← Beranda
Orang yang Selalu Mengaktifkan Mode Silent pada Ponsel Biasanya Memiliki 5 Kualitas Ini, Menurut Psikologi
Rabbany WanadrianiSelasa, 7 Oktober 2025 | 20.30 WIB
ilustrasi wanita yang memegang ponsel. Sumber foto: Freepik

JawaPos.com – Beberapa orang membenci bunyi notifikasi yang terus-menerus dalam kehidupan modern.

Alhasil mereka menyetel ponselnya dalam mode silent atau senyap dan membiarkannya begitu saja.

Psikologi menunjukkan bahwa orang yang sengaja mengurangi notifikasi cenderung berpikir dan bertindak secara berbeda sekaligus punya 5 kualitas ini, dilansir geediting.

  1. Anda fokus

Kebanyakan orang meremehkan betapa besarnya beban kerja otak akibat notifikasi.

Baca Juga: Kupas Tuntas Weton Legi, Mulai dari Kelebihan dan Kekurangan, Hingga Puncak Kesuksesan Mereka

Setiap notifikasi merupakan gangguan mikro, ia menarik memori kerja, memecah perhatian, dan meninggalkan residu kelelahan kognitif.

Para peneliti menemukan bahwa notifikasi smartphone meningkatkan gejala kurang perhatian dan hiperaktif, di mana berdengung saja sudah cukup untuk memecah konsentrasi. 

  1. Anda memiliki batasan kuat

Mode senyap adalah batasan yang bisa Anda lihat. Namun, mode ini juga mengisyaratkan keterampilan batin yang tidak Anda lihat yakni pengaturan diri.

Pengendalian diri yang lebih baik berkaitan dengan penggunaan media sosial dan ponsel yang lebih rendah.

Baca Juga: Menkeu Purbaya Wanti-wanti Bank Jakarta Soal Suntikan Dana Puluhan Triliun: Nanti Panik Lagi

Orang-orang yang paling mudah mengatasi pengecekan kompulsif cenderung paling mampu menetapkan dan menaati aturan untuk diri sendiri. 

  1. Anda memiliki tingkat FOMO yang rendah dan otonomi yang tinggi

Jika peringatan terus-menerus memicu FOMO (fear of missing out), mode senyap adalah penawarnya. 

FOMO berkaitan dengan peningkatan pemantauan sosial dan kebutuhan yang kuat akan pembaruan secara langsung, perilaku yang dipicu oleh notifikasi.

Orang dengan skor FOMO yang lebih tinggi cenderung lebih reaktif terhadap umpan dan peringatan sosial.

Sebaliknya, orang yang mampu mengatasi informasi yang tertunda dengan baik menunjukkan keterlibatan kompulsif yang lebih rendah.

  1. Anda menjaga tidur dan pemulihan

Tidur adalah mesin tak terlihat di balik suasana hati, ingatan, hingga kekebalan. Dan notifikasi ponsel bisa sangat mengganggunya. 

Studi mengaitkan penggunaan ponsel yang lebih intensif dan notifikasi malam hari dengan kualitas tidur yang lebih buruk, latensi tidur yang lebih lama, dan lebih banyak terbangun.

Menyetel ponsel dalam mode senyap secara default (terutama di malam hari) meyakini bahwa istirahat tidak bisa ditawar.

  1. Anda menghargai koneksi pribadi

Saat mengobrol bersama orang lain, sering kali beberapa dari kita malah sibuk dengan ponsel sendiri.

Namun, orang yang terbiasa memasang mode senyap di ponselnya akan menghargai waktu yang terjalin.

EDITOR: Hanny Suwindari