Jadi, hal ini membuat mereka terdorong untuk kembali berselingkuh, seperti siklus yang terus berputar.